Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Objek Wisata Alam di Kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo (Studi Di Pemandian Air Panas Cangar).

Shoofiy, Ghinaa (2019) Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Objek Wisata Alam di Kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo (Studi Di Pemandian Air Panas Cangar). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Identifikasi pengelolaan tempat tujuan wisata dapat diketahui dari persepsi masyarakat yang menggambarkan kebutuhan dan keinginan masyarakat dalam melakukan perjalanan wisata. Persepsi masyarakat tersebut akan membantu dalam perencanaan dan pengelolaan obyek wisata. Kualitas pengelolaan suatu objek wisata berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan, kepercayaan, serta ketahanan pelanggan dan pada akhirnya mendatangkan keuntungan bagi suatu objek wisata. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu, 1) mendeskripsikan pengembangan pengelolaan Objek Wisata Alam (OWA) pemandian air panas cangar yang berada di kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo, 2) menganalisis persepsi masyarakat terhadap pengelolaan Objek Wisata Alam (OWA) di kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif, teknik penentuan responden yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling yang terdiri dari 60 responden yaitu masyarakat yang sedang melakukan kegiatan wisata dan teknik purposive sampling untuk mengetahui pengembangan pengelolaan pemandian air panas. Variabel yang digunakan dalam penelitian adalah variabel atraksi, amenitas/fasilitas dan akesesibilitas. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara, pengamatan, penyebaran kueisioner dan dokumentasi sehingga didapatkan data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian persepsi masyarakat terhadap pengelolaan objek wisata pemandian air panas Cangar variabel atraksi memperoleh skor rata-rata sebesar 6,59 dan berada pada kategori sedang, yang berarti masyarakat memiliki penilaian yang kurang baik terhadap atraksi yang terdapat di pemandian air panas cangar. Berdasarkan persepsi masyarakat salah satu pengelolaan yang perlu dilakukan agar pihak pengelola memperbaiki atraksi yaitu menambahkan gazebo dan merawat taman yang terdapat di OWA pemandian air panas cangar. Berdasarkan hasil penelitian juga didapatkan persepsi masyarakat terhadap variabel amenitas/fasilitas dengan skor rata-rata sebesar 12,67 dan berada pada kategori sedang, yang artinya masyarakat masih ragu-ragu bahwa fasilitas yang disediakan seperti kolam renang, ketersediaan makanan dan minuman yang ada dikantin beragam, toilet dan mushola yang disediaka sesuai dengan harapan masyarakat. Hal ini dikarenakan berdasarkan persepsi masyarakat ada beberapa fasilitas yang memerlukan pengelolaan lebih lanjut yaitu menambahkan ketersediaan makanan dan minuman yang ada dikantin dan memperbaiki mushola agar lebih bersih dan nyaman saat digunakan oleh pengunjung. ii Berdasarkan hasil penelitian didapatkan persepsi masyarakat terhadap variabel aksesibilitas memiliki skor rata-rata sebesar 7,53 dan berada pada kategori baik, yang artinya masyarakat setuju bahwa aksesibilitas menuju OWA pemandian air panas cangar baik. Secara umum persepsi masyarakat terhadap pengelolaan objek wisata alam pemandian air panas cangar berada pada kategori baik dengan total skor rata-rata sebesar 8,93. Berdasarkan hasil persepsi masyarakat dari setiap variabel diharapkan dapat menjadi masukkan bagi pihak pengelola pemandian air panas Cangar dan harapan untuk penelitian selanjutnya diharapkan peneliti bisa menggunakan analisis regresi untuk mengetahui seberapa besar pengaruh persepsi masyarakat terhadap suatu kawasan objek wisata.

English Abstract

Identification of the management tourist destination can be known from public perception that describe the needs and desires of public to travelled. Public perception will help the managers to planning and manage the tourism. Quality management of a tourist attraction affect on customer satisfaction, confidence, and resilience of the customer and eventually bring profit to a tourist attraction. Based on the formulation problem the purpose of this research is, 1) to describe the development of natural attractions management in Cangar Hot Spring at Raden Soerjo Great Forest Park area, 2) analyzing public perceptions of the natural attractions management in Cangar Hot Spring at Raden Soerjo Forest Park area. This research used a quantitative approach with descriptive analysis, the technique of determining respondents in this study used the accidental sampling method, consisting of 60 respondents who was doing tourism activities and uses the purposive sampling method to know the management of cangar hot spring development. In this study researchers used three variables consisting of variable atraction, variable amenity/facility and variable accessibility. Data collection was conducted thorugh interviews, observation, kueisioner and documentation so that it obtained primary and secondary data. Based on the results of public perception, attraction variables have an average score of 6.59 and in the average category, which means that people have a poor assessment of the attractions at the cangar hot springs. The people still in doubt that the attractions at the cangar hot springs attract people to visit. According of public perception, cangar hot springs needs to be added an artificial attraction such as gazebo and maintenance the garden. Based on the results of public perception, amenities/facilities are in the average category with the score of 12.67, which means that people are still in doubt that the facilities provided such as swimming pools, the availability of food and beverage in the cafeteria are varied, toilets and prayer rooms are not provided with people expectations. According of public perception management of cangar hot springs needs to be adding the availability of food and beverages also canteens, so that the variety of food and beverages in cangar hot springs also repairing and caring for the cleanliness the mosque in cangar hot spring. Based on the results of public perception, accessibility variables have an average score of 7.53 and in a good category, which means that the people agrees that the accessibility to cangar hot spring are good. In general, public perception of natural tourism management in cangar hot springs are in a good category and have an average score of 8.93. Based on the results, the public perception can be anadvice for managers to develop cangar hot spring and also for researchers can use regression analysis to determine how much influence public perceptions of a tourist attraction area.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2019/72/051906767
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.7 Land, recreational and wilderness areas, energy > 333.78 Recreational and Wilderness areas
Divisions: Fakultas Pertanian > Sosial Ekonomi Pertanian
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 24 Aug 2020 06:59
Last Modified: 24 Aug 2020 06:59
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/172964
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item