Pengaruh Media Teknis dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Produksi Spora dan Efisiensi Sporulasi Bacillus sp

Nirvana, Marlinda (2019) Pengaruh Media Teknis dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Produksi Spora dan Efisiensi Sporulasi Bacillus sp. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pemanfaatan bakteri Bacillus sp. yang telah dikembangkan pada bidang industri yaitu probiotik. Pada umumnya probiotik digunakan dalam bentuk sel vegetatif, namun sel vegetatif memiliki kepadatan yang tidak cukup stabil. Bacillus sp. dapat membentuk spora. Spora ini merupakan bentuk dorman bakteri Bacillus sp. saat terjadi kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Selama ini produksi spora Bacillus sp. menggunakan media komersial. Akan tetapi, penggunaan media komersial membutuhkan biaya yang relatif tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media teknis dengan dosis yang berbeda terhadap produksi spora dan efisiensi sporulasi Bacillus sp. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Ikan Divisi Penyakit dan Kesehatan Ikan Fakuitas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya pada bulan Januari hingga Maret 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 periakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari media teknis dengan dosis yang berbeda yaitu dosis 1/2x, 1 x, 2x, dan 3x berdasarkan dosis media kontrol (double Difco Sporulation Medium). Parameter yang dihitung meiiputi pertumbuhan sel vegetatif, produksi spora, efisiensi sporulasi, dan perkecambahan Bacillus sp. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pertumbuhan sel vegetatif memiliki poia yang sama. Kepadatan sel vegetatif tertinggi terdapat pada media teknis 2x sebesar 10,02x108 semi, sedangkan kepadatan terendah diperoleh pada media teknis 1/2x sebesar 1,05x108 sel/ml. Hal yang sama juga terjadi pada produksi spora, kepadatan tertinggi terdapat pada media teknis 2x dengan hasil kepadatan 9,05x108 spora/ml, sedangkan terendah diperoleh pada media teknis 1/2x yaitu 9,25x107 spora/ml. Efisiensi sporulasi tertinggi terdapat juga pada media teknis 2x yaitu 93,29% dan terendah didapatkan oleh kontrol yaitu 62,39%. Kepadatan set vegetatif tertinggi dari proses perkecambahan Bacillus sp. terdapat pada dosis 2x sebesar 8,80x108 sel/ml, sedangkan hasil terendah terdapat pada media DSM 2x (kontrol) yaitu 2,78x108 sel/ml. Media teknis dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh terhadap produksi dan efisiensi sporulasi Bacillus sp. (p<0,05). Dosis media teknis yang terbaik untuk menghasiikan produksi spora Bacillus sp dan efisiensi sporulasi adalah 2x

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/366/051903986
Uncontrolled Keywords: roduksi Spora, Efisiensi Sporulasi, Bacillus sp
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 579 Natural history of microorganisms, fungi, algae > 579.3 Prokaryotes > > 579.362 Bacillus
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Budidaya Perairan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 11 Sep 2019 06:30
Last Modified: 11 Sep 2019 06:30
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/171844
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item