Pengaruh Marketing Mix dengan Konsep Sustainable Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Produk Sayur Organik di Daerah Sukun Malang

Lestari, Puji (2019) Pengaruh Marketing Mix dengan Konsep Sustainable Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Produk Sayur Organik di Daerah Sukun Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan saat ini semakin meningkat, dibuktikan dengan adanya kekhawatiran terjadinya bencana alam yang mengancam (Sururi, 2014). Salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan adalah dengan membeli produk ramah lingkungan. Produk yang dikonsumsi sangat berpengaruh bagi kesehatan, itulah sebabnya masyarakat mulai menerapkan gaya hidup sehat dengan perlahan mulai beralih pada konsumsi produk organik, salah satunya yaitu sayur organik. Menurut data statistik dari Pertanian Organik Indonesia (SPOI, 2017) yang telah diterbitkan oleh Aliansi Organik Indonesia (AOI) pada tahun 2017, diketahui luas total area pertanian organik di Indonesia tahun 2015 adalah 212.696,55 ha, sedangkan pada tahun 2016 meningkat menjadi 220.300,62 ha. Peningkatan luas area pertanian organik mengidentifikasikan bahwa permintaan produk organik yang meningkat pula. Meningkatnya permintaan akan sayur organik bisa menjadi peluang bisnis bagi perusahaan yang bergerak di bidang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari setiap variabel sustainable marketing terhadap keputusan pembelian konsumen sayur organik. Penelitian dilakukan pada salah satu perusahaan sayur organik di daerah Sukun Malang yaitu selama bulan Februari-April 2019. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis pengaruh variabel marketing mix dengan konsep sustainable marketing terhadap keputusan pembelian sayur organik. Penentuan responden menggunakan non probability sampling dengan cara accidental sampling. Alat analisis data yang digunakan sesuai dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variabel sustainable marketing yang meliputi customer solution, customer cost, convenience, communication dan co-relation terhadap pembelian sayur organik yaitu menggunakan SEM PLS. Berdasarkan hasil analisis variabel customer solution memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sayur organik. Hal ini dikarenakan nilai koefisien variabelnya sebesar 0,16 dan p-value sebesar 0,04. Mayoritas konsumen yang membeli sayur organik pada perusahaan sayur organik di daerah Sukun Malang adalah mereka yang berumur ≥ 45 tahun. Pada umur tersebut konsumen ingin lebih memperhatikan kesehatannya sehingga tertarik untuk membeli sayur organik. Selanjutnya variabel consumer cost (X2) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sayur organik. Variabel ini memiliki nilai koefisien variabel sebesar -0,23 dan p-value sebesar <0,01. Konsumen memutuskan untuk membeli produk pada perusahaan sayur organik di daerah Sukun Malang karena memiliki harga lebih murah dibandingkan dengan harga di Supermarket. Apabila produk pada perusahaan tersebut mengalami kenaikan harga maka konsumen akan memilih produk serupa di tempat lain yang memiliki harga lebih murah. Pada variabel convenience (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel keputusan pembelian dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,22 dan p-value <0,01. Perusahaan sayur organik di daerah Sukun Malang memiliki lokasi yang dijadikan sebagai tempat untuk budidaya sekaligus pemasaran. Konsumen juga dapat melihat secara leluasa tahap-tahap budidaya yang dilakukan untuk menghasilkan sayur organik. Variabel selanjutnya adalah communication (X4) menunjukkan bahwa nilai koefisien jalur sebesar 0,62 dan p-value sebesar <0,01. Kegiatan sosial yang dilakukan memberikan dampak positif yang sangat besar bagi masyarakat sekitar. Melalui kegiatan sosial tersebut masyarakat memperoleh banyak pengetahuan mengenai sayur organik. Variabel communication dikatakan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan. Terakhir variabel co-relation (X5) memiliki nilai koefisien jalur sebesar 0,01 dan p-value sebesar 0,44. Berdasarkan hasil analisis variabel co-relation tidak berpengaruh signifikan karena nilai p-value tidak memenuhi syarat <0,05. Mayoritas responden menyatakan bahwa mereka ingin sesekali membeli produk sayur organik, ada yang ingin sekedar mencoba, ada yang memang sengaja membeli karena mengetahui bahwa produk sayur organik yang dijual oleh perusahaan sayur organik di daerah Sukun Malang merupakan produk segar dan memiliki harga jual yang lebih murah jika dibandingkan dengan harga sayur organik di Supermarket.

English Abstract

Public awareness of the importance of environmental sustainability is currently increasing, as evidenced by fears of threatening natural disasters (Sururi, 2014). One effort that can be made by the community to preserve the environment is to buy environmentally friendly products. Products consumed are very influential for health, which is why people begin to adopt a healthy lifestyle by slowly starting to switch to the consumption of organic products, one of which is organic vegetables. According to statistical data from Indonesian Organic Agriculture (SPOI, 2017) which was published by the Indonesian Organic Alliance (AOI) in 2017, it is known that the total area of organic farming in Indonesia in 2015 was 212,696.55 ha, while in 2016 it increased to 220,300. 62 ha. An increase in the area of organic agriculture identifies that demand for organic products is increasing as well. The increasing demand for organic vegetables can be a business opportunity for companies engaged in this field. This study aims to determine how much influence from each variable of sustainable marketing on purchasing decisions of organic vegetable consumers. The study was conducted at one of the organic vegetable companies in the Sukun Malang area, namely during the months of February-April 2019. The method used in this study is descriptive quantitative. Quantitative analysis method is used to analyze the effect of marketing mix variables with the concept of sustainable marketing on the decision to purchase organic vegetables. Determination of respondents using non probability sampling by accidental sampling. The data analysis tool used is in accordance with the aim to determine the effect of the variables of sustainable marketing which includes customer solution, customer cost, convenience, communication and co-relation on the purchase of organic vegetables using PLS SEM. Based on the results of customer solution variable analysis has a positive and significant effect on the decision to purchase organic vegetables. This is because the value of the variable coefficient is 0.16 and the p-value is 0.04. The majority of consumers who buy organic vegetables in organic vegetable companies in the Sukun Malang area are those aged ≥ 45 years. At that age consumers want to pay more attention to their health so they are interested in buying organic vegetables. Furthermore, the consumer cost variable (X2) has a negative and significant influence on the decision to purchase organic vegetables. This variable has a variable coefficient value of -0.23 and p-value of <0.01. Consumers decide to buy products at organic vegetable companies in the Sukun Malang area because they have lower prices compared to prices at the Supermarket. If the product in the company experiences price increases, consumers will choose similar products in other places that have lower prices. On convenience variable (X3) has a positive and significant effect on purchasing decision variables with path coefficient values of 0.22 and p-value <0.01. Organic vegetable companies in the Sukun Malang area have locations that serve as a place for cultivation and marketing. Consumers can also freely see the stages of cultivation carried out to produce organic vegetables. The next variable is communication (X4) indicating that the path coefficient value is 0.62 and pvalue is <0.01. The social activities carried out have a very big positive impact on the surrounding community. Through these social activities the community gets a lot of knowledge about organic vegetables. Communication variables are said to have a positive and significant influence. Finally, the co-relation variable (X5) has a path coefficient value of 0.01 and p-value of 0.44. Based on the results of the analysis of co-relation variables there is no significant effect because the p-value value does not meet the requirements <0.05. The majority of respondents stated that they wanted to buy organic vegetables from time to time, some wanted to just try, some actually deliberately bought because they knew that organic vegetable products sold by organic vegetable companies in Sukun Malang were fresh products and had lower selling prices if compared to organic vegetable prices at the Supermarket.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2019/432/051907175
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.8 Managemet of marketing
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 10 Aug 2020 06:50
Last Modified: 22 Aug 2022 02:23
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/173907
[thumbnail of Puji Lestari.pdf] Text
Puji Lestari.pdf

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item