Analisis Penyerapan Dan Produktivitas Tenaga Kerja Keluarga Pada Peternakan Sapi Perah Rakyat Di Dusun Brau Kecamatan Bumiaji Kota Batu

Mahyudin, Abied Bawafi (2019) Analisis Penyerapan Dan Produktivitas Tenaga Kerja Keluarga Pada Peternakan Sapi Perah Rakyat Di Dusun Brau Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Salah satu jenis usaha peternakan dengan prospek bisnis yang bagus adalah peternakan sapi perah. Salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki usaha peternakan sapi perah dengan jumlah yang cukup tinggi adalah Kota Batu. Setiap usaha pertanian beserta subsektornya pasti memerlukan tenaga kerja baik tenaga kerja dari keluarga maupun diluar keluarga. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil usaha ternak sapi perah rakyat, untuk mengetahui penyerapan dan produktivitas tenaga kerja keluarga pada usaha ternak sapi perah rakyat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil usaha ternak, penyerapan tenaga kerja keluarga serta produktivitas tenaga kerja keluarga pada usaha ternak sapi perah rakyat di Dusun Brau Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Peneliti memfokuskan penelitian dalam dua aspek penting yang menjadi isu utama yaitu penyerapan tenaga kerja keluarga dan juga kondisi produktivitas tenaga kerja pada usaha ternak sapi perah di Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang akan dilaksanakan di Dusun Brau Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Dusun Brau sengaja dipilih menjadi lokasi penelitian dengan pertimbangan bahwa Desa Gunungsari merupakan salah satu desadengan jumlahpeternak rakyat terbanyak diantara dusun-dusun lainnya yaitu sebanyak 120 peternak. Penentuan ukuran sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dan dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 33 orang. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan peternak pada strata 2 (4,8 -6,5 ST) lebih produktif dibandingkan strata 1 (6,6 - 8,4 ST) dan strata 3 (8,5 - 10,30 ST). Peternak sapi perah adalah laki-laki yang berumur 20-59 tahun, pendidikan SLTP dengan pengalaman beternak 21-30 tahun dan berasal dari keluarga menengah (4-5 orang). Penyerapan waktu untuk pemeliharaan 1 satuan ternak sapi perah dibutuhkan 1 jam 31 menit, sebagian besar (79%) dilakukan oleh tenaga kerja keluarga pria dan sisanya (21%) dilakukan oleh tenaga kerja kelurga wanita. Produktivitas per hari 1 satuan ternak pada strata 2 dapat menghasilkan pendapatan Rp 26.783/hari, yang terdiri dari Rp 21.159/hari dihasilkan oleh tenaga kerja keluarga pria dan Rp 5.624/hari dihasilkan oleh tenaga kerja keluarga wanita. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa sebaiknya responden memaksimalkan suatu kegiatan di areal kandang kepada tenaga kerja wanita, agar dapat berkontribusi lebih banyak kepada tenaga kerja pria untuk lebih produktif.

English Abstract

Research was conducted in Brau Village, Bumiaji Sub District, Batu City. This study aimed to investigate (i) dairy farmer’s profile, (ii) employment absorption, and (iii) employment productivity the dairy farming. 33 farmers were chosen as respondents by Multistage Sampling Method and stratified into 3 strata including stratum 1 owning 6.6-8.4 Animal Unit (AU), n= 11., stratum 2 owning 4.8-6.5 AU, n= 6., and stratum 3 owning 8.5-10.30 AU, n= 16. Data were collected from 30 April 2019 to 3 June 2019. Primary data obtained by survey method and using structured quesionnarie. While secondary data was provided related institutions. Descriptive with economic formulation method was applied to analyse the data. Results showed that stratum 2 more productive than stratum 1 and stratum 3. This farm was represented by male farmers 20-59 years old with secondary school education and length experience (20-30 years) in raising dairy cattle and the come from medium family with member 4-5 people. Time absorption in rearing one animal unit was about one hour thirty one minutes which dominated by male family labour (72 minutes or 79%) and last time (19 minutes or 21%) come from female family labour. Daily dairy cattle productivity was about IDR 26,783/AU or, while it’s was for male family labour IDR 21,264/AU and female family labour IDR 5,624/AU. It can be suggested that female labour should have more participate on dairy farming activities.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FAPET/2019/673/052001688
Uncontrolled Keywords: investigate, contributed, length experience
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.2 Cattle and related animals > 636.21 Cattle for specific purposes
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 10 Aug 2020 07:54
Last Modified: 10 Aug 2020 07:54
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/179736
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item