Analisis kepatuhan Iran terhadap Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) for Iran tahun 2015-2018

Indriawan, Zainul Fajar (2019) Analisis kepatuhan Iran terhadap Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) for Iran tahun 2015-2018. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Setelah perang dunia ke 2 berakhir, dunia pada akhirnya menjadi saksi kedahsyatan bom nuklir yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat kepada dua negara di Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki.Sejak saat itu nuklir menjadi isu kemanan yang selalu menyita perhatian dikarenakan resiko apabila teknologi nuklir digunakan pada pihak yang salah. Iran menjadi negara yang menjadi perhatian bagi dunia dikarenakan Iran telah mampu mengembangkan teknologi nuklirnya sendiri. Negara di dunia mengkhawatirkan perkembangan teknologi nuklir Iran. Sanksi-sanksi telah dijatuhkan terhadap Iran terutama disektor ekonomi yang terbukti menciderai jalannya ekonomi Iran. Dalam menanggapi hal ini Iran bergabung pada Joint comprehensive plan of action (JCPOA) pada tanggal 14 Juli 2015.dalam kepatuhan Iran terhadap JCPOA memungkinkan Iran untuk dilepaskan dari sanksi-sanksi yang telah diberikan kepada Iran sehingga iran bisa lagi melakukan kegiatan ekonominya secara normal. Bergabungnya dan patuhnya Iran terhadap JCPOA ini menarik dikarenakan rentang sebelum tahun 2015 Iran dikenal sangat keras untuk mengembangkan nuklirnyaa meskipun sanksi-sanksi telah dijatuhkan kepada Iran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis faktor-faktor yang mempengaruhi Iran patuh terhadap JCPOA pada tahun 2015-2018. Teori yang digunakan adalah On compliance dari Chayes dan Chayes dengan mengidentifikasi variabel dalam teori tersebut kedalam Isu yang diangkat sehingga mempengaruhi Iran patuh terhadap JCPOA 2015-201

English Abstract

After the second world war ended, the world finally witnessed the awesomeness of the nuclear bombs dropped by the United States to two countries in Japan, Hiroshima, and Nagasaki. Since then Nuclear has become an issue of security which has always attracted attention due to the risk that nuclear technology is used on the wrong side. Iran is a country that is of concern to the world because Iran has been able to develop its nuclear technology. Countries in the world worry about the development of Iran's nuclear technology. Sanctions have been imposed on Iran, especially in the economic sector which has proven to hurt the Iranian economy. In response to this Iran joined the Joint comprehensive plan of action (JCPOA) on 14 July 2015. In Iran's compliance with the JCPOA allowed Iran to be released from the sanctions that had been given to Iran so that Iran could again carry out its normal economic activities. Iran's joining and obedience to the JCPOA is interesting because the range before 2015 Iran was known to be very hard to develop it's nuclear even though sanctions had been imposed on Iran. This study aims to analyze the factors that influence Iran's compliance with JCPOA in 2015-2018. The theory used is On compliance from Chayes and Chayes by identifying variables in the theory into the Issues raised to influence Iran's compliance with the 2015-2018 JCPOA

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FISIP/2019/513/051905343
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan, Nuklir, Iran, JCPOA, Chayes dan Chayes, On compliance, Compliance, Nuclear, Iran, JCPOA, Chayes and Chayes, On compliance
Subjects: 300 Social sciences > 327 International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 29 Oct 2020 07:31
Last Modified: 29 Oct 2020 07:32
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/171202
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item