Analisis Bioekonomi Ikan Kurisi (Nemipterus japonicus) sebagai Target dalam Kegiatan Marine Recreational Fisheries di Kabupaten Situbondo

Wulandari, Anggun Ngesti (2019) Analisis Bioekonomi Ikan Kurisi (Nemipterus japonicus) sebagai Target dalam Kegiatan Marine Recreational Fisheries di Kabupaten Situbondo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Indonesia adalah negara maritim yang memiliki perairan yang luas dan memiliki sumberdaya yang melimpah khususnya sumberdaya perikanan. Salah satu sumberdaya ikan yaitu Ikan demersal adalah ikan yang hidup di dasar lautan. Ikan yang ada pada ekosistem karang atau ikan demersal yang sering tertangkap dan ikan – ikan ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi salah satunya adalah ikan kurisi. Nilai ekonomis yang tinggi menjadikan ikan demersal menjadi sasaran eksploitasi termasuk ikan kurisi ini. Ikan kurisi ini juga termasuk dalam 3 besar ikan yang banyak ditangkap di Kabupaten Situbondo. Maka dari itu ikan yang termasuk dalam ikan demersal ini yaitu ikan kurisi yang menjadi bahasan penelitian ini yang berjudul analisis bioekonomi ikan kurisi (Nemipterus japonicus) sebagai target dalam kegiatan Marine Recreational Fisheries di Kabupaten Situbondo. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan produksi ikan kurisi dengan alat tangkap purse seine, payang, dogol, trammel net, gill net, dan pancing ulur. Dan juga menganalisis tingkat pemanfaatan optimal dan kelestarian ikan kurisi di Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan untuk analisis bioekonomi ikan kurisi (Nemipterus japonicus) sebagai target dalam kegiatan marine recreational fisheries di Kabupaten Situbondo adalah survei. Responden pada penelitian ini adalah nelayan yang melakukan aktivitas marine recreational fisheries. Sampel yang akan diambil pada penelitian ini berjumlah 28 orang nelayan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode simple random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini dari sumber data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari hasil wawancara. Data sekunder yang digunakan yaitu meliputi jumlah tangkapan dan effort tahun 2008-2017, jumlah alat tangkap, jumlah trip 2010-2017, jumlah nelayan dan juga dari buku atau jurnal – jurnal yang sudah ada. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan kuisioner. Kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner untuk kebutuhan wawancara. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis bioekonomi berdasarkan model Gordon Schaefer. Telah terjadi economic overfishing dan tidak biological overfishing dalam kegiatan penangkapan ikan kurisi di perairan Kabupaten Situbondo. Perkembangan produksi ikan kurisi alat tangkap purse seine, payang, dogol, trammel net, gill net dan pancing ulur dari tahun 2010 sampai dengan 2018 mengalami hasil produksi yang fluktuatif. Produksi ikan kurisi alat tangkap purse seine, payang, dogol, trammel net, gill net dan pancing ulur tahun . Produksi aktual ikan kurisi sebesar 589.462 kg jumlah ini sudah melebihi batas pada rezim MEY, tapi masih dibawah jumlah pada kondisi MSY, dan OA. Jumlah rata – rata effort aktual sebesar 49.264 unit/tahun jumlah ini sudah melebihi batas pada kondisi MEY, tapi masih dibawah jumlah pada kondisi MSY, dan OA. Jumlah tangkapan (h) tertinggi berada pada kondisi MSY yaitu sebesar 640.958 kg/tahun. Jumlah effort tertinggi berada pada kondisi OA yaitu sebesar 75.866 unit/tahun. jumlah produksi aktual dan jumlah effort aktual telah melewati batas pada kondisi MEY tetapi memiliki jumlah keuntungan yang melebihi pada kondisi MEY.Berdasarkan kesimpulan saran yang diberikan penulis yaitu perlu adanya pengawasan yang lebih dari pemerintah agar kondisi perairan Kabupaten Situbondo tetap lestari. Perlu adanya pengawasan dari badan perikanan dan kelautan tentang sumberdaya ikan di perairan Kabupaten Situbondo agar nelayan dapat menangkap ikan sesuai kebutuhan dan tidak terlalu berlebihan yang nantinya akan merugikan nelayan itu sendiri. Dan juga Perlu adanya peraturan yang mengatur kegiatan Marine Recreational Fisheries agar pelaksanaanya memiliki batasan tertentu untuk mengambil sumberdaya ikan di perairan Kabupetan Situbondo.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPIK/2019/526/051904093
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing > 639.22 Fishing in salt waters
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Agrobisnis Perikanan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 09 Aug 2020 14:38
Last Modified: 09 Aug 2020 14:39
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/170478
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item