Sintesis Patcoulenil Asetat dari Patcouli Alkohol menggunakan Asam Asetat Glasial melalui Pembentukan Patcoulena

Deshinta, Selena Bunga (2019) Sintesis Patcoulenil Asetat dari Patcouli Alkohol menggunakan Asam Asetat Glasial melalui Pembentukan Patcoulena. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Patcouli alkohol merupakan senyawa utama dalam minyak nilam yang banyak digunakan sebagai bahan fiksatif parfum. Senyawa turunan dari patcouli alkohol, misalnya patcoulenil alkohol, dapat dibuat dari patcouli alkohol melalui pembentukan patcoulena. Sintesis patcoulenil asetat dari patchouli alkohol dilakukan dengan dua metode dengan langkah percobaan dan katalis berbeda. Metode pertama (metode A) dilakukan dengan penambahan asam asetat glasial secara langsung dengan katalis zeolite dan variasi waktu selama 24, 36, dan 48 jam. Metode kedua (metode B) dilakukan dengan penambahan asam asetat glasial secara bertahap dengan katalis asam sulfat dan empat perlakuan waktu yang berbeda. Kedua metode dilakukan pada suhu ruang dengan sumber asetil asam asetat glasial dalam pelarut diklorometana dengan pengadukan. Data yang didapatkan dari metode A dengan waktu pengadukan selama 24 jam, 36 jam, dan 48 jam berturut-turut menunjukkan hasil %yield sebesar 6,07%; 0,74%, dan 1,36%. Sedangkan pada metode B dari perlakuan 1, 2, 3, dan 4 dihasilkan %yield berturut-turut sebesar 11,5%; 13,68%, 14,66%, dan 9,94%. Produk yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan GC-MS dan FTIR.

English Abstract

Patchouli alcohol is the main substance in patchouli oil which has been widely used for the fixative compound of the perfume. The derivative substance of patchouli alcohol, for instance patchoulenyl acetate, can be formed from patchouli alcohol through the forming of patchoulene. Synthesis of patchoulenyl acetate from patchouli alcohol was done through two different methods which was differed in steps and the catalyst used. The first method was done by adding glacial acetic acid in direct with zeolite catalyst in time variation of 24 hours, 36 hours, and 48 hours. The second method was done by adding glacial acetic acid in stages with sulphate acid and four different time treatment. Both methods were done in room temperature with glacial acetic acid in dichloromethane solvent as acetyl source through stirring. The %yield of the first stirring method with 24, 36, and 48 hours gave 6,07%; 0,74%, and 1,36% respectively. Whereas, in second stirring method provide 11,5%; 13,68%, 14,66%, dan 9,94% of product for treatment 1, 2, 3, and 4 respectively. The major product was identified as patchoulene for the first method and patchoulenyl acetate for the second one. Products obtained were characterize using GC-MS and FTIR.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/MIPA/2019/334/051911004
Uncontrolled Keywords: Esterifikasi, patchouli alkohol, patcoulena, asam asetat glasial, patcoulenil asetat, Esterification, patchouli alcohol, patchoulene, glacial acetic acid, patchoulenyl acetate
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 547 Organic chemistry > 547.03 Oxy and hydroxy compounds > 547.031 Alcohols
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 19 Jul 2020 08:28
Last Modified: 31 Jul 2020 07:07
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/179672
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item