Kepuasan Peternak Terhadap Pelayanan Inseminator Dalam Melakukan Inseminasi Buatan (IB) Di Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar

Ameliyana, Dinar (2020) Kepuasan Peternak Terhadap Pelayanan Inseminator Dalam Melakukan Inseminasi Buatan (IB) Di Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Sapi potong di Indonesia merupakan salah satu jenis ternak yang menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan daging setelah daging ayam. Dilihat dari kebutuhan daging sapi masyarakat Indonesia tahun 2017 mencapai 639.000 ton, namun Indonesia hanya mampu mencukupi kebutuhan daging sapi sebanyak 496.302 ton. Peningkatan kebutuhan daging sapi saat ini semakin bertambah, untuk mencegah kesenjangan ketersediaan daging dengan kebutuhan daging tidak semakin tinggi perlu dilakukan peningkatan produksi daging sapi di Indonesia lebih cepat dan agar jumlah impor daging sapi di Indonesia berkurang. Salah satu strategi yang dapat dilakukan agar memenuhi kebutuhan daging sapi di Indonesia yaitu dengan adanya program UPSUS SIWAB ( Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting) guna meningkatan produksi ternak sapi potong dengan menggunakan cara Inseminasi Buatan (IB). Peternak – peternak besar maupun kecil di Indonesia diperkenalkan dengan IB guna usaha peternakan yang dijalankan akan bertambah besar populasinya dan dapat membantu memenuhi kebutuhan daging sapi potong yang masih belum tercukupi sepenuhnya. Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar juga merupakan salah satu daerah yang telah menjalankan program SIWAB melalui program Inseminasi Buatan (IB). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik peternak yang menggunakan jasa pelayanan IB dan mengetahui tingkat kepuasan peternak terhadap pelayanan inseminator dalam melakukan IB di Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Penelitian ini dilakukan pada peternak sapi potong yang telah menggunakan jasa pelayanan IB di Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar pada tanggal 25 November – 31 Desember 2019. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Dalam penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder, data primer diambil dengan teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu teknik accidental sampling dan jumlah sampel dihitung dengan menggunakan rumus slovin yang memperoleh jumlah sampel sebanyak 100 peternak sapi potong, serta teknik pengumpulan data primer yang dilakukan dengan wawancara dan pemberian kuisioner kepada peternak secara langsung. Data sekunder diperoleh dari literatur serta penunjang informasi dari instansi – instansi terkait seperti Dinas Peternakan dan pemerintah setempat. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA) yang dibantu dengan skala likert untuk mengukur setiap atribut dalam kuisioner. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa karakteristik peternak sapi potong yang menggunakan jasa pelayanan IB di Kecamatan Kesamben secara keseluruhan menunjukkan bahwa peternak umumnya berumur 45 – 59 tahun (56%), yang berjenis kelamin laki –laki (97%), memiliki tingkat pendidikan akhir Sekolah Dasar (SD) (55%), yang memiliki pengalaman berternak selama 1 – 10 tahun (79%), yang memiliki pekerjaan utama sebagai petani (42%) , peternak memiliki rata – rata pendapatan > 500.000 – 1.000.000 (45%) dan setiap peternak memiliki tanggungan keluarga 3 – 4 orang (66%). Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa peternak sapi potong di Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar sangat puas terhadap pelayanan inseminator dengan nilai hasil hitung dari Customer Satisfaction Index (CSI) 81,09 %. Hasil perhitungan dari Importance Performance Analysis (IPA) yang dibagi dalam 4 kuadran yang mencerminkan kondisi kepentingan dan kinerja dari masing – masing atribut yang digunakan. Kuadran I (Prioritas Utama) yaitu peningkatan pendapatan peternak, inseminator menepati janji sesuai jadwal, pemberian bantuan atau fasilitas dan kecepatan petugas datang. Atribut yang masuk dalam kuadran II (Pertahankan Prestasi) yaitu tingkat kebuntingan, kesehatan pedet dan induk, daya tahan ternak, ketepatan deteksi birahi, konsistensi biaya IB, keterampilan melakukan IB, ketersediaan straw, keramahan petugas, dan inseminator menanggapi keluhan dengan baik. Atribut yang masuk dalam golongan kuadran III (Prioritas Rendah) yaitu kesesuaian inseminator dalam menyediakan bibit, pemberian kartu IB, petugas bertanya mengenai waktu birahi, kejelasan penyampaian informasi, penggunaan air hangat saat thawing, pemeriksaan kebuntingan, kelengkapan peralatan, penguasaan pengetahuan, inseminator tidak membedakan status sosial dan perhatian secara individu kepada peternak. Sedangkan untuk kuadran IV (Berlebihan) yaitu kebersihan dari petugas dan kebersihan peralatan yang akan digunakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peternak menilai sangat puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh inseminator, yang dibuktikan dari hasil nilai CSI (81,09%). Saran untuk inseminator masih perlu melakukan peningkatkan kepuasan peternak sapi potong terhadap pelayanan IB yang dijalankan oleh pihak inseminator, hal ini bertujuan agar sistem pelayanan yang dijalankan bisa berjalan secara ideal sesuai harapan dari peternak dan agar nilai tingkat kepuasan peternak terhadap pelayanan inseminator lebih optimal lagi, seperti lebih sering datang ke tempat peternak untuk melakukan pengecekan ternak betina yang telah di IB.

English Abstract

This research was conducted at Kesamben subdistrict Blitar Regency starting from November 25th, to December 31th, 2019 . The purpose of this research were (1) to identify the characteristics of farmers who use the services of IB and (2) to identify the level of farmer satisfaction to inseminators services in conducting IB in Kesamben subdistrict Blitar Regency. The research methods used was survey methods and data obtained from interviews and questionnaires by farmers. The sampling technique used was the accidental sampling assisted by the formula Slovin to determine the number of respondents amounting to 100 farmers. The data analysis used were the Customer Satisfaction Index (CSI) and the Importance Performance Analysis (IPA) which were assisted with the Likert scale to measure each attribute in the questionnaire. The results showed that cattle farmers at Kesamben Subdistrict Blitar Regency very satisfied with the Inseminators service with a calculated result value from Customer Satisfaction Index (CSI) 81.09%. As for inseminators, they still need to improve their performance on attributes deemed not fulfilling the farmers' satisfaction as seen from the results of the Importance Performance Analysis (IPA) in awareness 1, which have 4 attributes that need to be improved.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050040
Uncontrolled Keywords: satisfaction, artificial insemination services, cattle farming.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.082 Breeding > 636.082 4 Breeding and reproduction methods > 636.082 45 Artificial insemination
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 29 Jan 2021 08:04
Last Modified: 06 Feb 2021 05:12
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182080
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Dinar Ameliyana.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item