Perbedaan Sweating Rate Dan Volume Kelenjar Keringat Pada Sapi Jantan Peranakan Ongole (Po) Dan Limpo

Maryani, Sri (2019) Perbedaan Sweating Rate Dan Volume Kelenjar Keringat Pada Sapi Jantan Peranakan Ongole (Po) Dan Limpo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ketahanan ternak terhadap kondisi panas di Indonesia dapat digunakan untuk menentukan tingkat kenyamanan ternak pada daerah tertentu. Sweating rate (Laju Perkeringatan ) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengukur respon ternak terhadap perubahan kondisi lingkungan sehingga akan diketahui kondisi fisioligis ternak. Kelenjar keringat adalah bagian integumen yang menghasilkan cairan keringat sebagai hasil metabolisme tubuh untuk menyeimbangkan suhu tubuh dengan lingkungan. Bentuk kelenjar keringat yang lebih berkantung (baggy) dengan yang lebih ramping akan mengasilkan jumlah keringat yang berbeda. Kelenjar keringat akan menunjukkan seberapa banyak volume keringat yang dihasilkan oleh seekor ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis sapi peranakan terhadap sweating rate dan volume kelenjar keringat dan mengidentifikasi kemampuanviii ternak beradaptasi berdasarkan sweating rate dan volume kelenjar keringat. Penelitian dilakukan di PD.RPH Gadang, Kota Malang sebagai tempat pengambilan data dan di Laboratorium Biosains Universitas Brawijaya untuk analisis anatomi mikroskopi kelenjar keringat. Pelaksanaan penelitian dimulai tanggal 23 Juni sampai 18 Desember 2018 dengan metode studi kasus dan pengamatan mikroskopis. Pengamatan sweating rate (laju perkeringatan) dan pengambilan sampel kulit dilakukan pada 10 ekor sapi, yaitu 5 ekor (jantan) PO dan 5 ekor Limpo (jantan). Variabel pengamatan berupa, sweating rate dengan mengamati waktu perubahan CCD (Cobalt Chloride Disc) dari warna biru berubah ke warna semula (merah muda) dan volume kelenjar keringat dari masing–masing kulit sapi menggunakan puncher sebagai alat bantu dan disimpan dengan formalin 10% selama 21 hari kemudian dijadikan preparat dengan metode HE (Hematoxylin-Eosin). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji student-t (uji t) tidak berpasangan. Berdasarkan hasil analisa statistik didapatkan bahwa sapi Limpo memiliki sweating rate lebih tinggi dari sapi PO dengan perbedaan sangat nyata (P<0,01). Hal itu ditunjukkan dengan hasil sweating rate sebesar 116,76 ± 1,97 g/m2/h pada sapi Limpo dan sapi PO 90.64 ± 4,89 g/m2/h. Volume kelenjar keringat sapi PO (4845,19 ±2743,615 µm3 xix 10⁻⁶) lebih tinggi (P0,05) daripada sapi Limpo (1545,38±526,705 µm3 x 10⁻⁶). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sapi Limpo memiliki tingkat pelepasan panas tubuh yang lebih tinggi dibandingkan sapi PO, dilihat dari nilai sweating rate di tempat penelitian. Sapi PO memiliki ukuran volume kelenjar keringat yang lebih tinggi dari sapi Limpo. Sehingga memberikan hasil yang berbeda pada nilai sweating rate dan volume kelenjar keringat. Oleh karena itu, disarankan pengambilan data sweating rate dilakukan pada kondisi ternak yang sama hal ini untuk meningkatkan tingkat ke akuratan data yang diperoleh. Selain itu, menggunakan lebih banyak ternak dalam penelitian untuk meningkatkan keakuratan data.

English Abstract

The aims of the research were to compare adaptations in PO and Limpo bulls based on sweating rates and anatomy of sweat glands. This research was conducted at Slaughter House Gadang Malang city and in the Biosains laboratory of University of Brawijaya. The research was done by using study case method and microscopic observation on 10 head of bulls, consist of five Ongole Crossbred and Limousine Crossbred (Limpo). Data was analyzed using unpaired student ttest. The results showed that sweating rate Limpo (116.76 ±1.97 g/m²/h) higher (P<0.01) than Ongole Crossbred (90.64±4.89 g/m²/h). It was also found that the sweat gland volume Ongole Crossbred (4845.19 ±2743.615 µm3 x 10⁻⁶) higher (P<0.05) than Limpo (1545.38±526.705 µm3 x 10⁻⁶).

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FAPET/2019/128/051909894
Uncontrolled Keywords: Evaporation, Microscopic Anatomy, Cattle
Subjects:
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 02 Oct 2020 02:04
Last Modified: 24 Oct 2021 09:34
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/176382
[thumbnail of Sri Maryani (2).pdf] Text
Sri Maryani (2).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (21kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (9kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (3kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_small] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (1kB)

Actions (login required)

View Item View Item