Pengaruh Pemberian Serbuk Jerami Padi Terhadap Penurunan Logam Berat Kadmium (Cd) Dalam Air

Ningrum, Latifah (2019) Pengaruh Pemberian Serbuk Jerami Padi Terhadap Penurunan Logam Berat Kadmium (Cd) Dalam Air. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang memiliki komponen utama karbohidrat (selulosa dan hemiselulosa), liginin dan silika. Selulosa dalam jerami memiliki gugus fungsi yang dapat melakulan pengikatan dengan ion logam. Gugus fungsi tersebut adalah gugus karboksil dan hidroksil. Logam berat kadmium (Cd) terbentuk secara alami di alam dan umumnya ditemukan di pabrik pembuatan baterai, plastik, dan pigmen. Logam berat Cd di air kebanyakan dijumpai dalam bentuk ion. Jenis Cd yang teroksidasi di alam adalah Cd2+. Pada lingkungan perairan, kadmium secara cepat terdeposit pada organisme perairan dalam bentuk ion-ion bebas. Kadmium merupakan logam berat yang bersifat karsinogen, mutagenik dan teratogenik pada beberapa jenis hewan. Tujuan dari penelitian skripsi ini untuk menganalisis adanya pengaruh pemberian variasi massa serbuk jerami padi dan variasi waktu kontak terhadap penjerapan logam berat Cd. Sehingga hasil akhir konsentrasi Cd dalam air sesuai dengan standar baku mutu perairan. Metode pengumpulan data yang digunankan adalah metode eksperimen yang berasal dari sumber data primer dan data sekunder. Metode penyisihan logam berat yang digunakan adalah adsorpsi. Pembuatan serbuk jerami padi berasal dari jerami padi kering yang telah dibersihkan dan dihaluskan. Serbuk jerami direndam menggunakan larutan NaOH 3% dan diaduk selama 2 jam. Kemudian dibilas dengan akuades sampai pH netral dan dikeringkan dalam oven bersuhu 70oC. Limbah logam Cd yang digunakan berasal dari larutan Cadmium Standard Solution 1000 ppm. Kemudian dibuat dalam 100 ml gelas beaker dengan konsentrasi 0,1 ppm. Perlakuan variasi massa serbuk jerami yang diberikan adalah 0 gr, 0,5 gr, 1 gr, 1,5 gr dan 2 gr. Sedangkan untuk variasi waktu kontak adalah 0 menit, 30 menit, 60 menit dan 90 menit. Hasil data yang diperoleh adalah jumlah maksimal logam Cd yang tersisa dalam air pada penelitian ini yaitu sebesar 0,0083 ppm pada pemberian serbuk jerami 2 gr dan waktu kontak 60 menit. Kondisi pH selama perlakuan berkisar pada angka 6,5-7 atau netral dan suhu berkisar antara 25-29oC. Dari hasil uji anova diperoleh hasil FHit>Ftabel, maka dilakukan uji lanjutan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada perlakuan interaksi untuk mengetahui adanya pengaruh antar dua faktor. Hasil dari uji BNT diketahui bahwa perlakuan massa 2 gram dan waktuy kontak 60 menit memperoleh nilai yang paling baik. Kesimpulan yang dapat dari hasil penelitian ini bahwa serbuk jerami padi memiliki kemampuan dalam mengadsorpsi logam berat Cd. Pada perlakuan pemberian variasi massa serbuk jerami dan variasi waktu kontak dapat diperoleh hasil bahwa semakin banyak serbuk jerami yang diberikan maka akan semakin banyak pula ion logam Cd yang terjerap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan maksimal logam Cd dalam air terjadi pada pemberian massa 2 gram dan pada saat waktu kontak 60 menit, yaitu sebesar 0,0083 ppm atau sekitar 83%. Hasil ini tidak melebihi ambang batas Cd dalam perairan sebesar 0,01 ppm. Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya yaitu penelti diharapkan menjadikan hasil dari penelitian ini sebagai bahan pertimbangan sehingga pencemaran perairan dapat dicegah sebaik mungkin.

English Abstract

-

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/631/051904362
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 577 Ecology > 577.2 Specific factors affecting ecology > 577.27 pollution ecology
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 24 Oct 2020 17:16
Last Modified: 09 Nov 2020 15:24
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170912
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item