Penentuan Strategi Pemasaran Produk Kopi Banten Berdasarkan Pendekatan Bauran Pemasaran dan Porter’s Five Forces Model

Miranda, Dwi Ghina (2019) Penentuan Strategi Pemasaran Produk Kopi Banten Berdasarkan Pendekatan Bauran Pemasaran dan Porter’s Five Forces Model. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

UKM Kopi Banten merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri kuliner yang terletak di Serang, Banten. Produk dari UKM Kopi Banten adalah produk kopi yang biji kopinya berasal dari tanah Banten. Saat ini strategi pemasaran yang dilakukan oleh UKM Kopi Banten adalah menggunakan media cetak dengan menggunakan brosur dan media online menggunakan facebook. Namun strategi yang telah dilakukan oleh UKM masih kurang dalam hal menarik konsumen. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner ke beberapa provinsi di Indonesia yaitu Banten dan Jawa Barat sebanyak 63% responden belum mengetahui produk Kopi Banten. Produk Kopi Banten diakui oleh konsumen memiliki kualitas yang baik, namun promosi dan kemudahan untuk mendapatkan produk perlu ditingkatkan. Maka dari itu perlu dilakukan perencanaan strategi pemasaran yang tepat. Pada penelitian ini untuk penentuan strategi pemasaran menggunakan pendekatan bauran pemasaran 4P yaitu product, price, place, dan promotion untuk menganalisa kondisi internal berdasarkan kondisi produk dan porter’s five forces model untuk menganalisa kondisi eksternal perusahaan. Data-data yang telah dikumpulkan akan diberikan bobot dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Setelah mendapatkan data kondisi internal dan eksternal perusahaan tahap selanjutnya adalah pencocokan dengan menggunakan analisis Strength, Weakness, Opportunities dan Threat (SWOT) dan juga digunakan analisis Internal-Eksternal (IE) matriks yang digunakan sebagai metode kuantitatif penentuan strategi berdasarkan kondisi internal dan eksternal. Selanjutnya tahap terakhir adalah penentuan alternatif strategi yang didapat dari analisis SWOT dan IE menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) dan selanjutnya dilakukan analisis strategi yang dapat diaplikasikan oleh UKM. Penelitian yang telah dilakukan menunjukan strategi yang tepat digunakan oleh UKM Kopi Banten berdasarkan bauran pemasaran dan porter’s five forces model adalah penetrasi pasar dengan nilai QSPM sebesar 5,669. Strategi penetrasi pasar yang ditawarkan kepada UKM Kopi Banten adalah dengan peningkatan kesadaran konsumen dengan memanfaatkan media cetak dan media elektronik yang disesuaikan dengan generasi dan strategi untuk meningkatkan minat konsumen dan loyalitas konsumen untuk membeli produk Kopi Banten baik retailer ataupun end user adalah dengan memberikan tawaran menarik kepada konsumen seperti potongan harga dan rewards poin saat membeli produk dengan kuantitas yang banyak.

English Abstract

SME Kopi Banten is an enterprise engaged in the culinary industry located in Serang, Banten. Products of SME Kopi Banten are coffee products which uses coffee beans from plantations in Banten. Currently the marketing strategies utilized by SME Kopi Banten are printed media through brochures and online media through Facebook. But the strategies that has been carried out by the SME are not accurate in terms of attracting consumers. Based on the results of a survey conducted by distributing questionnaires to several provinces in Indonesia, namely Banten and West Java, 63% of respondents did not know about Kopi Banten products. Kopi Banten Products are recognized by consumers as having good quality, but promotion and access to products need to be improved. Therefore, it is necessary to plan the right marketing strategies. In this research, the determination of marketing strategy used the 4P marketing mix approach which consists of Product, Price, Place, and Promotion to analyze internal conditions based on product conditions and the Porter's Five Forces Model to analyze the company's external conditions. The data that has been collected will be weighted using the Analytical Hierarchy Process (AHP). After obtaining data on the company's internal and external conditions the next stage is the Matching stage using Strength, Weakness, Opportunities and Threat (SWOT) analysis and Internal-External (IE) matrix analysis which are used as a quantitative method of determining strategies based on internal and external conditions. After that, the final step is determining alternative strategies obtained from the SWOT and IE analysis result using the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) and then analyzing strategies that can be implemented by SMEs. The research that has been done shows that the correct strategy used by SME Kopi Banten based on the Marketing Mix and Porter's Five Forces Model is Market Penetration with a QSPM value of 5.669. The market penetration strategy offered to SME Kopi Banten is to increase consumer awareness by utilizing printed media and electronic media that are tailored to specific generations and strategies to increase consumer interest and customer loyalty to buy Kopi Banten products both from retailers and end users is to provide attractive offers to consumers such as price discounts and rewards points when buying products with large quantities.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/801/051907729
Uncontrolled Keywords: Bauran Pemasaran, Porter’s Five Forces, AHP, SWOT, IE Matrix, QSPM, Penetrasi Pasar, Marketing Mix, Porter’s Five Forces, AHP, SWOT, IE Matrix, QSPM, Market Penetration
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.8 Managemet of marketing
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 29 Oct 2019 01:57
Last Modified: 29 Oct 2019 01:57
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/173771
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item