Pengelolaan Perikanan Pelagis Kecil Berkelanjutan Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (Wppnri) 571 Provinsi Aceh

Beami, Waroka (2019) Pengelolaan Perikanan Pelagis Kecil Berkelanjutan Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (Wppnri) 571 Provinsi Aceh. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 terletak di sebelah timur Provinsi Aceh yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang tinggi. Salah satu kelompok sumber daya perikanan laut yang paling banyak ditangkap di WPPNRI tersebut adalah jenis ikan pelagis kecil. WPPNRI 571 Provinsi Aceh terdapat delapan kabupaten/kota yang memiliki hasil perikanan tangkap laut. Permasalahan yang sedang dihadapi di wilayah WPPNRI 571 yaitu mengalami penurunan keberadaan stok ikan akibat banyaknya nilai effort atau usaha penangkapan ikan yang berlebih. Khusus sumber daya perikanan pelagis kecil di WPPNRI 571 sudah berada pada status Fully Exploited. Sedangkan Sektor perikanan tangkap di Wilayah Pengelolaan ini dapat berperan dan berpotensi sebagai prime mover (penggerak utama) perekonomian Provinsi Aceh dan Nasional. Akan tetapi sampai saat ini peran dan potensi tersebut masih belum teroptimalkan dengan baik. Hal tersebut mengakibatkan rendahnya kinerja ekonomi berbasis sektor perikanan tangkap di Provinsi Aceh. Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mendeskripsikan kondisi secara umum sumber daya ikan pelagis kecil di WPPNRI 571 Provinsi Aceh. Selain itu dapat mengidentifikasi komoditas dominan dan unggulan serta skenario pengelolaan perikanan pelagis kecil berkelanjutan di WPPNRI 571 Provinsi Aceh. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan data meliputi, data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan studi pustaka. Materi yang digunakan adalah data statistik perikanan tangkap Provinsi Aceh tahun 1994–2017 yang diperoleh dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh. Analisis data yang dilakukan meliputi analisis Location Quotion (LQ) untuk mencari komoditas unggulan, analisis surplus produksi dengan model Schaefer 1954, model Fox 1970, model Walter Hilborn 1976. Kemudian pemodelan sistem dinamis berbasis aplikasi STELLA 9.0.2. Hasil yang didapat yaitu komoditas dominan yang tertangkap di WPPNRI 571 Provinsi Aceh antara lain yaitu ikan kembung, ikan layang, ikan selar dan ikan teri. Sedangkan komoditas unggulan yaitu ikan teri (Stolephorus sp). Kondisi sumberdaya perikanan pelagis kecil, ikan kembung (Rastrelliger sp) dan ikan teri (Stolephorus sp) pada tingkat pengusahaan sudah pada tahap over exploited, sedangkan status pemanfaatan perikanan pelagis kecil, ikan kembung (Rastrelliger sp) dan ikan teri (Stolephorus sp) berturut-turut yaitu over exploited, moderate exploited dan fully exploited. Skenario pengelolaan berkelanjutan perikanan pelagis kecil untuk sepuluh tahun mendatang (2018-2027) didapatkan cadangan biomassa tahun 2027 tertinggi yaitu pada alokasi upaya penangkapan setara dengan effort tahun 2017 yaitu sebesar 126% dari potensi cadangan lestari. Sedangkan skenario pengelolaan berkelanjutan ikan teri (Stolephorus sp) didapatkan cadangan biomassa tahun 2027 tertinggi yaitu pada alokasi upaya penangkapan upaya penangkapan yang diperbolehkan (Fjtb) yaitu sebesar 94% dari potensi cadangan lestari.

English Abstract

-

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/588/051904177
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 03 Aug 2020 23:46
Last Modified: 03 Aug 2020 23:46
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170487
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item