Analisis N Tanah dan Tanaman Bawang Merah pada Pemberian Urea Ditambah Biochar di Lahan Tercemar Residu Pestisida Klorpirifos

Bahari, Siska Frananda Agustina (2020) Analisis N Tanah dan Tanaman Bawang Merah pada Pemberian Urea Ditambah Biochar di Lahan Tercemar Residu Pestisida Klorpirifos. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu dari berbagai jenis komoditas hortikultura yang memiliki nilai permintaan tinggi dan mempunyai peluang cukup besar dalam sektor agribisnis. Saat ini produksi bawang merah mengalami penurunan dibeberapa sentra produksi karena berkurangnya kesuburan tanah yang diakibatkan oleh penggunaan bahan kimia dan pestisida yang kurang efisien. Pestisida yang terakumulasi dalam tanah akan mempengaruhi kehidupan organisme tanah dan penumpukan logam-logam berat dalam tanah yang akan mengakibatkan tanah menjadi asam, permasalahan lain yang muncul yaitu penurunan kesuburan tanah. Selain itu, untuk dapat tumbuh dan berproduksi optimal bawang merah memerlukan pupuk Nitrogen yang cukup dilihat dari kelemahan unsur tersebut berada dalam tanah untuk memnuhi kebutuhan tanaman. Upaya perbaikan unsur kimia tanah dalam menunjang produksi bawang merah dilakukan dengan penambahan bahan pembenah tanah berupa biochar yang ditambahkan pada urea. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kasa sedangkan analisis dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Balai Penelitian Lingkungan Pertanian, Pati, Jawa Tengah. Penelitian ini berupa penelitian lapangan yang dilakukan di Rumah Kasa Balai Penelitian Lingkungan Pertanian, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 komposisi perlakuan, yaitu P (pupuk NPK), B (pupuk urea ditambah biochar), BM (pupuk urea ditambah biochar diperkaya mikroba), NB (pupuk urea ditambah nano biochar), dan NBM (pupuk urea ditambah nano biochar diperkaya mikroba). Parameter pengamatan terdiri dari sampel tanah dan tanaman. Sampel tanah meliputi analisis kandungan pH dan N-Total tanah yang diamati pada 0, 35 dan 63 HST dan analisis residu pestisida yang diamati pada 0 dan 63 HST. Parameter pengamatan tanaman meliputi panjang tanaman, jumlah daun, jumlah umbi dan bobot basah umbi yang diamati setiap minggunya sebagai data pendukung. Semua data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji anova pada taraf 5% dan bila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT menggunakan Genstat Edition 17th . Berdasarkan dari hasil penelitian, pemberian berbagai kombinasi biochar terhadap kandungan nitrogen pada pengamatan 35 dan 63 HST menunjukkan adanya penurunan dibandingkan dengan analisa awal sebelum perlakuan, yaitu 0,67%, sedangkan kadar nitrogen pada 35 HST sebesar 0,29% dan pada 63 HST didapatkan kadar nitrogen rata-rata 0,28%. Hasil rata-rata serapan N-Tanaman pada akhir pengamatan (panen), yaitu 2,088%. Hasil analisa residu dengan perlakuan kombinasi biochar dan mikroba konsorsia mampu menurunkan kadar residu klorpirifos awal sebesar 0,29 ppm. Hasil akhir perlakuan urea ditambah biochar yang diperkaya dengan mikroba (BM) mampu menurunkan kadar residu klorpirifos menjadi 0,11 ppm dengan persentase penurunan sebesar 60%, tetapi masih dalam kriteria tinggi karena diatas BMR (0,10 ppm).

English Abstract

Onion is one of the various types of horticultural trade that has a high demand value and has a significant value in the agribusiness sector. At present, the production of onion reduces the decline in several production centers due to reduced soil fertility due to the inefficient use of chemicals and pesticides. Pesticides that accumulate in the soil will affect the life of the soil and the accumulation of heavy metals in the soil which will produce the soil to become acidic, while other difficulties that arise are a decrease in soil fertility. Also, to be able to grow and produce an optimal red color requires sufficient nitrogen fertilizer can be seen from the weaknesses not following the needs to meet the needs of plants. Efforts to improve soil chemicals in supporting the production of onion are carried out by using soil amendments containing biochar added to urea. This research was conducted in Rumah Kasa while the analysis was carried out at the Integrated Laboratory of the Indonesian Institute of Agricultural Environmental Research, Pati, Central Java. This study consisted of a field study conducted at the Kasa Rumah Agriculture Agricultural Research Institute, using a Randomized Block Design (RBD) with 5 preparatory compositions, namely P (NPK fertilizer), B (urea plus biochar fertilizer), BM (urea fertilizer added with enriched biochar enriched microbes), NB (urea fertilizer plus nano biochar), and NBM (urea fertilizer plus nano biochar enriched microbes). The observation parameters consisted of soil and plant samples. Soil samples containing the analysis of pH and N-Total soils seen at 0, 35 and 63 DAP and analysis of pesticide residues seen at 0 and 63 DAP. Plant observation parameters include plant length, number of leaves, number of tubers and tuber wet weight taken every week as supporting data. All data obtained were analyzed using the ANOVA test at a level of 5% and if a reality test is available then it is carried out with a test using the 17th Genstat Edition. Based on the results of this research using the application of various combinations of biochar to nitrogen content in the observation of 35 DAP and 63 DAP showed a decrease compared to the initial analysis before treatment that was equal to 0,67 %. At 35 DAP the average nitrogen yield is 0,29% and at 63 DAP the average yield is 0,28 %. The average yield of N-Plants uptake at the end of the observation (harvest) is 2,088%. While the results of residual analysis, the combination treatment of biochar and microbial consortia was able to reduce the initial chlorpyrifos residue level by 0,29 ppm. In the final results, the treatment of urea fertilizer plus biochar enriched with microbes (BM) was able to reduce the chlorpyrifos residue level to 0,11 ppm with a reduction of 60%, but still within the criteria of high increase following BMR (0.10 ppm).

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2020/1/052003655
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.4 Waste technology, public toilets, street cleaning
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 10 Aug 2020 06:49
Last Modified: 10 Aug 2020 06:49
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/181058
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Siska Frananda Agustina Bahari (2).pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (4MB)

Actions (login required)

View Item View Item