Material Dan Konstruksi Pada Gudang Pemeraman Tembakau Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara

Budhyantoro, Adhitama Bherlyan (2019) Material Dan Konstruksi Pada Gudang Pemeraman Tembakau Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Indonesia sejak dahulu merupakan negara penghasil tembakau. Daerah penghasil tembakau di Indonesia terdapat di beberapa tempat, salah satunya berada di Sumatera Utara. Hal itulah yang membuat Belanda membuat sebuah gudang pemeraman tembakau di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Gudang pemeraman tembakau sendiri berada di sebuah komplek gudang tembakau di Klambir V yang terdiri dari gudang pemeraman tembakau, gudang siram tembakau, gudang jemur, barak untuk karyawan, gudang mesin, dan kantor kepala gudang. Luas komplek gudang tembakau tersebut sebesar 3.976 m2. Pada penelitian kali ini difokuskan kepada gudang pemeraman tembakau karena merupakan bangunan paling besar di komplek tersebut dan juga bangunan memiliki kerusakan paling minim dan masih bisa dikaji maupun diteliti daripada bangunan yang lainnya. Gudang pemeraman tembakau tersebut berada di lingkungan penduduk Melayu, sehingga material hingga konstruksi yang digunakan pada beberapa titik memiliki kemiripan dengan rumah adat Melayu yang berada di kawasan tersebut. Penelitian ini merujuk pada jenis material dan jenis sambungan konstruksi yang berada pada gudang pemeraman tembakau Deli mulai dari kaki, badan, dan kepala bangunan gudang dan membuat persamaan antara rumah adat Melayu dengan gudang tersebut.

English Abstract

Indonesia has always been a tobacco producing country from a long time ago. Tobacco producing areas in Indonesia are found in several places, one of several places is located in North Sumatera. That’s what made the Dutch colonial created a tobacco curing warehouse located in Deli Serdang Regency, North Sumatera. The tobacco curing warehouse is located in a tobacco warehouse complex in Klambir V which consists of a tobacco storage warehouse, a tobacco sprinkling warehouse, a drying warehouse, a barrack for employees, a machine warehouse, and a warehouse head’s office. The area of the tobacco warehouse complex is 3.976 m2. In this study, the fokus is on the tobacco curing warehouse because it is the largest building in the complex and also the building has the minimum damage and can still be studied and examined than other buildings. The tobacco curing warehouse is located in the Malay environment, so that the materials and construction that used in the warehouse in several points have similarities with the traditional Malay houses in the area. This research refers to the type of material and the type of construction joint in the Deli tobacco curing warehouse starting form the feet, the body, and the head of the warehouse building and making similarities between the Malay traditional house and the warehouse.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/865/051910644
Uncontrolled Keywords: Gudang, Konstruksi, Material, Melayu, warehouse, construction, material, Malay
Subjects: 700 The Arts > 725 Public structures > 725.3 Transportation , storage, agricultural buildings > 725.35 Warehouses
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 24 Aug 2020 07:33
Last Modified: 22 Mar 2022 07:23
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/176525
[thumbnail of Adhitama Bherlyan Budhyantoro.pdf]
Preview
Text
Adhitama Bherlyan Budhyantoro.pdf

Download (9MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item