Penambahan Tepung Daun Murbei (Morus sp.) dalam Pakan terhadap Konsumsi Pakan, Hen Day Production dan Konversi Pakan pada Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica)

Wahyuni, Efna Tri (2020) Penambahan Tepung Daun Murbei (Morus sp.) dalam Pakan terhadap Konsumsi Pakan, Hen Day Production dan Konversi Pakan pada Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Burung puyuh merupakan salah satu komoditi ternak unggas yang memiliki potensi besar untuk dibudidayakan. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya masyarakat yang membudidayakan burung puyuh, tetapi biaya pakan merupakan komponen biaya terbesar yang mencapai 60-70% dari total biaya produksi ternak unggas. Daun murbei kaya akan protein (15-35%), mineral [2,42-4,71% kalsium (Ca); 0,23-0,97% fosfor (P)] dan energi yang dapat dimetabolisme (1130-2240kkal/kg) dengan tidak ada atau dapat diabaikan faktor anti nutrisi. Kandungan energi dan protein pakan berperan dalam produksi telur, sehingga perlu dilakukan penelitian burung puyuh yang dipelihara dengan penambahan tepung daun murbei (Morus sp.) dalam pakan terhadap konsumsi pakan, hen day production dan konversi pakan pada burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Penelitian ini dilaksanakan di kandang milik Bapak Syamsul yang berlokasi di Dusun Bunder, Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Pengambilan data dimulai pada tanggal 20 September sampai 10 Oktober 2019. Analisa proksimat dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah, Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan persentase penambahan tepung daun murbei (Morus sp.) dalam pakan terhadap konsumsi pakan, hen day production dan konversi pakan pada burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Manfaat penelitian ini digunakan sebagai sumber informasi dan pengetahuan bagi pembaca, peternak maupun masyarakat mengenai penambahan tepung daun murbei (Morus sp.) dalam pakan terhadap konsumsi pakan, hen day production dan konversi pakan pada burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Materi penelitian menggunakan 120 ekor burung puyuh betina umur 14 hari. Pengambilan data dilakukan pada umur 64 hari sampai umur 84 hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan yang setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 6 kali. Setiap ulangan dalam perlakuan berisi 5 ekor burung puyuh. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian yaitu P0 (pakan basal tanpa penambahan tepung daun murbei), P1 (pakan basal + 10% tepung daun murbei), P2 (pakan basal + 20% tepung daun murbei) dan P3 (pakan basal + 30% tepung daun murbei). Variabel yang diamati yaitu konsumsi pakan, Hen Day Production (HDP) dan konversi pakan. Data penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan apabila hasil terdapat perbedaan maka akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata konsumsi pakan pada P0 (198,52±1,81)g/ekor/minggu, P1 (198,84±1,79)g/ekor/minggu, P2 (200,90±0,51)g/ekor/minggu dan P3 (200,48±1,04)g/ekor/minggu. Nilai rata-rata Hen Day Production (HDP) yaitu P0 (71,27±5,34)%, P1 (69,84±4,24)%, P2 (69,37±7,88)% dan P3 (68,80±5,75)%. Nilai rata-rata konversi pakan yaitu P0 (4,53±0,63), P1 (4,49±0,47), P2 (4,61±0,87) dan P3 (4,73±0,66). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan tepung daun murbei hingga 30% dapat mempengaruhi peningkatan konsumsi pakan burung puyuh akan tetapi hen day production dan konversi pakan tidak dipengaruhi oleh penambahan tepung daun murbei. Saran yang dapat diberikan berdasarkan penelitian ini yaitu agar hasil penelitian dapat digunakan sebagai sumber informasi dan pengetahuan bagi pembaca, peternak maupun masyarakat untuk mengembangkan sektor peternakan.

English Abstract

The purpose of the research was to find out optimum level of addition of mulberry (Morus sp.) leaf meal in feed on quail production performance including feed consumption, hen day production and feed conversion. Quail used for research started 64 days old, as many as 120 quails which each treatment unit consisted of five quails. The research use experiment with different feed additive and six replication in treatment were P0 (basal feed), P1 (10% addition of mulberry leaf meal), P2 (20% addition of mulberry leaf meal) and P3 (30% addition of mulberry leaf meal). The variables were feed consumption, hen day production and feed conversion. The data were analyzed by Analysis of Variance (ANOVA), if there were significant effect, the data were analyzed by Duncan’s Multiple Range Test. The result showed that feed consumption were P0 (198,52±1,81)g/quail/week, P1 (198,84±1,79)g/quail/week, P2 (200,90±0,51)g/quail/week and P3 (200,48±1,04)g/quail/week. Hen Day Production (HDP) were P0 (71,27±5,34)%, P1 (69,84±4,24)%, P2 (69,37±7,88)% and P3 (68,80±5,75)%. Feed conversion were P0 (4,53±0,63), P1 (4,49±0,47), P2 (4,61±0,87) and P3 (4,73±0,66).The research could be concluded that addition of mulberry leaf meal up to 30% can affect the increase in feed consumption of quail but hen day production and feed conversion are not determined by the addition of mulberry leaf meal.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050049
Uncontrolled Keywords: quail, feed consumption, hen day production, feed conversion, mulberry leaf meal
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.5 Chickens and other kinds of domestic birds > 636.59 Other poultry
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 27 Jan 2021 05:13
Last Modified: 27 Jan 2021 05:13
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182109
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item