Penerapan Model Km-Function Dan Model Gompertz Pada Pertumbuhan Tanaman Padi (Oryza Sativa L.)

Shensachintya, Riskyn Irina (2018) Penerapan Model Km-Function Dan Model Gompertz Pada Pertumbuhan Tanaman Padi (Oryza Sativa L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Model regresi nonlinier yang dapat digunakan untuk menduga pola pertumbuhan ukuran tanaman diantaranya adalah model KM-Function dan model Gompertz. Tujuan penelitian adalah mengetahui pola pertumbuhan serta laju pertumbuhan maksimum tanaman padi varietas Cigeulis dengan menggunakan kedua model tersebut. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari penelitian pada tanaman padi selama 20 minggu dengan pemberian perlakuan bionutrien CAF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model dapat menggambarkan pola pertumbuhan tinggi tanaman padi dengan baik. Berdasarkan nilai AICc, model KM-Function lebih baik daripada model Gompertz dalam menggambarkan pola pertumbuhan tinggi tanaman padi pada pemberian perlakuan bionutrien CAF sedangkan pada tanaman tanpa pemberian bionutrien, model Gompertz lebih baik dibandingkan model KM-Function. Laju pertumbuhan absolut menunjukkan pola lengkung yang menjulur ke kanan dengan laju pertumbuhan maksimum terjadi pada saat tanaman berumur tiga sampai lima minggu setelah tanam. Informasi ini berguna bagi pemulia tanaman untuk memberikan perlakuan khusus pada saat tanaman berumur sekitar tiga minggu setelah tanam

English Abstract

Nonlinear regression models that can be used to estimate the growth pattern of plant size as KM-Function model and Gompertz model. The purpose of this study is to know the growth pattern and the maximum growth rate of Cigeulis varieties of rice using both models. The data used is secondary data from a research on rice for 20 weeks with CAF bionutrient treatment. The results showed that both models can describe the pattern of rice growth well. Based on AICc values, KM-Function model is better than Gompertz model in describing the growth pattern of rice with the treatment whereas in the control treatment, Gompertz model is better than KM-Function model. The absolute growth rate shows a curved pattern that right skewed with the maximum growth rate of rice occurs when the plant is on three to five weeks after planting. This information would be useful for the plant breeders to give a certain treatment when the plant at about three weeks after planting.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/MIPA/2018/119/051803524
Uncontrolled Keywords: Gompertz, KM-Function, Model Pertumbuhan Gompertz, Growth Model, KM-Function
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 633 Field and plantation crops > 633.1 Cereals > 633.18 Rice
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Statistika
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 04 Jun 2020 09:03
Last Modified: 16 Oct 2021 04:21
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/168691
[thumbnail of Riskyn Irina Shensachintya  (2).pdf]
Preview
Text
Riskyn Irina Shensachintya (2).pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item