Pengaruh Media Budidaya yang Berbeda pada Pertumbuhan Microworm (Panagrellus Redivivus)

Azhar, Syahrizal (2019) Pengaruh Media Budidaya yang Berbeda pada Pertumbuhan Microworm (Panagrellus Redivivus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Salah satu pakan alternatif yang dapat digunakan sebagai pakan larva adalah cacing renik (Panagrellus redivivus) atau biasa disebut dengan microworm. Microworm merupakan pakan yang baik untuk larva ikan karena memiliki diameter yang Iebih kecil daripada cacing sutra yaitu 0,05 mm, sehingga sangat cocok bagi larva ikan. Mengkultur microworm tidak bergantung pada perubahan musim, mereka dapat tumbuh di dalam media kultur terus-menerus sepanjang tahun, dan pemeliharaan serta pemanenannya pun cukup mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Microworm (P. redivivus) yang dikultur dengan media yang berbeda dan mendapatkan media yang menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada Microworm (P. redivivus). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Ikan, Divisi Reproduksi Ikan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2018 — Maret 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan penelitian yang dilakukan dengan melakukan manipulasi yang bertujuan untuk mengetahui akibat manipulasi terhadap perilaku individu yang diamati. Dalam penelitian ini microworm akan dikultur pada media kentang rebus, oatmeal dan roti masing masing 60 gram yang telah dihaluskan dan dilarutkan dengan air hingga bertekstur seperti bubur. Lalu ditebar yeast sebanyak 0,45 gram dan dimasukkan inokulan dengan kepadatan awal 236 ind/cm2. Pemeliharaan dilakukan selama 35 hari. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah dinamika populasi, laju pertumbuhan, rata-rata individu saat puncak populasi serta kualitas media seperti suhu dan pH. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa media budidaya yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan dan jumlah individu saat puncak populasi (P< 0,01). Perlakuan media kentang rebus menghasilkan laju pertumbuhan terbaik yaitu 38,71%. Perlakuan media roti menghasilkan jumlah individu saat puncak populasi terbanyak yaitu 663.661 ekor. Selama masa pemeliharaan microworm didapatkan kualitas fisik media berupa suhu dengan kisaran 20°C-28°C dan pH dengan kisaran 4,1-6,1.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/453/051904023
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.7 Harvest and culture of invertebrates other than mollusks and crustaceans
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Budidaya Perairan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 09 Nov 2020 15:59
Last Modified: 09 Nov 2020 15:59
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/171810
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item