Relasi Antaraktor Dalam Pembangunan Ekonomi Kreatif Perdesaan Melalui Pemberdayaan Pengrajin Gerabah Karuk Tahun 2018-2019

Illiyana, Dina Fitria (2020) Relasi Antaraktor Dalam Pembangunan Ekonomi Kreatif Perdesaan Melalui Pemberdayaan Pengrajin Gerabah Karuk Tahun 2018-2019. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Desa Rendeng merupakan sentra industri gerabah di Kabupaten Bojonegoro. Gerabah Karuk telah ada sejak nenek moyang masyarakat setempat yang perlu dilestarikan. Desa Rendeng pun telah ditetapkan sebagai kawasan industri kreatif bidang kerajinan gerabah dan keramik sesuai dengan Peraturan Bupati Bojonegoro No.33 Tahun 2018 tentang Penetapan Kawasan Perdesaan di Kabupaten Bojonegoro. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana relasi yang terjalin antar aktor politik pembangunan dalam mengembangkan ekonomi kreatif di kawasan perdesaan melalui pemberdayaan terhadap pengrajin Gerabah Karuk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Teori Politik Pembangunan menurut Warjio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 5 (lima) aktor politik pembangunan yang terlibat dalam pemberdayaan, yaitu Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab. Bojonegoro, Tokologi.com, Pemerintah Desa Rendeng, BUMDes Rendeng, dan masyarakat pengrajin gerabah. Kegiatan pemberdayaan yang diberikan bertujuan untuk membangun Desa Rendeng sebagai sentra gerabah unggulan daerah. Pemberdayaan diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan pengrajin, serta menjaga eksistensi Gerabah Karuk. Semangat dan cita-cita yang ingin dicapai ialah untuk mengangkat perekonomian desa, serta pemerataan pembangunan ekonomi. Hambatan yang dihadapi ialah kurangnya infrastruktur memadai dan adanya ketergantungan kemandirian para pengrajin gerabah. Serta rendahnya jumlah pengrajin gerabah usia muda yang menjadi kekhawatiran keberlanjutan pembangunan ekonomi.

English Abstract

Rendeng Village is the center of the pottery industry in Bojonegoro Regency. The Karuk Pottery has existed since the ancestors of the local community that need to be preserved. Rendeng Village has also been designated as a creative industrial area in the field of pottery and ceramics in accordance with Bojonegoro District Head Regulation No.33 Year 2018 Regarding Determination of Rural Areas in Bojonegoro Regency. The purpose of this study is to find out how the relationships that exist between political actors in development in developing the creative economy in rural areas through empowerment of Karuk Pottery craftsmen. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection methods are done through observation, interviews, and documentation. In this study the authors used the Political Theory of Development according to Warjio. The results of this study indicate that there are 5 (five) development political actors involved in empowerment, namely the Department of Industry and Labor District Bojonegoro, Tokologi.com, Rendeng Village Government, BUMDes Rendeng, and the pottery community. The empowerment activities provided aim to build Rendeng Village as a regional center for superior pottery. Empowerment is given to improve the welfare of craftsmen, and to maintain the existence of Karuk Pottery. The spirit and ideals to be achieved are to raise the village economy, as well as equitable economic development. The obstacles faced are the lack of adequate infrastructure and the dependence of the independence of the pottery craftsmen. And the low number of young earthenware artisans is a concern for the sustainability of economic development.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520110020
Uncontrolled Keywords: Relasi Antaraktor, Ekonomi Kreatif, Pemberdayaan, Pembangunan, Gerabah., Interactor Relations, Creative Economy, Empowerment, Development, Pottery
Subjects: 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government) > 320.8 Local government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 26 Jan 2021 08:39
Last Modified: 21 Oct 2021 06:23
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182002
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Dina Fitria Illiyana (2).pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (17MB)

Actions (login required)

View Item View Item