Pengaruh Temperatur dan Jarak antar Elektroda pada Penyisihan Remazol Red RB dengan Metode Elektrokoagulasi

Roihan, Ahmad Najib and Hendri, Agatha Yosephine (2020) Pengaruh Temperatur dan Jarak antar Elektroda pada Penyisihan Remazol Red RB dengan Metode Elektrokoagulasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Industri batik merupakan salah satu industri yang berkembang dengan pesat di Indonesia. Kekurangan dari industri batik di Indonesia adalah buruknya sistem pengolahan limbah yang dihasilkan. Remazol Red RB merupakan salah satu jenis pewarna azo yang sering digunakan ada industri batik, limbah cair Remazol Red RB terbilang sulit di degradasi secara alami sehingga diperlukan pengolahan limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Elektrokoagulasi merupakan salah satu metode pengolahan limbah cair dimana melibatkan reaksi elektrolisis dan koagulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu dan jarak antar elektroda terhadap besar penyisihan pada proses elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi dilakukan dengan memvariasikan jarak antar elektroda 0,3 cm dan 0,7 cm dan jarak yang terbaik digunakan untuk proses elektrokoagulasi pada temperatur larutan 27oC, 40oC, 50oC, 60oC dan 70oC. Untuk mengetahui pengaruh jarak dan temperatur dilakukan pengukuran penyisihan zat pewarna dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Pada penelitian ini volume larutan Remazol red RB yang dielektrokoagulasi adalah 250 mL dengan konsentrasi 100 ppm selama 30 menit pada tegangan volt 20. Elektroda yang digunakan adalah alumunium dengan konfigurasi monopolar seri. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyisihan pewarna pada limbah sintesis Remazol Red RB meningkat seiring dengan kecilnya jarak antar elektroda dan besar penyisihan menurun seiring dengan kenaikan temperatur, dengan besar penyisihan berturut-turut 0,3 cm dan 0,7 cm sebesar 99,83% dan 98,78%, untuk temperatur 27oC, 40oC, 50oC, 60oC dan 70oC sebesar 99,83%, 99,70%, 99,48%, 99,26% dan 98,17%

English Abstract

Batik industry is a fast-growing industry in Indonesia. The current issue from this industry is bad management of waste processing created from the industry. Remazol Red RB is one of the mostly used colouring agent in batik industry. Its waste is hardly degradable in the nature and therefore requires waste processing before discharged to environment. Electrocoagulation is one of liquid waste processing methods that involves electrolysis and coagulation. This research was done to assess the effect of process temperature and electrode gap to waste remediation amount in electrocoagulation. Electrocoagulation was done by varying electrode gap 0.3 cm and 0.7 cm; the best result was then used for electrocoagulation for solution with varying temperatures: 27oC, 40oC, 50oC, 60oC, and 70oC. Analysis of the effect of electrode gap and solution temperature was done by measuring colouring agent remediation by using UV-Vis spectrophotometry. The solution used in this research is 250 ml Remazol Red RB with 100 ppm concentration; it was electrocoagulated for 30 minutes at 20 V. Electrode used in this research is aluminium with series monopolar configuration. The research showed that Remazol Red RB remediation amount is increased as electrode gap decreased. Remediation amount is decreased as process temperature is increased. The remediation of Remazol Red RB with electrode gap 0.3 cm and 0.7 cm were respectively 99.83 % and 98.78 % and with temperature 27oC, 40oC, 50oC, 60oC, and 70oC were respectively 99,83%, 99,70%, 99,48%, 99,26% dan 98,17%.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070029
Uncontrolled Keywords: Elektrokoagulasi, Remazol Red RB, Jarak elektroda, Temperatur , Electrocoagulation, electrode gap, Remazol Red RB, temperature
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.4 Waste technology, public toilets, street cleaning
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 28 Jan 2021 20:52
Last Modified: 28 Jan 2021 20:52
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182137
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item