Efektivitas Formulasi Ekstrak Air Daun Ciplukan (Physalis angulata L.) dan Albumin Terhadap Jumlah Osteosit Pada Tulang Tibia Tikus (Rattus norvegicus) Pasca Ovariektomi.

Pratiwi, Desak Gede Yuliana Eka (2019) Efektivitas Formulasi Ekstrak Air Daun Ciplukan (Physalis angulata L.) dan Albumin Terhadap Jumlah Osteosit Pada Tulang Tibia Tikus (Rattus norvegicus) Pasca Ovariektomi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Menopause merupakan berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi yang berkaitan dengan tingkat lanjut usia wanita yang ditandai dengan adanya penurunan fungsi ovarium yang menyebabkan berkurang atau hilangnya produksi estrogen. Salah satu gejala postmenopausal syndrome adalah osteoporosis. Osteoporosis ditandai dengan adanya gangguang siklus remodelling tulang dengan terhambatnya pembentukan osteosit dalam proses pembentukan matriks tulang. Selama ini, telah digunakan Terapi Sulih Hormon (TSH) untuk mengatasi gejala postmenopausal syndrome, namun terapi tersebut meningkatkan risiko kanker payudara dan rahim. Sehingga mulai dikembangkannya terapi fitoestrogen, yang merupakan senyawa estrogenik yang memiliki struktur dan fungsi seperti 17β-estradiol yang berikatan dengan reseptor estrogen. Salah satu tanaman yang mengandung fitoestrogen adalah Physalis angulata L. Selain itu, wanita menopause juga mengalami penurunan kadar albumin serum, sehingga penelitian ini menggunakan kombinasi ekstrak air daun Physalis angulata L. dengan albumin berbagai dosis dalam meningkatkan jumlah osteosit tikus yang diovariektomi. Tikus yang diovariektomi diberikan kombinasi Physalis dan albumin dengan berbagai dosis kemudian dihitung jumlah osteosit pada preparat histologi setelah 9 minggu. Hasil penelitian dianalisis dengan One Way ANOVA dan korelasi Pearson. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara rerata jumlah osteosit tikus normal dan tikus yang diovariektomi. Sedangkan rerata jumlah osteosit pada tikus yang diovariektomi dan tikus yang diberi kombinasi Physalis dan albumin menunjukan adanya perbedaan yang signifikan (p = 0.000). Uji korelasi Pearson menunjukkan korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan (r = 0.883, p = 0.000) antara dosis albumin dengan rerata jumlah osteosit. Sehingga dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa, pemberian ekstrak air daun Physalis dengan kombinasi albumin berbagai dosis mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan jumlah osteosit.

English Abstract

Menopause is a physiological cessation of menstrual cycle that associated with elderly woman by a decrease in ovarian function that causes reduced or loss of estrogen production. One of the symptoms of postmenopausal syndrome is osteoporosis. Osteoporosis characterized by the disruption of the bone remodeling cycle with inhibition of osteocyte formation in the process of bone matrix formation. During this time, Hormone Replacement Therapy (TSH) has been used to treat the symptoms of postmenopausal syndrome, but this therapy can increases the risk of breast and uterine cancer. Thus began the development of phytoestrogen therapy, which is an estrogenic compound that has a structure and function such as 17β-estradiol by binding to estrogen receptors. One of the plants that contain phytoestrogens is Physalis angulata L. In addition, menopausal women also experience decreased serum albumin levels, therefore this study uses a combination of Physalis angulata L. leaf water extract with albumin in various doses to increase the number of osteocyte on ovariectomized mouse. The ovariectomized mice were given a combination of Physalis and albumin with various doses and then the osteocytes counted in histological preparations after 9 weeks. The results of the study were analyzed with One Way ANOVA and Pearson correlation. The results of the One Way ANOVA test showed no significant difference between the average number of osteocytes in normal mice and ovariectomized mice. While the mean number of osteocytes in ovariectomized rats and mice given a combination of Physalis and albumin showed a significant difference (p = 0.000). The Pearson correlation test showed a very strong and significant positive correlation (r = 0.883, p = 0.000) between the albumin dose and the average osteocyte count. From these results, it can be known that the Physalis leaf water extract with combination among various dosages of albumin can provide a significant effect on increasing the number of osteocytes

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2019/450/052001275
Uncontrolled Keywords: Postmenopausal Syndrome, Osteosit, Fitoestrogen, Physalis, Albumin
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.7 Diseases of musculoskeletal system > 616.71 Diseases of bones
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 19 Jul 2020 07:24
Last Modified: 25 Oct 2021 07:01
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/180129
[thumbnail of Desak Gede Yuliana Eka Pratiwi.pdf] Text
Desak Gede Yuliana Eka Pratiwi.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (15kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (6kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (3kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_small] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (1kB)

Actions (login required)

View Item View Item