Pengaruh Pemberian Tepung Tapioka Dengan C/N Rasio Berbeda Terhadap Jenis dan Jumlah Bakteri Heterotrof Pada Flokulan Dalam Sistem Tertutup Ikan Nila (Oreochomis niloticus) GIFT G6 Secara Superintensif

Nugroho, Ikhwan Catur (2011) Pengaruh Pemberian Tepung Tapioka Dengan C/N Rasio Berbeda Terhadap Jenis dan Jumlah Bakteri Heterotrof Pada Flokulan Dalam Sistem Tertutup Ikan Nila (Oreochomis niloticus) GIFT G6 Secara Superintensif. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ikan nila GIFT (Genetic Improvement of Farmed Tilapia) memiliki kemampuan pertumbuhan yang sangat cepat. Permintaan sangat tinggi tetapi baru terpenuhi 50%. Adanya teknologi Bioflok untuk memproses limbah budidaya menjadi flok yang mengandung protein tinggi sehingga dapat dipergunakan untuk menjaga kualitas air dan sebagai pakan alami pada budidaya Nila secara superintensif. Sistem ini membutuhkan aerasi dan pengadukan dalam air dengan kecepatan arus diatur 10 cm/detik untuk menjaga tingginya mikrobial flok dalam keadaan tetap tersuspensi dan penambahan karbon organik sebagai substrat untuk melakukan dekomposisi aerobik dengan memanfaatkan nitrogen (N) terutama N-NH3 dalam air. Maka adanya keseimbangan antara C dan N di perairan dengan kontrol C/N ratio agar flok terbentuk dengan baik. Alkalinitas dijaga diatas 100 ppm, TSS dicek tidak melebihi 130 mg/L apabila melebihi maka perlu diaktifkan flok sparator. Penelitian ini dilakukan selama 35 hari di Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Budidaya Air Payau (UPT.PBAP) Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Parameter uji yaitu identifikasi jenis dan perhitungan jumlah koloni bakteri heterotrof pada flokulan pada media pemeliharaan ikan Nila sebagai parameter utama, kemudian parameter penunjangnya yaitu pengukuran suhu, oksigen terlarut, amoniak, pH, alkalinitas, CO2, TDS dan volume bioflok serta penampilan flok. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan yaitu Kontrol, C/N ratio 12 dan 24 dengan penambahan tepung tapioka berturut-turut 0, 496,1 g/kg pakan, 992,2 g/kg pakan. Pakan yang digunakan yaitu pakan F-999 mengandung protein 38%. Nila yang digunakan memiliki berat awal 2,10+0,01 g yang ditebar pada kolam dengan ukuran 1 m3 dengan kepadatan 500 ekor/m3. Setiap hari dilakukan pengambilan data suhu, pH, DO, diamati warna flok, diameter flok dan volume flok. Setiap minggu dilakukan pengambilan data amoniak, CO2, kecerahan dan berat ikan uji dengan sampling 10%. Pakan diberikan secara addlibitum dan tercatat, diberikan 3 kali sehari yaitu pagi pukul 08.00 WIB, siang pukul 12.00 WIB dan pukul 15.00 WIB. Pengamatan jenis dan jumlah bakteri heterotrof pada flokulan dilakukan pada minggu awal, tengah dan akhir. Jenis bakteri yang didapatkan pada flokulan adalah Pasteurella aerogenes (Kontrol) didapatkan pada saat pengujian pertama dan ke-dua, Bacillus licheniformis, yang didapatkan pada C/N-12 pengujian pertama, dan C/N-24 pada pengujian pertama dan ke-dua, Enterobacter gergoviae ditemukan pada perlakuan C/N-12 uji ke-dua, Bacillus subtilis (pada Kontrol), ditemukan pada minggu terakhir, Aeromonas veronii (pada C/N-12 uji terakhir) pada C/N-24 uji terakhir didapatkan Providence rettgeri. Dari beberapa jenis bakteri yang diketahui, ada beberapa jenis bakteri patogen akan tetapi keberadaannya masih dapat ditoleren oleh Ikan Nila. Pemberian C/N rasio yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata pada kelimpahan bakteri heterotrof hanya pada minggu (I), dimana perlakuan yang terbaik yaitu pada C/N 24 dengan rata-rata log kelimpahan bakteri 10,011 atau 1,03 x 1010 cfu/ml, C/N 12 memiliki rata-rata log 9,704 atau 5,06 x 107 cfu/ml, Kontrol memiliki rata-rata log kelimpahan bakteri 9,866 atau 7,35 x 107 cfu/ml. Regresi kelimpahan bakteri heterotrof pada flokulan berbentuk kuadratik dengan persamaan garis y=9,866+0,03301x+0,001626x2 dimana Y adalah nilai kelimpahan dan x adalah C/N rasio, dengan nilai R2 = 96,5%. Pada pertengahan minggu penelitian yaitu minggu (III) dan pada minggu (V) minggu terakhir, rata-rata log kelimpahan bakteri heterotrof pada pengujian (III) C/N 12 yaitu 9,341-10,591 atau 2,19 x 107 – 3,89 x 1010 cfu/ml, pada rata-rata log kelimpahan bakteri heterotrof C/N 24 yaitu 8,477-10,462 atau 2,9 x 109 – 2,9 x 1010 cfu/ml, sedangkan pada kontrol rata-rata log kelimpahan bakteri heterotrof 8,908- 10,914 atau 8,1 x 109 – 8,2 x 1010 cfu/ml. Sedangkan pada minggu (V) rata-rata log kelimpahan bakteri heterotrof C/N 12 yaitu 8,531-9,415 atau 3,4 x 109 – 2,6 x 1010 cfu/ml, untuk C/N 24 rata-rata log kelimpahan bakteri heterotrof 8,954-10,591 atau 8,9 x109 – 3,9 x 1010 cfu/ml, sedangkan pada kontrol didapatkan rata-rata log kelimpahan bakteri heterotrof antara 8,230-9,690 atau 1,7 x 109 – 4,9 x 109 cfu/ml. Bila dilihat dari kuantitas dan kualitas flok yang paling baik pada perlakuan C/N ratio 12 dan 24. Volume flok rata-rata terendah 0,2 ml pada kontrol, sedangkan nilai rata-rata tertinggi yaitu 4,6 ml pada perlakuan C/N rasio 24 dengan persamaan y=0,4556+0,1833x dan R² = 94,2 %. Warna air pada C/N ratio 12 lebih stabil orange daripada warna air pada C/N ratio 24 dan kontrol. Diameter kisaran 10-210 μm. memiliki persamaan regresi linier y=3,993+0,4527x dan R2 = 61,9%. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi bioflok dapat digunakan untuk menstabilkan kualitas air budidaya nila Gift G6 dengan kepadatan 500 ekor/m3. Nilai suhu 26 – 280C, pH 6,6 – 7,7, oksigen terlarut 2,56 – 9,24 ppm CO2 1,08-11,88 ppm, alkalinitas 110-680, ammonia 0,01-2,06 ppm. Kecerahan 38 – 60 cm, dan TSS tertinggi 141 cm pada C/N-12, sedangkan nilai kecerahan terendah yaitu 13 cm pada kontrol. Nilai SGR perlakuan terbaik pada C/N ratio 12 sebesar 4,48% berat tubuh/hari. Nilai FCR perlakuan terbaik pada C/N ratio 12 sebesar 0,65. Sedangkan nilai SR perlakuan terbaik pada C/N ratio 24 sebesar 88,33%.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2010/170/051902121
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing > 639.27 Fishing for specific kinds of fishes > 639.277 82 Mackerel fishing / Mackerel fisheries
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 05 Jun 2020 04:49
Last Modified: 09 Aug 2020 03:29
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/168460
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item