Penilaian Persepsi Visual Pengunjung Terhadap Elemen Interior Koridor Pusat Perbelanjaan (Studi Kasus: Pakuwon Mall Surabaya)

Iswara, Windhy Frida (2019) Penilaian Persepsi Visual Pengunjung Terhadap Elemen Interior Koridor Pusat Perbelanjaan (Studi Kasus: Pakuwon Mall Surabaya). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pakuwon Mall yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya dibangun dengan konsep “one stop servicing all matters” atau menyediakan seluruh kebutuhan dalam satu tempat. Oleh karena itu, desain interior ruang dari Pakuwon Mall merupakan salah satu faktor pendukung tecapainya konsep tersebut. Dimana tujuannya agar pengunjung dapat melakukan aktivitas dalam memenuhi semua kebutuhannya dengan nyaman. Koridor sebagai “jembatan” bagi pengunjung menuju toko atau tujuan lainnya di dalam mal memiliki peran penting untuk menjaga kenyamanan dan ketertarikan pengunjung. Kenyamanan dapat dicapai melalui persepsi visual dimana persepsi ini dapat mempengaruhi perilaku. Sehingga terdapat keterkaitan antara interior koridor mal dan persepsi visual guna terciptanya kenyamanan. Yusita dkk (2012) telah melakukan penelitian terhadap fasilitas pintu masuk (entrance) dan sirkulasi baik vertikal maupun horizontal (koridor) beberapa mal di Surabaya yang dimana hasilnya adalah Pakuwon Mall Surabaya merupakan mal yang desain koridornya memenuhi semua universal interior parameter yang diadaptasi dari Building for Everyone: A Universal Design Approach, booklet 2-3 (www.universal designs.ie). Hal ini melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini guna mengetahui bagaimana penilaian persepsi visual pengunjung terhadap interior koridor Pakuwon Mall Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui persepsi pengunjung dan dianalisis dengan menggunakan mean score analysis. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner. Jenis kuesioner yang digunakan adalah kuesioner tertutup dimana responden dalam penelitian ini adalah pengunjung Pakuwon Mall menjawab sejumlah pertanyaan yang telah diberikan dengan pilihan jawaban yang telah tersedia. Karakteristik pengunjung Pakuwon Mall didominasi oleh pelajar/mahasiswa perempuan dengan rentang usia 16-25 tahun dan berdomisili dari luar Surabaya didapatkan dari hasil penelitian. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penilaian persepsi visual pengunjung terhadap koridor Pakuwon Mall adalah sangat baik untuk koridor titik A yang merupakan koridor menuju Grand Atrium dilihat dari mean score yang didapatkan terbesar dibandingkan kedua titik koridor lainnya. Untuk penelitian selanjutnya dapat dilakukan penelitian terhadap elemen arsitektural lain pada objek yang sama atau dapat juga dilakukan penelitian dengan topik sejenis pada obejek penelitian yang berbeda atau dapat juga dilakukan penelitian pada objek yang sama namun dengan metode yang berbeda

English Abstract

Pakuwon Mall which is the biggest shopping center in Surabaya was built with the concept of "one stop servicing all matters" or providing all the needs in one place. Therefore, the interior design of the room from Pakuwon Mall is one of the factors supporting the achievement of the concept. Where the goal is that visitors can carry out activities to meet all their needs comfortably. Corridors as a "bridge" for visitors to the store or other destinations within the mall have an important role to maintain the comfort and attraction of visitors. Comfort can be achieved through visual perception where this perception can influence behavior. So there is a link between the interior of the mall corridor and visual perception in order to create comfort. Yusita et al (2012) have conducted research on entrance and entrance facilities, both vertically and horizontally (corridors) of several malls in Surabaya, where the result is Pakuwon Mall Surabaya, a mall whose corridor design meets all universal interior parameters adapted from the Building for Everyone: A Universal Design Approach, booklet 2-3 (www.universal designs.ie). This is the background of this research in order to find out how the visitors' visual perception of the interior of the Pakuwon Mall Surabaya corridor. The method used in this study is a quantitative descriptive method to determine visitor perceptions and analyzed using mean score analysis. Data collection techniques used in this study were questionnaires. The type of questionnaire used was a closed questionnaire in which the respondents in this study were Pakuwon Mall visitors answered a number of questions that had been given with the available answer choices. Characteristics of visitors to the Pakuwon Mall are dominated by female students with an age range of 16-25 years and domiciled from outside Surabaya obtained from the results of the study. The results also showed that the assessment of visitors' visual perception of the Pakuwon Mall corridor was very good for the corridor spot A which is the corridor leading to the Grand Atrium seen from the mean score obtained the largest compared to the other two corridor spots. For further research can be carried out research on other architectural elements on the same object or can also be carried out research with similar topics on different research subjects or can also be carried out research on the same object but with different methods

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/1037/052000727
Uncontrolled Keywords: persepsi visual, elemen interior, koridor, pusat perbelanjaan, Pakuwon Mall, visual perception, interior elements, corridors, shopping centers, Pakuwon Mall
Subjects: 700 The Arts > 725 Public structures > 725.2 Commercial and communications buildings > 725.21 Retail trade buildings
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 08 Sep 2020 06:18
Last Modified: 25 Oct 2021 06:31
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/178800
[thumbnail of Windhy Frida Iswara (2).pdf]
Preview
Text
Windhy Frida Iswara (2).pdf

Download (5MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item