Muhasabah: Alternatif Pengukuran Kinerja Sebagai Bentuk Antitesis Balanced Scorecard

Nurindrasari, Diana (2018) Muhasabah: Alternatif Pengukuran Kinerja Sebagai Bentuk Antitesis Balanced Scorecard. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekontruksi balanced scorecard berbasis nilainilai gerakan salat. Penelitian ini merupakan pengkajian konseptual yang menggunakan nilai-nilai gerakan salat sebagai dasar kontruksi yang didapatkan dari Al Quran dan refleksi peneliti. Gerakan salat yang digunakan adalah qiyam (berdiri), rukuk, sujud, duduk dan salam, serta tuma’ninah dan khusyuk. Penelitian diawali dengan rekontruksi manusia homo economicus yang dirombak menjadi manusia ulil albab yang didasarkan pada penemuan mengenai sifat-sifat dan karakteristik manusia yaitu khalifatullah fil ard dan abdullah, kefanaan, ketundukan, penyebar kesejahteraan, dan tawaduk. Selanjutnya, kontruksi dilakukan pada tujuan balanced scorecard menggunakan nilai-nilai gerakan salat yang mana menghasilkan tujuan baru yaitu amanah, kemanunggalan, ibadah, kesejahteraan, dan peniadaan ego. Asumsi manusia ulil albab dan tujuan tersebut disintesiskan menjadi nilai-nilai yang baru untuk pembentukan alternatif pengukuran kinerja. Nilai-nilai tersebut adalah ketundukan, kemanunggalan, keikhlasan, dan kesejahteraan. Keempat nilai tersebut menjadi pondasi baru untuk pengukuran kinerja yang berketauhidan, yaitu muhasabah.

English Abstract

This study aims to reconstruct balanced scorecard using the values of salat movement, position, and manner; they are qiyam (standing), ruku (bowing), sujud (prostrating), jalsa (sitting), and salam as well as tuma’ninah (being tranquil) and khushu (concentrating). This study constructs homo economicus into ulil albab being based on the findings on the nature and characteristics of human; they are khalifatullah fil ard and abdullah, mortal, submissive, spreading welfare, and tawadhu’ (humble). Futher, the construction was conducted on the purpose of balanced scorecard using the values of salat movement, postion, and manner, which later produces new objectives of performance measure; they are trustworthiness, oneness, ibadah, prosperity, and negation of ego. The assumption and the objectives of ulil albab being are synthesized into new values for the establishment of alternative performance measure. The values are submissiveness, oneness, sincerity, and prosperity, which become the new foundation for tauhid-based performance measurement, which is muhasabah.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/297.382 2/NUR/m/2018/041901116
Uncontrolled Keywords: PRAYER - ISLAM
Subjects: 200 Religion > 297 Islam, Babism, Bahai Faith > 297.3 Islamic worship > 297.38 Rites, ceremonies, prayer, meditation > 297.382 Prayer and meditation > 297.382 2 Salat (Prayer five times daily)
Divisions: S2/S3 > Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 06 Dec 2019 07:01
Last Modified: 06 Dec 2019 07:01
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/176579
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item