Analisis Tinggi Gelombang Dengan Periode Ulang Metode Weibull Terkait Keselamatan Pelayaran Di Perairan Sibolga – Nias

Silalahi, Aldy Arisyaputra (2020) Analisis Tinggi Gelombang Dengan Periode Ulang Metode Weibull Terkait Keselamatan Pelayaran Di Perairan Sibolga – Nias. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Indonesia dikenal dengan sebutan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki jumlah total luas wilayah laut mencapai 5,9 juta km2 , yang terdiri dari beberapa zona perairan. Perairan Selat Nias merupakan salah satu perairan yang digunakan untuk berbagai kegiatan kemaritiman seperti pelayaran, perdagangan, dan lokasi wisata. Terdapat dua pelabuhan utama di Perairan Selat Nias, yakni Pelabuhan Sibolga dan Pelabuhan Gunungsitoli. Kedua pelabuhan ini memiliki fungsi yang sama sebagai gerbang jalur pelayaran. Pelabuhan memiliki potensi strategis dan berfungsi sebagai titik temu yang menguntungkan antara kegiatan ekonomi di laut dengan ekonomi di darat salah satu hal yang amat krusial yang perlu diperhatikan adalah keselamatan kapal saat berlayar dari pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan. Dari berbagai faktor yang dapat mempengaruhi keselamatan pelayaran, tinggi gelombang merupakan hal yang paling krusial. Indonesia sebagai negara maritim sangat rawan terhadap gelombang tinggi atau ekstrim. Gelombang ekstrim mempunyai pola dan fluktuasi yang bervariasi dan tidak selalu sesuai dengan siklus munson, dugaan sementara hal ini dapat di sebabkan oleh adanya peran siklon tropis yang terjadidi Samudera Pasifik maupun di Samudera Hindia, akan tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut, untuk mengetahui bagaimana peranan dan pengaruh siklon tropis terhadap intensitas gelombang ekstrim di perairan Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan bulan Februari 2019 sampai dengan bulan April 2019. Daerah kajian penelitian ini bertempat di perairan Sibolga – Nias. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan Periode Ulang Metode Weibull. Analisis data yang digunakan adalah analisis MRE (mean relative error) dengan membandingkan karakteristik gelombang periode ulang metode Weibull dengan data gelombang maksimum di tahun pembanding. Hasil pengolahan data yang dilakukan selama kurun waktu 10 tahun (2009-2018) menunjukkan bahwasannya di perairan Sibolga – Nias memiliki nilai ketinggian gelombang yang bervariasi, tinggi gelombang signifikan (Hs) paling rendah 0,95 meter, tinggi gelombang maksimum (Hmax) lebih dari 1,2 meter, dan tinggi gelombang rerata (H100) 0,85 meter. Sedangkan tinggi gelombang periode ulang di perairan Sibolga – Nias didapatkan nilai tinggi gelombang periode ulang 5 tahun 1,25 meter – 1,67 meter. Ketinggian gelombang periode ulang 10 tahun 1,28 meter – 1,70 meter. Pada periode ulang 25 tahun didapatkan nilai 1,33 meter – 1,75 meter dan pada periode ulang 50 tahun memiliki tinggi 1,37 meter – 1,79 meter. Untuk tinggi gelombang periode ulang 100 tahun didapatkan ketinggian sekitar 1,41 meter – 1,83 meter yang dapat membahayakan pelayaran bagi kapal kecil dan akan menjadi sangat berbahaya bagi kapal nelayan dan tongkang jika gelombang mencapai ketinggian 1,83 meter tetapi untuk kapal ferry dan kargo pada ketinggian tersebut masih dapat dilewati dengan level resiko rendah.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520080028
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 623 Military and nautical engineering > 623.8 Nautical engineering and seamanship
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 20 Feb 2021 07:06
Last Modified: 10 Jan 2023 01:33
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/181933
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
ALDY ARISYAPUTRA SILALAHI.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2023.

Download (2MB)

Actions (login required)

View Item View Item