Pengaruh Penggunaan Aspirin Jangka Panjang Terhadap Kadar Serum Kreatinin dan BUN Pada Pasien PJK di RSI Unisma Malang.

Hidayanti, Puji Astuti Nur (2019) Pengaruh Penggunaan Aspirin Jangka Panjang Terhadap Kadar Serum Kreatinin dan BUN Pada Pasien PJK di RSI Unisma Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Aspirin dosis rendah (75-325 mg/hari) merupakan terapi yang direkomendasikan untuk pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) sebagai antiagregasi platelet. Berdasarkan panduan terapi, aspirin dosis rendah diberikan seumur hidup pada pasien PJK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan aspirin jangka panjang terhadap fungsi ginjal yang diukur dengan adanya perubahan kadar kreatinin serum dan BUN pada pasien PJK di Rumah sakit Islam UNISMA kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa observasional secara prospective pada 37 pasien PJK tanpa riwayat penyakit ginjal, yang menggunakan aspirin dosis 80 mg/hari. Setiap pasien dilakukan pengukuran kadar kreatinin serum dan BUN pada bulan ke-1 dan bulan ke-3 dimulainya penelitian, hasil penelitian akan diolah menggunakan uji statistik dengan aplikasi SPSS versi 20. Berdasarkan hasil penelitian, perbedaan rerata kadar kreatinin serum bulan ke-1 dan bulan ke-3 sebesar 0,002 mg/dL, perbedaan rerata kadar BUN bulan ke-1 dan ke-3sebesar 1,60 mg/dL. Hasil uji t berpasangan menunjukan bahwa terdapat perbedaan rerata yang tidak signifikan pada kreatinin serum dan BUN bulan ke-1 dan bulan ke-3 (p > 0,05). Hasil Uji One Way ANOVA menunjukan pengaruh dari durasi penggunaan aspirin terhadap penurunan fungsi ginjal tidak signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan aspirin dosis rendah (80 mg/hari) dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan penurunan fungsi ginjal walaupun secara statistik tidak signifikan.

English Abstract

Low-dose aspirin (75-325 mg/day) is a therapeutic recommendation for coronary heart disease (CHD) as a platelet anti-aggregation. Based on therapeutic guidelines, low-dose aspirin is given to patients with CHD daily for a lifetime. This study aimed to determine the effect of long-term aspirin use on renal function as measured by serum creatinine and BUN levels of CHD patients at UNISMA Islamic Hospital, Malang. The researcher conducted a prospective observational analysis in 37 CHD patients on aspirin treatment (80 mg/day) without a history of renal disease. Serum creatinine and BUN levels of each patient were measured on the 1st and 3rd month. Data were analyzed statistically by SPSS 20. The results showed that the difference of mean monthly serum creatinine between 1st and 3rd month is 0.002 mg / dL, the difference of mean BUN levels between 1st and 3rd month is 1.60 mg / dL. The results of paired t-test showed there was negative statistical significance for the difference of mean serum creatinine and BUN levels between 1st month and 3rd month (p> 0.05). In the One Way ANOVA-test showed the effect from duration of aspirin usage toward renal function was statistically insignificant. In conclusion, the use of low-dose aspirin (80 mg /day) for a long term may have potential to decrease renal function, although p-value did not show any statistical significance.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2019/366/051909509
Uncontrolled Keywords: Aspirin, BUN, Kreatinin, Jangka Panjang, Penyakit Jantung Koroner, BUN, Coronary Heart Disease, Low-Dose Aspirin, Serum Creatinine, Renal Disease.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.1 Diseases of cardiovascular system > 616.12 Diseases of heart > 616.123 Coronary diseases (Ischemic heart diseases) > 616.123 023 1 Coronary heart disease--Nursing
Divisions: Fakultas Kedokteran > Farmasi
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 26 Aug 2020 04:29
Last Modified: 25 Oct 2021 03:39
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/175454
[thumbnail of Puji Astuti Nur Hidayanti.pdf]
Preview
Text
Puji Astuti Nur Hidayanti.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item