Pengaruh Konsentrasi Rhizopus Sp. Sebagai Agen Pengikis Protein Terhadap Mutu Kulit Kambing Tersamak

Hartono, Bobby Chris (2020) Pengaruh Konsentrasi Rhizopus Sp. Sebagai Agen Pengikis Protein Terhadap Mutu Kulit Kambing Tersamak. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

This research was carried out at the Yogyakarta Center for Leather, Rubber and Plastics Laboratory for the development and processing of leather waste. The purpose of this study was to determine the effect of the concentration of Rhizopus sp. as a protein-eroding agent in the quality of tanned goat skin. The method used in this study is an experimental method using a material Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 3 replications. The research treatments that were tried were T0 (use of batting agent (palkobat) with a concentration of 2%), T1 (use of Rhizopus sp. With a concentration of 0.5%), T2 (use of Rhizopus sp. With a concentration of 1%), T3 ( use of Rhizopus sp. with a concentration of 1.5%, and T4 (use of Rhizopus sp. with a concentration of 2%). The data were analyzed statistically using the one-way analysis of variance (ANOVA). The best test results obtained on T2 treatment is by using Rhizopus sp. with a concentration of 1% with a yield of 1 mm skin thickness, elongation of 51.47%, tear strength of 176.90 N / cm, and tensile strength of 1308.52 N / cm2.

English Abstract

Kambing merupakan salah satu komoditas ternak ruminansia kecil yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan populasi manusia, kebutuhan akan protein hewani juga semakin meningkat. Hasil utama yang diperoleh dari ternak kambing adalah daging, yaitu berupa karkas. Selain dari hasil utama yaitu berupa karkas, ternak kambing juga menghasilkan hasil samping, salah satunya adalah kulit. Kulit sebagai salah satu hasil samping dari pemotongan ternak mempunyai nilai ekonomis tinggi. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kulit telah dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan manusia, antara lain untuk membuat tas, dompet, jaket dan produk-produk kerajinan kulit yang lain. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2019 di Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik (BBKKP) dan Laboratorium pengembangan dan pengolahan limbah kulit (LP3K) Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Rhizopus sp. sebagai agen pengikis protein pada mutu kulit kambing tersamak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan laboratorium. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan penelitian yang dicobakan yaitu P0 (penggunaan batting agent (palkobat) dengan konsentrasi sebesar 2% dari berat kulit), P1 (penggunaan Rhizopus sp. dengan konsentrasi sebesar 0,5% dari berat kulit), P2 (penggunaan Rhizopus sp. dengan konsentrasi sebesar 1% dari berat kulit), P3 (penggunaan Rhizopus sp. dengan konsentrasi sebesar 1,5% dari berat kulit), dan P4 (penggunaan Rhizopus sp. dengan konsentrasi sebesar 2% dari berat kulit). Data dianalisis secara statistik menggunakan metode one-way analysis of variance (ANOVA) sesuai dengan model statistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan batting dengan konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap ketebalan kulit kambing tersamak dengan hasil P0: 1,00, P1: 0,73, P2: 1,00, P3: 0,97 dan P4: 0,87 mm. Uji kemuluran menunjukkan penggunaan bahan batting dengan konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap kemuluran kulit kambing tersamak dengan hasil P0: 71,65, P1: 70,89, P2: 51,47, P3: 66,48, dan P4: 62,15%. Uji kekuatan sobek menunjukkan penggunaan bahan batting dengan konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kekuatan sobek kulit kambing tersamak dengan hasil P0: 197,72, P1: 239,96, P2: 176,90, P3: 187,74 dan P4: 207,38 N/cm. Uji kekuatan tarik menunjukkan penggunaan bahan batting dengan konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kekuatan tarik kulit kambing tersamak dengan hasil P0: 1503,15, P1: 2213,77, P2: 1308, P3: 1635,12 dan P4: 2188,61 N/cm2. Pengaruh konsentrasi Rhizopus sp. mampu mengimbangi dengan bahan batting komersial dalam kulit kambing tersamak sehingga Rhizopus sp. dapat menggantikan bahan batting komersial. Hasil uji terbaik didapatkan pada perlakuan P2 yaitu dengan menggunakan Rhizopus sp. dengan konsentrasi sebesar 1% dengan hasil ketebalan kulit sebesar 1 mm, kemuluran sebesar 51,47%, kekuatan sobek sebesar 176,90 N/cm, dan kekuatan tarik sebesar 1308,52 N/cm2.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050031
Uncontrolled Keywords: Rhizopus sp., Concentration, Treatments.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.3 Sheep and goats > 636.39 Goats
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 28 Jan 2021 05:38
Last Modified: 28 Jan 2021 05:38
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182026
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item