Komposisi Biota Hasil Tangkapan Di Desa Getem, Kecamatan Puger Kabupaten Jember Jawa Timur

Wulandari, Septya Putri (2019) Komposisi Biota Hasil Tangkapan Di Desa Getem, Kecamatan Puger Kabupaten Jember Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pengolahan pesisir dan pulau-pulau kecil, wilayah pesisir adalah peralihan antara ekosistem darat dan laut yang dipengaruhi oleh perubahan di darat dan di laut. Wilayah pesisir biasanya dimanfaatkan untuk kegiatan manusia seperti pusat pemerintahan, pemukiman, industri, pelabuhan, perikanan, pertambakan dan pariwisata. Ekosistem utama di daerah pesisir adalah ekosistem mangrove, ekosistem lamun dan ekosistem terumbu karang. Ekosistem mangrove merupakan habitat utama bagi biota air seperti ikan, udang, dan kepiting.keanekaragaman jenis biota ini yang biasanya dimanfaatkan oleh para nelayan sebagai sumber mata pencaharian. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian tentang komposisi biota hasil tangkapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi biota hasil tangkapan oleh nelayan, mengetahui pola pertumbuhan biota yang tertangkap. Kegiatan penelitian ini dilakukan di Desa Getem Kecamatan Puger Kabupaten Jember pada bulan Juli sampai Agustus 2018.Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan teknik survei, penentuan titik sampling. Materi yang diteliti adalah komposisi biota yang tertangkap. Biota yang tertangkap diambil diukur panjang dan beratnya. Pengambilan biota pada titik sampling 1,2 dan 3 dilakukan setiap minggu sebanyak 1 kali selama 3 minggu. Alat tangkap yang digunakan adalah bubu, pancing dan jaring. Hasil pengamatan biota yang tertangkap diperoleh data yaitu komposisi biota yaitu ikan kakap merah (Lutjanus bitaeniatus) sebanyak 36 ekor, ikan kakap putih (Lates calcarifer) sebanyak 21 ekor, ikan belanak (Moolgarda seheli) sebanyak 27 ekor,ikan kuwe (Caranx ignobilis) sebanyak 42 ekor,ikan selar kuning (Selaroides leptolepis) sebanyak 31 ekor, ikan kapas-kapas ( Gerres oyena ) sebanyak 18 ekor, ikan mujair (Oreochromis mossambicus) sebanyak 4 ekor, udang (Litopenaeus vannamei) sebanyak 78 ekor dan kepiting bakau (Scylla serrata) sebanyak 24 ekor. Populasi biota yang tertangkap E=0,9. Pola pertumbuhan biota hasil tangkapan yaitu Ikan Kakap Merah (Lutjanus bitaeniatus) bersifat allometrik negatif dengan nilai b sebesar 2,63. Ikan Kakap Putih(Lates calcarifer) bersifat allometrik negatif dengan nilai b sebesar 2,34. Ikan Belanak(Moolgarda seheli) bersifat allometrik negatif dengan nilai b sebesar 2,73. Ikan kuwe (Caranx ignobilis) bersifat allometrik negatif dengan nilai b sebesar 1,27. Ikan Selar Kuning (Selaroides leptolepis) bersifat allometrilk negatif dengan nilai b sebesar 2,21. Ikan Kapas-kapas ( Gerres oyena ) bersifat allometrik negatif dengan niali b sebesar 0,87. Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus)bersifat allometrik negatif dengan nilai b sebesar 2,98. Udang(Litopenaeus vannamei) bersifat allometrik negatif dengan nilai b sebesar 2,64. Kepiting bersifat allometrik negatif dengan nilai b sebesar 0,69. Allometrik negatif dapat diartikan bahwa panjang biota lebih cepat dari pada berat biota. Saran yang dapat diberikan setelah melakukan penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai komposisi biota yang tertangkap, sesuai dengan alat tangkap yang digunakan sehingga mengetahui pertumbuhan dan keberlangsungan hidup biota pada ekosistem mangrove di Desa Getem Kecamatan Puger Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/608/051904197
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 24 Oct 2020 07:18
Last Modified: 24 Oct 2020 07:18
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170709
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item