Perspectivization in Al Jazeera English and The Guardian Online News Articles about the Phenomenon of Church Bombers Family in Surabaya

Putri, Winda Meidiana (2019) Perspectivization in Al Jazeera English and The Guardian Online News Articles about the Phenomenon of Church Bombers Family in Surabaya. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Suatu berita sangat mungkin diproduksi dalam berbagai cara dan teknik karena pengaruh ideologi media. Ideologi berfungsi sebagai latar belakang produksi berita yang dibuat dalam mode terselubung untuk membentuk persepsi pembaca. Salah satu cara untuk menyibak ideologi yang ada dalam berita adalah dengan menggunakan teori Perspektivisasi yang dikemukakan oleh Renkema (2004). Perspektif diwujudkan melalui tiga pendekatan, yaitu vision, focalization, dan empathy. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perspektif media melalui vision, focalization, dan empathy yang direalisasi oleh Al Jazeera English dan The Guardian melalui artikel berita daring mereka mengenai fenomena keluarga pelaku bom gereja di Surabaya. Sumber data penelitian ini adalah dua artikel berita mendalam daring mengenai cerita belakang keluarga pelaku bom yang masing-masing dipublikasikan oleh Al Jazeera English dan The Guardian. Sedangkan datanya adalah kalimat yang mengindikasikan perspektif yang muncul dalam kedua artikel. Pendekatan kualitatif dan metode Analisis Wacana Kritis diterapkan untuk menganalisis data. Berdasarkan 27 total data yang ditemukan, Al Jazeera English dan The Guardian berada di sisi yang sama, yaitu kontra terhadap fenomena keluarga pelaku bom gereja di Surabaya. Namun, teknik produksi berita mereka bersebrangan. Mereka cenderung menggunakan pilihan leksikal yang kurang langsung yang menunjukkan perilaku positif dalam membingkai fenomena ini dan topik lain yang terkait. Tulisannya didominasi oleh external focalizers yang berarti mereka mencoba objektif dengan memposisikan diri sebagai pengamat eksternal. Hal ini terjadi karena ideologinya yang dikenal sebagai Liberalisme Progresif dengan perspektif Arab-sentris. Sementara itu, The Guardian menunjukkan sikap negatif. Mereka tampak lebih eksplisit ketika melaporkan tentang fenomena dan topik terkait lainnya. Juga, The Guardian banyak menggunakan character-bound focalizers yang berarti mereka mencoba membenarkan perspektifnya dengan melibatkan lebih banyak informan selama proses produksi berita. Hal ini dikarenakan The Guardian menganut Liberalisme Eurosentris. Untuk memperkaya studi perspektif media tentang terorisme, disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menerapkan pendekatan berbasis Korpus untuk mengetahui prosodi semantik dan konotasi dari kata-kata yang muncul dalam wacana berita.

English Abstract

News is highly possible to be produced in different ways and techniques due to the influence of media’s ideology. Ideology is served as the background of news production that it is made in disguised mode in order to shape the reader’s perception. One of the tools to reveal ideology in news is the theory of Perspectivization proposed by Renkema (2004). Perspectives are realized through three approaches: vision, focalization, and empathy. This study aims to scrutinize the media’s perspectives using vision, focalization, and empathy realized by Al Jazeera English and The Guardian through their online news articles which report on the phenomenon of church bombers family in Surabaya. The data sources of this study are two online in-depth news articles about the backstory of the family published by Al Jazeera English and The Guardian respectively. The data are the sentences indicating perspectives occurred in both articles. Qualitative approach and Critical Discourse Analysis method are applied to analyze the data. Based on the 27 data total found, it is discovered that Al Jazeera English and The Guardian generally take the same side as being contrary towards the phenomenon of church bombers family in Surabaya, yet their news production technique is contradictory. Al Jazeera English tends to use less direct lexical choice that it shows positive manners in framing the phenomenon. Its writing is dominated by external focalizers which means it tries to be objectives by positioning itself as an external observer. This happens due to its Progressive Liberalism ideology with Arab- or Middle-East-Centric perspectives. Meanwhile, The Guardian frequently shows negative attitudes that it appears to be more explicit when reporting about the phenomenon. Also, The Guardian mostly employs character-bound focalizers that it tries to justify its perspectives by involving more informants during the news production. It is because The Guardian adheres to Eurocentric Liberalism. In order to explore more about media’s perspectives and ideology on terrorism issue, it is suggested for future researchers to apply Corpus-Based approach to reveal the semantic prosody and connotations of words occur in a news discourse.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIB/2019/193/051908756
Uncontrolled Keywords: Perspektivisasi, Vision, Focalization, Empathy, Al Jazeera English, The Guardian, Fenomena Keluarga Pelaku Bom Gereja di Surabaya-Perspectivization, Vision, Focalization, Empathy, Al Jazeera English, The Guardian, Church Bombers Family in Surabaya.
Subjects: 400 Language > 401 Philosophy and theory; international languages > 401.9 Psychological principles, language acquisition, speech perception
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 11 Oct 2020 17:36
Last Modified: 06 Mar 2024 07:26
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/175038
[thumbnail of Winda Meidiana Putri.pdf] Text
Winda Meidiana Putri.pdf

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item