Hambatan Bank Syariah Dalam Pengawasan Objek Akad Ijarah Thumma Al-Bai Sebagai Upaya Untuk Menghindari Jahalah (Studi di PT. Bank Mandiri Syariah Cabang Malang)

Mahkota, Ii (2019) Hambatan Bank Syariah Dalam Pengawasan Objek Akad Ijarah Thumma Al-Bai Sebagai Upaya Untuk Menghindari Jahalah (Studi di PT. Bank Mandiri Syariah Cabang Malang). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Bank Syariah dalam menjalankan kegiatan usahanya harus berlandaskan prinsip syariah agar senantiasa berjalan sesuai dengan nilai-nilai Syariah. Dalam perbankan syariah tidak mengenal istilah pemberian kredit, namun dikenal dengan peristilahan ”pembiayaan”. Pembiayaan dalam Bank Syariah salah satunya adalah pembiayaan Ijarah Thuma Al-Bai. Dalam hal ini Bank Syariah Mandiri telah tidak spesifik dalam menentukan manfaat dari suatu objek sehingga menimbulkan jahalah (ketidaktahuan). Oleh karena itu Bank Syariah Mandiri sebagai pengawas pada objek akad Ijarah harus teliti dan spesifik terhadap suatu objek untuk menghindari jahalah (ketidaktahuan). Berdasarkan latar belakang tersebut diatas, maka permasalahan hukum yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah hambatan PT. Bank Syariah Mandiri pada pengawasan objek akad Ijarah Thumma Al-Bai untuk menghindari jahalah dan upaya yang dilakukan PT. Bank Syariah Mandiri pada pengawasan objek akad Ijarah Thumma Al-Bai untuk menghindari jahalah (ketidaktahuan). Untuk menjawab permasalahan diatas, penelitian yuridis empiris ini menggunakan pendekatan berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan menghubungkan kenyataan yang telah terjadi di masyarakat. Jenis dan Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Berdasarkan pembahasan, maka dapat disimpulkan: 1) Hambatan yang dihadapi oleh masing-masing pihak pada pengawasan objek akad ijarah thumma albai antara lain: a. Hambatan bank syariah mandiri adalah adanya nasabah yang masih melakukan kecurangan mengenai persyaratan kadar karatase emas sebagai jaminan dalam menggunakan akad Ijarah Thumma Al-Bai di sistem deposit box gadai Syariah, adanya petugas penaksir emas yang kurang teliti untuk mengidentifikasi fisik emas secara mendetail, 2) Upaya yang dilakukan oleh masing-masing pihak dalam pengawasan akad Ijarah Thumma Al-Bai antara lain: a. Upaya yang dilakukan bank Syariah mandiri bank selanjutnya akan lebih teliti lagi untuk memeriksa objek yang berupa emas dengan cara uji fisik, uji kimia dan uji berat jenis.

English Abstract

Sharia banks in carrying out their business activities must be based on sharia principles so that they always run in accordance with Sharia values. In Islamic banking, they do not recognize the term credit, but it is known as the term "financing". One of the financing in Islamic Banks is financing of Ijarah Thuma AlBai. In this case, Bank Syariah Mandiri has not been specific in determining the benefits of an object which has caused ignorance (ignorance). Therefore Bank Syariah Mandiri as the supervisor of the Ijarah contract object must be careful and specific to an object to avoid being ignorant. Based on the background mentioned above, the legal issues raised in this study are the obstacles PT. Bank Syariah Mandiri on the supervision of the object of the Ijarah Thumma Al-Bai contract to avoid Jahalah and the efforts made by PT. Bank Syariah Mandiri on the supervision of the object of the Ijarah Thumma Al-Bai contract to avoid jahalah (ignorance). To answer the above problems, this empirical juridical study uses an approach based on applicable laws and regulations by linking the realities that have occurred in society. Types and sources of data used in this study are primary data and secondary data. Based on the discussion, it can be concluded: 1) The obstacles faced by each party in the supervision of the object of the ijarah thumma al-bai agreement include: a. The obstacles of independent Islamic banks are the existence of customers who are still cheating on the requirements of gold karatase levels as collateral in using the Ijarah Thumma Al-Bai contract in the Sharia mortgage deposit box system, the gold estimator officers who are not careful to identify the gold in detail, 2) Efforts carried out by each party in the supervision of the Ijarah Thumma Al-Bai contract, among others: a. The efforts made by the bank's next independent Islamic bank will be more thorough to examine objects in the form of gold by physical testing, chemical testing and specific gravity testing.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2019/189/051902880
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 300 Social sciences > 346 Private law > 346.08 Banks and insurance > 346.082 Banks
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 11 Jun 2020 07:10
Last Modified: 07 Oct 2020 03:52
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/169087
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item