Analisis Rantai Pasok Produk Olahan Ikan Yamois Industry Indoprima di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang

Ayulistianingrum, Agustiana Indah (2020) Analisis Rantai Pasok Produk Olahan Ikan Yamois Industry Indoprima di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Banyak dari pengusaha produk olahan ikan yang masih kurang memperhatikan supplier dari produk yang akan mereka produksi sehingga bisa mengakibatkan proses produksinya terhambat. Sedangkan disisi konsumen, mereka selalu menginginkan produk agar terdistribusi dengan aman dan tepat waktu. Tujuan dari skripsi ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi rantai pasok produk olahan ikan, serta untuk menggambarkan kinerja rantai pasok produk olahan ikan Yamois Industry Indoprima. Skripsi ini dilakukan di Yamois Industry Indoprima yang terletak di Perumahan Oma View Atas nomor GE/20, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada bulan Januari 2020. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan menggunakan purposive sampling yang dilanjutkan dengan snowball sampling. Untuk sumber data sendiri dapat diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, kuesioner dan dengan dokumentasi. Metode analisis data pada kondisi rantai pasok menggunakan Food Supply Chain Management (FSCN), sedangkan pada kinerja rantai pasok menggunakan margin pemasaran, fisherman’s share, dan analisis rasio keuntungan terhadap biaya. Dari hasil Penelitian di Yamois Industry Indoprima ini maka dapat diketahui bahwa kondisi rantai pasok di Yamois Industry Indoprima berdasarkan dengan kerangka Food Supply Chain Management (FSCN) sudah berjalan dengan lancar meskipun ada keterlambatan pengadaan bahan baku dikarenakan faktor alam. Yamois Industry Indoprima memiliki tujuh jenis frozen product yang diproduksi yaitu aneka siomay (udang, tengiri, cumi, salmon), tahu tuna, tahu tuna pedas, dan bandeng tanpa duri (batari) yang terdiri dari dua tipe saluran pemasaran. Antar lembaga pemasaran tersebut dalam menjalin sebuah hubungan hanya menggunakan kesepakatan secara lisan saja. Untuk memperlancar proses pemasaran, Yamois Industry Indoprima dan lembaga pemasaran lainnya menggunakan sistem transaksi transfer kirim dan cash on delivery (COD). Proses pemasaran juga dapat berjalan dengan lancar karena mendapat dukungan kebijakan pemerintah Kota Malang untuk kemajuan UMKM serta penggunaan sumberdaya yang cukup lengkap sehingga memudahkan dalam proses pemasaran. Untuk menjalin kepercayaan dengan lembaga pemasaran, melalui komunikasi via chat biasa yang selalu terjalin antara lembaga pemasaran. Meskipun sasaran pemasaran produk sudah jelas, namun masih terdapat pengembangan produk yang perlu dikembangkan lagi yaitu dengan mengembangkan produk berupa otak-otak bandeng dan sosis ikan. Pada tipe saluran 1, Yamois Industry Indoprima mendapatkan kerugian pada frozen product siomay salmon Rp.3.014, tahu tuna pedas Rp.7.818, dan tahu tuna pedas Rp.8.122. Lembaga pemasaran yang paling efisisen pada tipe saluran 1 yaitu reseller Malang pada frozen product siomay tengiri. Reseller Malang memperoleh nilai margin pemasaran paling sedikit sebesar 29,00%. Hal itu disebabkan biaya pertukaran dan biaya fasilitas yang dikeluarkan juga paling sedikit. Pada tipe saluran 2,lembaga pemasaran yang paling efisien yaitu Yamois Industry Indoprima pada frozen product siomay salmon. Nilai margin yang diperoleh paling banyak sebesar Rp.9.747. Oleh karena itu, Yamois Industry Indoprima perlu menentukan kembali harga jual kepada reseller dengan mempertimbangan harga bahan baku pada saat harga mengalami kenaikan terutama pada frozen product siomay salmon, tahu tuna, dan tahu tuna pedas sehingga apabila harga bahan baku mengalami kenaikan, Yamois Industry Indoprima pada tipe saluran 1 masih mendapatkan keuntungan. Selain itu, Yamois Industry Indoprima sebaiknya membuat pembukuan yang khusus untuk usaha sehingga tidak tercampur dengan kebutuhan pribadi. Dinas Perikanan Kota Malang juga perlu memberikan lebih banyak sosialisasi dan pengadaan pelatihan mengenai entrepreneur agar tercipta lebih banyak lagi pelaku UMKM dibidang perikanan.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520080015
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 20 Feb 2021 07:05
Last Modified: 18 Oct 2021 02:12
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/181920
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Agustiana Indah Ayulistianingrum (2).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (6MB)

Actions (login required)

View Item View Item