Pengaruh Perbedaan Varietas dalam Penerapan PHT terhadap Populasi Penggerek Batang Padi

Rizqiyah, Safrina Rohbatir (2019) Pengaruh Perbedaan Varietas dalam Penerapan PHT terhadap Populasi Penggerek Batang Padi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian tentang Pengaruh Penanaman Varietas Padi yang Berbeda dengan Penerapan PHT terhadap Populasi Penggerek Batang Padi telah dilaksanakan di lahan pertanaman padi yang berlokasi di Desa Indrodelik, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Desember 2018 sampai April 2019. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui 1) populasi imago penggerek batang padi, 2) larva penggerek batang padi; 3) intensitas serangan; dan 4) hasil produksi padi khususnya pada musim penghujan. Kegiatan budidaya dalam penelitian ini menggunakan penerapan budidaya padi PHT dengan empat varietas padi yaitu Merak Wangi, M 70 D, Ciherang dan IF 8. Masing-masing varietas ditanam pada luasan petak lahan masing-masing adalah 2000 m2. Satu petak terdiri dari 9 titik, 36 rumpun tanaman sampel yang diamati. Cara budidaya PHT yang dilakukan menggunakan SOP Budidaya Tanaman Sehat Padi Desa Besur. Pengamatan yang dilakukan yaitu dengan menghitung populasi imago, populasi larva, intensitas serangan penggerek batang padi serta hasil produksi padi dengan cara ubinan. Analisis data menggunakan Uji Kruskal Wallis H. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa populasi imago penggerek batang padi pada masing-masing lahan dengan varietas tanaman padi yang berbeda menunjukkan hasil tidak berbeda nyata. Nilai rata-rata populasi imago penggerek batang padi adalah 0,11 ekor/perangkap pada varietas Merak Wangi, 0,26 ekor/perangkap pada varietas M 70 D, 0,28 ekor/perangkap pada varietas Ciherang, dan 0,31 ekor/perangkap pada varietas IF 8. Populasi larva penggerek batang padi 0,14 ekor/rumpun (Merak Wangi), 0,06 ekor/rumpun (M 70 D), 0,02 ekor/rumpun (Ciherang) dan 0,07 ekor/rumpun (IF 8). Hasil tersebut menunjukkan bahwa populasi larva tidak berbeda nyata. Intensitas serangan pada masing-masing varietas adalah 0,11% pada varietas Merak Wangi, 0,26% pada varietas M 70 D, 0,28% pada varietas Ciherang dan 0,31% pada varietas IF 8. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa intensitas serangan penggerek batang padi pada masing-masing varietas tidak berbeda. Hal ini diduga varietas Merak Wangi. M 70 D, Ciherang dan IF memiliki sifat genetis dan ketahanan yang sama terhadap penggerek batang padi, sehingga dapat menekan populasi penggerek batang padi dan intensitas serangan dilahan. Hasil produksi padi secara berturut adalah 10,12 ton/ha pada varietas ciherang, 9,07 ton/ha pada varietas IF 8, 8,81 ton/ha pada varietas M 70 D, dan 8,46 ton/ha pada varietas Merak Wangi.

English Abstract

Research on the effect of different rice varieties for the cultivation of rice with an Integrated Pest Management (IPM) toward the population of rice stem borer was conducted in Indrodelik Village, Bungah Sub-District, Gresik Regency rice field, from Desember 2018 to April 2019. The aim of this research was 1) to find out the population of the adult of rice stem borer; 2) to find out the rice stem borer larvae; 3) the intensity of rice stem borer attact; 4) the rice field productivity, especially in the rainy season. The research was conducted on rice cultivation with an IPM system with four varieties in plot size 2000 m2, respectively. Four varieties were involved in the research i.e Merak Wangi, M 70 D, Ciherang and IF 8. Nine quadrant consisted of 36 hills were used as the unit samples. The method of rice cultivation for IPM adopted from Standard Operating Procedure (SOP) Cultivation of Healthy Rice Plant of Besur Village. The number of stem borer larva were counted from each rice hill sample, while the number of stem borer adult were observed from the yellow sticky trap. The intensity attact of rice stem borer and the rice production were also observed. The collected data were analyzed by Kruskall-Wallis Test. The result showed there were similarities of population the rice stem borer in each varieties. The population of rice stem borer adult were 0,11/trap (Merak Wangi), 0,26/trap (M 70 D), 0,28/trap (Ciherang) and 0,31/trap (IF 8). The population of rice stem borer larva were 0,14/hill (Merak Wangi), 0,06/hill (M 70 D), 0,02/hill (Ciherang), and 0,07/hill (IF 8). The intensity of rice stem borer attact on Merak wangi, M 70 D, Ciherang and IF 8 were 0,11%, 0,26%, 0,28%, and 0,31% respectively. The intensity of pest attact was not significantly different each rice varieties. This was allegedly because the varieties that was cultivated has similar geneticts trait and similar resistance to rice stem borer, which could suppress the population of rice stem borer and intensity under economic threshold. The rice field productivity were 10,12 ton/ha (Ciherang), 9,07 ton/ha (IF 8), 8,81 ton/ha (M 70 D) and 8,46 ton/ha (Merak wangi).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2019/515/051907290
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 633 Field and plantation crops > 633.1 Cereals > 633.18 Rice
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 24 Aug 2020 07:18
Last Modified: 24 Aug 2020 07:18
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/173607
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item