Karakteristik Performans Berdasarkan Variasi Warna Bulu Ayam Jawa Super Umur 6 – 8 Minggu

Alfikri, Muh. Fajar (2019) Karakteristik Performans Berdasarkan Variasi Warna Bulu Ayam Jawa Super Umur 6 – 8 Minggu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Peternakan merupakan sub-sektor pertanian yang berperan penting dalam penyediaan protein hewani. Masyarakat semakin menyadari akan pentingnya protein hewani dalam memenuhi kebutuhan gizi. Sumber protein hewani yang memiliki nilai gizi tinggi adalah telur dan daging. Kebutuhan masyarakat akan telur dan daging yang semakin meningkat, menuntut dunia peternakan, khususnya bidang perunggasan untuk menghasilkan produk dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi. Daging ayam merupakan salah satu konsumsi masyarakat yang cukup tinggi permintaannya. Salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi protein selain dari ayam broiler, yakni dengan mengembangkan sumber daya ternak lokal melalui persilangan. Salah satu hasil persilangan yang banyak dikembangkan saat ini adalah persilangan antara ayam kampung jantan unggul dengan betina ras petelur yang disebut dengan ayam Jawa Super. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui performans ayam jawa super yang meliputi: konsumsi pakan, PBB, konversi pakan, dan bobot panen berdasarkan warna bulu. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah ayam jawa super sebanyak 200 ekor. Model kandang yang digunakan adalah kandang baterai. Penelitian ini menggunakan metode percobaan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi konsumsi pakan, bobot badan minggu ke 6, 7 dan 8, bobot panen, dan konversi pakan. Data hasil penelitian dianalisa dengan analisis variansi (ANOVA) berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola satu arah. Apabila hasil analisis berbeda, maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi warna bulu tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) pada konsumsi pakan, tetapi memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) pada bobot badan umur 6, 7 dan 8 minggu, dan konversi pakan. Nilai rata-rata konsumsi pakan ayam warna bulu cokelat pada umur 6,7 dan 8 minggu berturut-turut yaitu 422,90 ± 16,37 g/ekor/minggu, 459,23 ± 18,66 g/ekor/minggu, dan 478,20 ± 31,60 g/ekor/minggu. Sedangkan warna bulu hitam yaitu 430,65 ± 17,53 g/ekor/minggu, 463,65 ± 19,71 g/ekor/minggu, 479,95 ± 23,46 g/ekor/minggu. Rataan konsumsi pakan tertinggi terdapat pada ayam warna bulu putih yaitu umur 6 minggu 432,31 ± 19,43 g/ekor, 7 minggu, 466,67 ± 22,69 g/ekor, dan 8 minggu, 490,56 ± 18,29 g/ekor. Nilai rataan bobot badan umur 6, 7 dan 8 minggu ayam warna bulu cokelat yaitu sebesar 429,43 ± 51,02 g/ekor, 547,00 ± 56,50 g/ekor, 689,16 ± 68,20 g/ekor. Sedangkan warna bulu hitam sebesar 433,27 ± 41,35 g/ekor, 550,77 ± 50,58 g/ekor, dan 694,00 ± 52,86 g/ekor. Nilai rataan tertinggi bobot badan mingguan ke 6, 7 dan 8 terdapat pada ayam warna bulu putih, yaitu berturut-turut sebesar 466,14 ± 57,16 g/ekor, 596,52 ± 58,11 g/ekor dan 757,14 ± 60,79 g/ekor. Konversi pakan ayam warna bulu cokelat umur 6,7 dan 8 minggu memiliki nilai rataan sebesar 4,12 ± 1,38, 3,82 ± 1,07, 3,58 ± 1,24. Sedangkan konversi pakan warna bulu hitam yaitu sebesar 3,60 ± 0,63, 4,22 ± 1,54, 3,50 ± 0,99. Nilai rataan konversi pakan yang paling rendah, terdapat pada ayam warna bulu putih yaituv pada umur 6 minggu 3,60 ± 0,56, pada umur 7 minggu 3,67 ± 0,61, dan pada umur 8 minggu 3,10 ± 0,41. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ayam warna bulu putih mempunyai performans yang lebih baik dalam hal bobot badan mingguan, konversi pakan, dan bobot panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayam warna bulu cokelat dan hitam. Saran dari penelitian ini adalah, diharapkan ada program persilangan dan seleksi lebih lanjut antar warna bulu ayam jawa super untuk menghasilkan warna bulu yang seragam dengan performa yang optimal.

English Abstract

The purpose of the research was to determine the effect of feather color variations on feed consumption, body weight, feed conversion ratio in Super Java chicken. Method used was experiment and sample were taken purposively. Three feather colour, white, brown, and black were used as treatment. The data was analysed using analysis of variance (ANOVA), one-way Completely Randomized Design (CRD), followed by the least Significant Difference Test (LSD). Variable measeured were body weight, feed conversion ratio (FCR), feed consumption. The results of the research showed that feather color variations did not significantly effect (P> 0.05) on feed consumption, but gave a high significant effect (P <0.01) on feed conversion ratio ( FCR), and body weight. The highest feed consumption were found in white feathers color, which were 432.31 ± 19.43 g, 466.67 ± 22.69 g, and 490.56 ± 18.29 g, for 6, 7 and 8 weeks of ages. The highest mean of body weights at 6, 7 and 8 of age were found in white feather chickens, which were respectively 466.14 ± 57.16 g, 596.52 ± 58.11 g, and 757.14 ± 60.79 g. The lowest average feed conversion ratio value for 6,7 and 8 weeks were found in white feather chickens which were 3.60 ± 0.56, 3.67 ± 0.61, 3.10 ± 0.41. Based on the results of the research, it can be concluded that the white feather color showed the highest performance in body weight, feed conversion, and final body weight.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FAPET/2019/234/051910000
Uncontrolled Keywords: body weight, feed consumption, feed conversion ratio
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.5 Chickens and other kinds of domestic birds > 636.508 2 Chickens and other kinds of domestic birds (Breeding) > 636.508 21 Chickens and other kinds of domestic birds (Genetics)
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 21 Sep 2020 07:31
Last Modified: 24 Oct 2021 10:55
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/176231
[thumbnail of Muh. Fajar Alfikri (2).pdf]
Preview
Text
Muh. Fajar Alfikri (2).pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item