Pengaruh Pemberian Ekstender Sari Buah Yang Berbeda Terhadap Kualitas Sperma Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Strain Punten Pada Proses Preservasi

Febrianto, Dhehan (2019) Pengaruh Pemberian Ekstender Sari Buah Yang Berbeda Terhadap Kualitas Sperma Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Strain Punten Pada Proses Preservasi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Dalam suatu sistem budidaya, salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha adalah tersedianya benih yang tepat dalam jumlah, mutu, waktu dan tempat yang mudah dijangkau serta dengan harga yang murah. Ikan Mas (Cyprinus carpio L) sebagai ikan konsumsi, merupakan salah satu komoditas sektor perikanan air tawar yang terus berkembang pesat. Ikan Mas banyak diminati konsumen karena rasa dagingnya yang enak dan gurih serta memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Usaha peningkatan produksi dan kualitas benih ikan mas perlu dikembangkan terus-menerus dikarenakan hambatan yang terjadi saat pemijahan ikan mas secara alami yang hanya terjadi setahun sekali, telur dan semen tidak tersedia sepanjang tahun karena termasuk ikan petelur musiman, gonad jantan dan betina ikan mas tidak matang pada waktu yang sama, selain itu motilitas dan viabilitas spermatozoa akan terus menurun setelah dikeluarkan dari tubuh ikan. Salah satu cara yang bisa menyediakan ikan mas sepanjang tahun yaitu melalui penyimpanan spermatozoa induk jantan. Penyimpanan sperma dapat dilakukan dengan menggunakan ekstender sari buah dan kemudian menyimpan sperma pada suhu rendah dalam beberapa hari. Penelitian ini akan dilaksanakan di Instalasi Budidaya Air Tawar Punten, Batu, Jawa Timur pada bulan Februari 2019 - Mei 2019. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen menggunakan RAL dengan 5 perlakuan serta masingmasing perlakuan 3 kali ulangan. Perlakuan konsentrasi penambahan sari buah yang berbeda dalam penelitian ini adalah perlakuan kontrol tanpa penambahan sari buah, perlakuan A yaitu 1 ml sari kurma dengan 99 ml ringer laktat, perlakuan B yaitu 1 ml sari buah tin dengan 99 ml ringer laktat, perlakuan C yaitu 1 ml sari buah zaitun dengan 99 ml ringer laktat, perlakuan D yaitu 1 ml sari buah apel hijau dengan 99 ml ringer laktat, dan perlakuan E yaitu 1 ml sari buah kelapa 99 ml ringer laktat. Parameter utama yang diukur adalah motilitas, viabilitas, dan fertilitas. Selain itu terdapat parameter penunjang yang diukur berupa kualitas air yang meliputi suhu, dan kandungan oksigen terlarut (DO). Pemberian sari buah kurma 1 ml, ringer laktat 99 ml (perlakuan E) menghasilkan nilai motilitas, viabilitas, fertilisasi dan daya tetas tertinggi dalam proses preservasi sperma dengan persentase masing-masing 76,21%, 80,75%, 78% dan 71,33%. Perlakuan E, D, dan A memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan perlakuan B, C dan K. Pengaruh perlakuan B memberikan dampak terkecil pada usaha mempertahankan kualitas sperma selama preservasi. Perlakuan K, A, B,C ,D, dan E, semuanya cenderung memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata dengan perlakuan terbaik adalah perlakuan E. Pada pengukuran kualitas air 2 mingu selama penelitian didapatkan suhu berkisar 16° - 29° C, pH sebesar 7,2 – 8,3, dan oksigen terlarut berkisar antara 5,9 – 7,3 ppm.

English Abstract

-

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/818/051911066
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.37 Culture of amphibians and specific kinds of fishes > 639.374 82 Culture of specific kinds of fishes (Cyprinidae (Carp family))
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 13 Nov 2020 09:46
Last Modified: 21 Oct 2021 00:24
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177447
[thumbnail of DHEHAN FEBRIANTO (2).pdf]
Preview
Text
DHEHAN FEBRIANTO (2).pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item