Ambivalensi Aduan Sapi Dalam Karya Seni Lukis

Moh, Jumliyanto (2019) Ambivalensi Aduan Sapi Dalam Karya Seni Lukis. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Budaya merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh banyak orang secara berulang. Beberapa daerah memiliki budaya yang unik, salah satunya pulau Madura dengan budaya aduan sapi. Aduan sapi adalah kompetisi saling seruduk antara dua sapi yang saling berhadapan. Sapi yang diadu biasanya sapi jantan yang beradu kekuatan hingga ada yang kalah, menyerah, dan lari ketakutan. Aduan Sapi memiliki makna yang sangat berarti bagi masyarakat Madura. Aduan sapi merupakan gambaran perjuangan hidup, usaha untuk meraih status yang lebih tinggi dan mempertahankan kehormatan pribadi. Sehingga tidak sulit untuk membayangkan sosok sapi jantan sebagai representasi dari orang atau masyarakat. Penulis memiliki ide mengenai aduan sapi yang sekarang talah mengalami pergeseran nilai. Hal ini menggugah penulis untuk merepresentasikan aduan sapi yang pada awalnya menjadi ritual yang sakral, saat ini budaya tersebut menjadi ajang kesenangan dan kelucuan bagi masyarakat. Penulis memiliki metode yang terdiri dari beberapa tahapan dalam terciptanya karya seni lukis yaitu tahap eksplorasi, perancangan, pewujudan, dan finishing. Proses yang dilakukan oleh penulis dalam mencari ide dan konsep karya yaitu dengan melihat rujukan yang bersumber dari buku-buku tentang aduan sapi dan seni, serta melihat aduan sapi secara langsung. Sumber visual pada karya penulis, selain dari internet, penulis mendapatkan referensi visual dari buku katalog seni rupa. Penulis juga terinspirasi oleh karya-karya seniman sebagai referensi baik dalam konsep maupun visual karya. Hasil akhir dari tahapan-tahapan yang sudah dilakukan penulis adalah terwujudnya 9 karya, dengan judul antara lain: Naluri Ingin Berkata, Innocent, Tidur Dengan Sapi, The Melting, Egosentris, Konflik Sekuler, Tentang Hikayat, Tentang Kejantanan, dan Kisah Tulang Berulang-ulang. Tema yang diangkat mengenai aduan sapi yang sudah mengalami pergeseran nilai. Penulis berharap karya lukis ini mampu memberikan inspirasi bagi masyarakat dan memberikan sudut pandang baru mengenai budaya aduan sapi, sekaligus sebagai bahan refleksi bagi masyarakat madura khususnya dalam menimbang kembali budaya-budaya yang tidak berpihak pada hewan dan semata-mata hanya mempertimbangkan kepentingan pribadi

English Abstract

Culture is an activity carried out by many people repeatedly. Some areas have unique cultures, one of them is Madura island with a culture of aduan sapi. Aduan sapi is a competition butting between two cows facing each other. The cows that are pitted are usually bulls who compete with strength until one loses, surrenders, and runs scared. Aduan sapi have a very meaningful meaning for the Madurese community. Aduan sapi is a picture of the struggle for life, an effort to achieve a higher status and maintain personal respect. So it is not difficult to imagine the figure of a bull as a representation of a person or society. The author has an idea about a aduan sapi that has now experienced a shift in value. This intrigued the writer to represent the aduan sapi which was originally a sacred ritual, now the culture is an arena of fun and humor for the community. The author has a method that consists of several stages in the creation of a painting work, namely the exploration, design, embodiment, and finishing stages. The process carried out by the author in finding ideas and concepts of work is to see references sourced from books on aduan sapi and art, as well as seeing aduan sapi directly. Visual sources on the writer's work, apart from the internet, the authors get visual references from art catalog books. The author is also inspired by the works of artists as a reference both in the concept and visual works. The final result of the stages that have been done by the author is the realization of 9 works, with titles including: Naluri Ingin Berkata, Innocent, Tidur Dengan Sapi, The Melting, Egosentris, Konflik Sekuler, Tentang Hikayat, Tentang Kejantanan, dan Kisah Tulang Berulang-ulang. The theme raised was about the aduan sapi that had experienced a shift in value. The author hopes this painting can inspire people and provide a new perspective on the culture of aduan sapi, as well as a material for reflection for the Madura community, especially in reconsidering cultures that are not in favor of animals and merely consider personal interests

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIB/2019/413/052000185
Uncontrolled Keywords: Ambivalensi, Aduan Sapi, Budaya, Seni Lukis. - Ambivalence, Aduan Sapi, Culture, Painting.
Subjects: 700 The Arts > 700 The arts
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Seni Rupa Murni
Depositing User: Agus Wicaksono
Date Deposited: 18 Nov 2020 10:18
Last Modified: 18 Nov 2020 10:18
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/178207
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item