Analisis Kelayakan Usaha Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus sp.) pada CV. Musi Jaya Desa Musi Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, Bali

Rusdi, Moch. Fadel Ibnu (2019) Analisis Kelayakan Usaha Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus sp.) pada CV. Musi Jaya Desa Musi Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, Bali. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Wilayah laut dan pesisir Indonesia mencapai ¾ wilayah Indonesia (5,8 juta km2 dari 7.827.087 km2). Wilayah lautan dan pesisir Indonesia kaya akan sumber daya alam yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir. Indonesia memiliki potensi sumberdaya perikanan di Indonesia cukup besar, baik sumberdaya perikanan tangkap maupun budidaya. Sektor budidaya perikanan memiliki tingkat kesulitan yang rendah jika dibandingkan dengan perikanan tangkap yang rawan dengan ketidakpastian. Permintaan ikan kerapu di pasar domestik maupun dunia sekarang cukup tinggi. Ikan kerapu cantang yang memiliki nama latin Epinephelus sp. merupakan ikan hasil persilangan antara ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) dengan ikan kerapu kertang (Epinephelus lanceolatus). Larva ikan kerapu cantang hasil hibridisasi mempunyai pertumbuhan lebih cepat dibandingkan dengan kerapu macan. Melihat potensi yang besar tersebut, salah satu kegiatan ekonomi yang bisa dikembangkan adalah perikanan budidaya, dengan membudidayakan ikan kerapu cantang hasil hibrida antara ikan kerapu macan dan ikan kerapu kertang. Teknik budidaya ikan kerapu cantang terdiri dari kegiatan pembenihan, pendederan, dan pembesaran. Salah satu usaha yang bergerak dibidang pendederan ikan kerapu cantang adalah CV. Musi Jaya. Perusahaan ini melakukan pendederan ikan kerapu cantang untuk kemudian dipasarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi faktual usaha ikan kerapu cantang ditinjau dari profil usaha, aspek teknis, aspek manajemen, aspek pemasaran, aspek finansiil yang meliputi kelayakan usaha pendederan ikan kerapu cantang ditinjau dari permodalan dan biaya yang digunakan, jumlah penjualan dan penerimaan yang didapatkan. Analisis keuntungan usaha: R/C ratio, BEP, keuntungan, dan rentabilitas. Analisis kelayakan usaha: NPV, IRR, Net B/C, PP, dan analisis sensitivitas dan mengetahui kelayakan usaha pendederan ikan kerapu cantang pada CV. Musi Jaya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Profil usaha CV. Musi Jaya meliputi: kondisi umum penelitian, keadaan penduduk Desa Musi, keadaan umum perikanan, sejarah berdirinya usaha pada CV. Musi Jaya. Aspek teknis mengenai usaha pendederan ikan kerapu cantang meliputi sarana (lokasi, kolam, persiapan peralatan dan mesin), prasarana (kondisi jalan, listrik, dan sumber air), teknik pendederan ikan (penebaran benih ikan, pemberian pakan, dan pemanenan). Aspek pemasaran mengenai usaha pendederan ikan kerapu cantang CV. Musi Jaya meliputi bauran pemasaran (produk, harga, lokasi, dan promosi) dan saluran pemasaran. Bauran pemasaran dalam aspek pemasaran meliputi produk yang dihasilkan berupa ikan hidup yaitu ikan kerapu cantang yang memiliki ukuran 6cm, 7cm, dan 8cm dengan harga per cm Rp. 750,-/ekor yang berlokasi berada dipinggir pantai utara Pulau Bali yang memudahkan untuk mendapatkan pasokan air laut untuk proses pendederan. Promosi yang dilakukan oleh CV. Musi Jaya yaitu promosi secara aktif yaitu melalui mulut ke mulut. Saluran pemasaran dalam aspek pemasaran yaitu dijual langsung kepada konsumen dan tanpa melalui perantara atau agen-agen pemasaran lainnya. Aspek manajemen mengenai usaha pendederan ikan kerapu cantang CV. Musi Jaya meliputi: Perencanaan (Planning) (aspek teknis, aspek pemasaran, dan aspek finansiil), Pengorganisasian (Organizing) yang telah membentuk sebuah organisasi terstruktur (Pimpinan, Penanggung Jawab Operasional, Penanggung Jawab IKI, Divisi Penerimaan, Divisi Operasional, dan Divisi Umum), Pengarahan (Actuating) dilakukan oleh pimpinan dimulai dari mempersiapkan tenaga kerja dan memberikan pelatihan kepada tenaga kerja, dan Pengawasan (Controlling) (aspek teknis, aspek pemasaran, dan aspek finansiil). Aspek finansiil mengenai usaha pendederan ikan kerapu cantang meliputi analisis keuntungan usaha yaitu modal tetap sebesar Rp. 1.016.140.000,-, penyusutan per tahun sebesar Rp. 31.001.667,-, modal lancar sebesar Rp. 2.885.718.000,-, modal kerja sebesar Rp. 3.377.282.000,-, biaya total sebesar 3.377.282.000,-, biaya tetap sebesar Rp. 628.820.000,-, biaya variabel sebesar Rp. 2.748.462.000,-, penerimaan sebesar Rp. 3.871.521.000,-, R/C Ratio sebesar 1,146, BEP unit ikan kerapu cantang ukuran 6 sebanyak 86.507 ekor dan harus mendapatkan omset sebesar Rp. 389.282.402,- dalam setahun. Ikan kerapu cantang ukuran 7 sebanyak 88.536 ekor dan harus mendapatkan omset sebesar Rp. 464.815.786,- dalam setahun dan ikan kerapu cantang ukuran 8 sebanyak 218.939 ekor dan harus mendapatkan omset sebesar Rp. 1.313.632.835,- dalam setahun, keuntungan Rp. 494.239.000,-,dan rentabilitas sebesar 15%. Analisis kelayakan usaha meliputi penambahan investasi sebesar Rp. 293.562.400,-, NPV sebesar Rp. 1.744.589.972,-, Net B/C sebesar 2,72, IRR sebesar 47%, Payback Period (PP) selama 2,30 tahun. Analisis sensitivitas asumsi I biaya naik 6% dan benefit turun 3% tidak layak untuk dijalankan karena nilai NPV sebesar -56.602.533 (negatif), Net B/C sebesar 0,94, IRR sebesar 11% dan Payback Period (PP) selama 6,49 tahun, asumsi biaya naik 1% dan benefit turun 7,5%, tidak layak dijalankan karena nilai NPV sebesar -86.855.776 (negatif), Net B/C sebesar 0,91, IRR sebesar 10% dan Payback Period (PP) selama 6,69 tahun. Asumsi II biaya naik 9,5% dan benefit tetap Rp. 3.871.521.000,- tidak layak untuk dijalankan karena nilai NPV sebesar -68.237.698 (negatif), Net B/C sebesar 0,93, IRR sebesar 10% dan Payback Period (PP) selama 6,56 tahun. Asumsi III biaya tetap Rp. 3.377.282.000,- dan benefit turun 8,3% tidak layak untuk dijalankan karena nilai NPV sebesar -71.031.468 (negatif), Net B/C sebesar 0,93, IRR sebesar 10% dan Payback Period (PP) selama 6,58 tahun. Saran yang dapat peneliti berikan kepada pemilik usaha yaitu memasarkan produk secara pasif melalui sosial media agar konsumen yang ingin membeli bisa melihat produk terlebih dahulu secara online dan meningkatkan hasil Survival Rate (SR) agar mendapatkan jumlah panen yang lebih banyak, untuk masyarakat diharapkan dapat memberikan masukan dan saran untuk meningkatkan kualitas produk, untuk peneliti diharap dapat memberi pemikiran yang inovatif kepada pemilik usaha dan untuk pemerintah diharap kepada Dinas Perikanan setempat agar dapat memberikan pembinaan dan pengecekan terhadap kualitas ikan kerapu cantang yang akan dipasarkan oleh perusahaan tersebut.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/485/051904063
Uncontrolled Keywords: Ikan Kerapu Cantang, Budidaya, Kelayakan Usaha
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.3 Culture of cold-blooded vertebrates > 639.37 Culture of amphibians and specific kinds of fishes > 639.377 36 Culture of specific kinds of fishes (Serranidae (Sea basses)
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Agrobisnis Perikanan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 11 Oct 2019 08:25
Last Modified: 11 Oct 2019 08:25
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170552
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item