Analisis Produktivitas Hasil Produksi Gula Dengan Metode Objective Matrix (OMAX) Di PG Kebonagung

Saragih, Reymon Fedli (2019) Analisis Produktivitas Hasil Produksi Gula Dengan Metode Objective Matrix (OMAX) Di PG Kebonagung. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

PG Kebon Agung merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi gula. PG Kebon Agung terletak di Jalan Pakisaji, Kebonagung, Malang, Jawa Timur. Dalam proses produksi gula, perusahaan belum mampu mencapai target produksi pada beberapa periode. Hal tersebut menyebabkan output produksi gula pada perusahaan masih belum stabil antar periode. Output gula yang belum stabil tersebut juga dapat disebabkan oleh penggunaan input yang tidak sesuai dengan output. Hal tersebut dapat mempengaruhi produktivitas perusahaan. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengukuran produktivitas pada perusahaan. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui indeks produktivitas perusahaan pada setiap periode. Dengan begitu dapat dilakukan analisis terhadap indeks produktivitas tersebut untuk menemukan solusi perbaikan dalam meningkatkan produktivitasnya. Pengukuran produktivitas pada penelitian ini menggunakan model Objevctive Matrix (OMAX). Konsep pengukuran dengan Objevctive Matrix (OMAX) yaitu menggabungkan setiap indikator produktivitas dalam sebuah matrix. Sebelum melakukan OMAX perlu melakukan perhitungan pembobotan terhadap indikator-indikator produktivitas. Indikator pada penelitian ini yaitu indikator tenaga kerja, indikator material, indikator jam kerja, indikator target produksi, dan indikator pemakaian energi listrik. Bobot kepentingan pada masing-masing indikator produkstivitas diperoleh dari hasil kuesioner perbandingan berpasangan pada salah satu staf yang bekerja pada bagian produksi. Perhitungan bobot pada indikator-indikator dilakukan dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil pengukuran OMAX merupakan nilai produktivitas yang digunakan untuk menghitung indeks produktvitas. Dari indeks produktivitas tersebut dapat dilakukan analisis penyebab penurunan produktivitas pada setiap indikator produktivitas. Analisis tersebut digunakan sebagai acuan dalam memberikan usulan perbaikan. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, indeks produktivitas sepanjangan periode giling 2018 mengalami fluktuasi. Indeks produktivitas tertinggi terdapat pada periode 3 mencapai 396.7827%. Sedangkan untuk penurunan terbesar terjadi pada periode 12 mencapai -61.7535%. Dari tabel OMAX terdapat 2 indikator yang perlu diperbaiki yaitu indikator material dan indikator pemakaian energi listrik karena sering mengalami capaian yang buruk. Berdasarkan analisis pada kedua indikator tersebut, penyebab-penyebab yang mempengaruhi pencapaian produktivitas adalah ketersediaan tebu yang kurang baik, kualitas tebu yang di proses kurang baik, terjadinya pemborosan listrik. Sehingga rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan melalui penelitian ini yaitu menambah pemasok bahan baku tebu, membuka lahan tebu baru yang dikelola sendiri oleh perusahaan, melakukan peningkatan hubungan dengan pembinaan kepada petani atau penebang, dan mengefisiensikan penggunaan energi dengan pengawasan dan pengkontrolan mesin Cane Cutter dan Cane Leveller secara berkala oleh mandor produksi.

English Abstract

PG Kebon Agung is one of the companies concern in sugar production. PG Kebon Agung is located on Pakisaji Street, Kebonagung, Malang, East Java. In production process of sugar, the company had not been able to achieve production target in some period. It caused the output of sugar production in the company unstable between period. The unstable output of sugar could be caused by the use of inputs were not in accordance with the output. This can affect company productivity. The purpose of this research was to find out the company's productivity index in each period. Therefore, it was necessary to measure productivity in the company to determine the index of productivity. Therefore, an analysis of the index of productivity conducted to find improvement solution to increase productivity. Productivity measurements in this research used the Objevive Matrix (OMAX) model. The concept of measurement with Objevctive Matrix (OMAX) combined each productivity indicators in a matrix. Before doing OMAX it was necessary to determine the weight of each the productivity indicators. The indicators in this research were labor indicators, material indicators, working hours indicators, production target indicators, and indicators of electrical energy use. The weight of importance in each indicator of productivity obtained from the results of a paired comparison questionnaire on one of the staff who working in the production section. Calculation of weights on the indicators conducted using the Analytical Hierarchy Process (AHP) approach. OMAX measurement results were productivity values used to calculate index of productivity. From the index of productivity can be analyzed the causes of productivity decline. The analysis is used as a reference in making proposed improvements. Based on the calculations and analysis, the productivity index in milling period 2018 was found fluctuated. Increased productivity index was highest in period 3 reaching 396.7827%. While the decline in productivity index was highest in period 12 reaching -61.7535%. From the OMAX table, there are 2 indicators that need to be improved, namely material indicators and electrical energy usage indicators because they often experience poor achievement. Based on analysis of the two indicators, it can be seen that affect the achievement of productivity were the poor availability of sugar cane, the poor quality of sugar cane, and electricity waste. The recommendations for improvements could be given through this research to increase productivity were adding suppliers of sugar cane, opening new sugar cane fields which managed by the company, increasing relations with coaching to farmers or loggers, and make efficient use of energy by monitoring and controlling Cane Cutter and Cane Leveller machines regularly by the production foreman.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2019/378/051904974
Uncontrolled Keywords: Analytical Hierarchy Process (AHP), Gula, Objective Matrix (OMAX), Produktivitas
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 641 Food and drink > 641.3 Food > 641.33 Spesific food from plant crops > 641.331 Flour > 641.336 Spesific food from plant crops (Molasses)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 09 Nov 2020 16:24
Last Modified: 09 Nov 2020 16:24
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/172600
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item