Perjanjian Tertutup Sebagai Penutupan Akses Nasabah Dan Perusahaan Asuransi Atas Pemilihan Asuransi Secara Sepihak Oleh Bank (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 703/Pdt.Sus-Kppu/2015)

Anggraeni, Riza (2019) Perjanjian Tertutup Sebagai Penutupan Akses Nasabah Dan Perusahaan Asuransi Atas Pemilihan Asuransi Secara Sepihak Oleh Bank (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 703/Pdt.Sus-Kppu/2015). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penulisan tesis ini membahas mengenai dasar pertimbangan hakim atas Putusan Mahkamah Agung nomor 703/Pdt.Sus-KPPU/2015 dengan dugaan adanya perjanjian tertutup dan persaingan usaha tidak sehat. Perjanjian tertutup yang dimaksud termuat dalam Pasal 15 Ayat (2) dan persaingan usaha tidak sehat termuat dalam Pasal 19 huruf a. Awal mula dari kasus tersebut adanya laporan kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha mengenai adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Bank Rakyat Indonesia dengan PT. Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera, PT. Heksa Eka Life Insurance. Putusan hakim menyebutkan bahwa perjanjian yang dilakukan merupakan suatu Bancassurance yang mana terdapat perjanjian menawarkan produk masing-masing. Tetapi dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menciderai keadilan bagi pihak lain yakni nasabah PT. Bank Rakyat Indonesia dan Perusahaan Asuransi lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dasar pertimbangan hakim memutus Bancassurance atas Bank Rakyat Indonesia , PT Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera, dan PT Heksa sebagai perjanjian tertutup dalam perkara Nomor 703/Pdt.Sus-KPPU/2015 serta akibat hukumnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis Normatif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Undang-Undang dan Pendekatan kasus. Hasil pembahasan adalah bahwa dasar putusan hakim memutus Bancassurance tidak melihat dari peraturan perundang-undangan lain sebagai pelaksana yakni Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) nomor 13/35/DPNP tanggal 23 Desember 2010 dengan isi bahwa nasabah berhak memilih 1 asuransi serta mengesampingkan sisi keadilan akibat adanya perjanjian tersebut yakni tidak terpenuhinya hak dari nasabah untuk memilih produk asuransi dan tertutupnya akses bagi pelaku usaha lain dalam bidang asuransi untuk dapat menawarkan satu atau dua produk dikarenakan PT. Bank Rakyat Indonesia hanya melakukan perjanjian dengan satu produk dan adanya pemilihak sepihak yang dilakukan bank bagi nasabah KPR PT. Bank Rakyat Indonesia

English Abstract

This journal discusses the basic consideration of the judge of Supreme Court Verdict number 703 / Pdt.Sus-KPPU / 2015 with allegations of closed agreements and unfair business competition. The closed agreement referred to Article 15 Paragraph 2 and unfair business arrangements referred to Article 19 letter a. The beginning of the case was a report to Business Competition Supervisory Commission regarding to alleged violation committed by PT. Bank Rakyat Indonesia with PT. Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera, PT. Hexa Eka Life Insurance. The judge's verdict stated that the agreement made by PT. Bank Rakyat Indonesia with PT. Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera, PT. EKa Hexa Life Insurance is a Bancassurance where there is an agreement to offer each product of the stakeholders. However, the basic consideration of judges in make a decision in cases is not in line with the applicable laws and regulations and is unfair for other parties, in this case are the customers of PT. Bank Rakyat Indonesia and other insurance companies. The purpose of this study is to find out and analyze the basis of the judges' decision to decide on Bancassurance for Bank Rakyat Indonesia, PT Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera, and PT Heksa as closed agreements in case Number 703 / Pdt.Sus-KPPU / 2015 and their legal consequences. The research method used in this research is juridical normative with the approach to law and case approach. The result of this discussion is the basis of the judge's decision to decide on Bancassurance does not refer to other laws and regulations as executor, namely Circular Letter from Bank Indonesia (SEBI) number 13/35 / DPNP dated 23 December 2010 with the content that the customer has the right to choose 1 (one) from 3 (three) choices of insurance products, as well as putting aside the justice due to the existence of the agreement, or in this case is the failure to fulfill the right of the customer to choose insurance products and the closed access for other business stakeholders in the insurance sector to be able to offer products because PT. Bank Rakyat Indonesia only made agreements with one product and the existence of unilateral voters carried out by banks for KPR customers of PT Bank Rakyat Indonesia

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/368/ANG/p/2019/041904244
Uncontrolled Keywords: INSURANCE, BANK
Subjects: 300 Social sciences > 368 Insurance
Divisions: S2/S3 > Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 10 Jan 2020 01:21
Last Modified: 21 Oct 2021 03:59
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177732
[thumbnail of Riza Anggraeni (2).pdf]
Preview
Text
Riza Anggraeni (2).pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item