Analisis Kepentingan Australia Dalam China-Australia Free Trade Agreement Pada Tahun 2015

Alifa, Muthia Nur (2019) Analisis Kepentingan Australia Dalam China-Australia Free Trade Agreement Pada Tahun 2015. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Keputusan pemerintah Australia untuk membentuk kerjasama perdagangan bebas dengan China pada tahun 2015, untuk meningkatkan perekonomian Australia sempat mendapatkan reaksi negatif dalam internal masyarakat Australia. Akan tetapi berbagai reaksi negatif ini tidak membuat pemerintah Australia menghentikan atau menegosiasi ulang perjanjian ChAFTA sesuai yang diinginkan masyarakat Australia, terutama para tenaga kerja. Kepentingan Pemerintah Australia tetap menyepakati perjanjian perdagangan bebas dengan China walaupun sempat mendapat kecaman dari internal masyarakat Australia menjadi tujuan utama dari tulisan ini. Model K.J Holsti dapat membantu menganalisis kepentingan Australia dalam kerjasama perdagangan bebas dengan China pada tahun 20015. Ditemukan bahwa adanya kepentingan-kepentingan nasional Australia dalam kerjasama perdagangan bebas dengan China yang mempengaruhi pemerintah untuk segera menyepakati perjanjian tersebut setelah sekian lama proses negosiasi berlangsung. Temuan ini menjelaskan bagaimana kepentingan nasional negara menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyepakati suatu perjaanjian.

English Abstract

The Australian government's decision to establish free trade cooperation with China in 2015, to boost the Australian economy had a negative reaction within the Australian Society. However, these negative reactions did not make the Australian government stop or renegotiate the ChAFTA agreement as what Australian society expected, especially the labor force. The interests of the Australian Government continue to agree to a free trade agreement with China even though it has received criticism from internal Australian society as the main objective of this paper. The Holsti K.J model can help analyze Australian interests in free trade cooperation with China in 20015. It was found that the existence of Australia's national interests in free trade cooperation with China affected the government to immediately agree to the agreement after a long period of negotiation. This also explains how the national interest of the state is the basis for the government to agree on an agreement.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FISIP/2019/250/051902622
Uncontrolled Keywords: K.J Holsti, Australia, Kepentingan Nasional, Kerjasama Internasional, China, Perdagangan Bebas. K.J Holsti, Australia, National Interest, Internasional Cooperation, China, Free Trade Agreement.
Subjects: 300 Social sciences > 327 International relations > 327.1 Foreign policy and specific topics in international relations > 327.109 94 Foreign policy and specific topics in international relations (Australia)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 06 Sep 2020 14:10
Last Modified: 06 Sep 2020 14:11
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/169477
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item