Aspek Biologi Ikan Swanggi (Priacanthus tayenus Richardson, 1846) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan, Jawa Timur

Aini, Riang Nadiya Nur (2019) Aspek Biologi Ikan Swanggi (Priacanthus tayenus Richardson, 1846) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Di Perairan Utara Jawa banyak ditemukan berbagai jenis ikan demersal. Salah satu jenis ikan demersal yang menjadi sasaran utama dalam perikanan tangkap ialah ikan swanggi. Ikan swanggi biasanya terdapat di daerah terumbu karang dengan karakteristik khusus berwarna merah muda, memiliki mata besar dan sirip perut terdapat bintik berwarna kehitam-hitaman. Salah satu pusat pendaratan ikan swanggi di Jawa Timur yaitu berada di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan, Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - April 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi morfologi ikan swanggi yang didaratkan di PPN Brondong dan untuk menganalisis aspek biologi ikan swanggi berdasarkan beberapa parameter antara lain hubungan panjang dan berat, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), panjang ikan pertama kali tertangkap (Lc), panjang ikan pertama kali matang gonad (Lm), sebaran frekuensi panjang dan kelompok umur ikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan model dinamik, serta teknik pengumpulan data menggunakan simple random sampling. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan FISAT II (FAO-ICLARM Fish Assessment Tools). Berdasarkan identifikasi ditemukan dua spesies ikan swanggi yang didaratkan di PPN Brondong yaitu Priacanthus tayenus dan Priacanthus macracanthus. Berdasarkan analisis aspek biologi ikan didapatkan jumlah sampel ikan swanggi (P.tayenus) sebanyak 2.000 ekor. Hubungan panjang berat ikan swanggi (P. tayenus) mendapatkan persamaan W = 0,179L2,117 dengan pola pertumbuhan allometrik negatif. Nisbah kelamin dengan proporsi betina dan jantan pada ikan swanggi (P. tayenus) adalah 1 : 1,04 dengan persentase 49% ikan betina dan 51% ikan jantan. Tingkat kematangan gonad yang ditemui dalam penelitian adalah TKG I sampai TKG IV, dimana banyak didominasi dengan gonad pada TKG I dan II. Nilai Lm pada ikan swanggi jantan didapatkan sebesar 26,71 cm, nilai Lm ikan swanggi betina sebesar 24,28 cm dan nilai Lm total sebesar 25,45 cm. Untuk nilai Lc didapatkan sebesar 24,39 cm. Nilai Lc < Lm yang artinya ukuran ikan swanggi (P. tayenus) masih belum dalam ukuran layak tangkap. Sebaran frekuensi panjang ikan swanggi (P. tayenus) didapatkan pada ukuran 13 – 33 cm dengan rata-rata berukuran 22,1 cm. Pada kelompok umur ikan didapatkan tiga cohort pada bulan Januari 2019 dan dua cohort pada bulan Februari – April 2019.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/561/051904128
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 20 Jul 2020 11:36
Last Modified: 31 Jul 2020 05:30
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170692
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item