Analisis Program Sekolah Peternakan Rakyat (Spr) Dalam Meningkatkan Sumberdaya Peternak (Studi Kasus Pada Spr Mega Jaya Di Dusun Ngantru, Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro)

Meilani, Sa’adia (2018) Analisis Program Sekolah Peternakan Rakyat (Spr) Dalam Meningkatkan Sumberdaya Peternak (Studi Kasus Pada Spr Mega Jaya Di Dusun Ngantru, Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kondisi peternakan rakyat Indonesia saat ini masih bersifat subsistem (swasembada). Meletakkan ternak sekadar sebagai aset hidup bukan komoditi bisnis menjadikan peternak rakyat belum bisa mencapai titik optimal dalam pengembangan usaha tersebut. Nilai impor yang tinggi mencapai 22% dari seluruh kebutuhan daging negeri membuat pemerintah harus memfokuskan pembangunan peternakan melalui pengembangan Peternakan Rakyat yang memasok 98% dari seluruh daging asal negeri. Rendahnya tingkat pengetahuan akan berakibat pada cara berpikir yang konvensional, sehingga x dapat menghambat adopsi teknologi baru yang dikenalkan. Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) dibentuk untuk menjadi alternatif solusi dalam pengembangan peternakan rakyat menuju usaha bisnis kolektif yang feasible, bankable, dan berdaya saing. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Maret- 1 Juni 2017 bertempat di Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) Mega Jaya Dusun Ngantru, Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan dampak yang ditimbulkan dari program SPR terhadap peternak Dusun Ngantru. Materi penelitian tersebut yaitu peternak rakyat sebagai sumberdaya yang diamati. Informan terdiri dari Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, manager SPR, akademisi, petugas teknis kesehatan hewan, dan Peternak dengan total informan berjumlah 101 informan. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu dengan memilih informan sesuai yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan data yang diinginkan (purposive sampling). Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dan observasi lapang. Analisa data menggunakan metode kualitatif induktif yang terdiri dari (1) Pengorganisiran Data, (2) Pengolahan Data, (3) Verifikasi dan penafsiran data, serta (4) Pengambilan Kesimpulan. Pengujian keabsahan data menggunakan metode triangulasi dengan menguji sinkronisasi data yang didapat dari teknik pengambilan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemberdayaan peternak rakyat di SPR Mega Jaya terdiri dari lima tahap. Pertama adalah Penilaian yang diawali dengan proses pembentukan DPPT (Dewan Perwakilan Pemilik xi Ternak), dilanjutkan dengan pengangkatan Manajer SPR, penelitian institusi dari IPB, kegiatan kesehatan hewan, serta memasuki tahapan proses pendidikan peternak. Kurikulum dalam Sekolah Peternakan Rakyat tersebut diantaranya (1)Kelembagaan, (2)Tingkah Laku dan Kesejahteraan Ternak, (3)Produksi, (4)Pakan, (5)Kesehatan Hewan, (6)Reproduksi, dan (7)Limbah. Kedua adalah Pembentukan (Prototyping) yang merupakan dasar kerangka dari program ini. Tahap ini mengatur pembentukan anggota SPR, pengorganisasian, kelengkapan administrasi, penyusunan buku pedoman SPR, memulai pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan, dan membuka kerjasama dengan swasta. Ketiga adalah proses Pelaksanaan (Implementating), yang berisi tahapan bagi peternak untuk dapat mengimplementasikan segala ilmu yang telah didapat di SPR, mengevaluasi, dan memecahkan beberapa maslaah ringan yang ditemui dari implementasi tersebut. Keempat adalah Penguatan (Affirmation), tahap ini merupakan proses pengembangan dalam aktualisasi skill dan ilmu yang telah didapat. Tahap kelima adalah Kemandirian (Independency) yang berarti peternak diharapkan telah mampu berdikari bersama kelompok dalam pengembangan bisnis kolektif yang berkelanjutan. SPR berdampak positif maupun negatif terhadap peternak rakyat dalam bidang sosial-budaya, ekonomi, dan politik. Dalam aspek sosial budaya berpengaruh positif pada indikator gotong royonng, motivasi, kekeluargaan, dan manajemen beternak. Disisi lain berpengaruh positif pada indikator jam kerja peternak. Perubahan positif nampak muncul secara signifikan dalam aspek penyelesaian masalah yang semula dilakukan secara individu kini diselesaikan secara berkelompok sehingga berpengaruh pada munculnya budaya xii baik pada peternak. Namun berpengaruh negatif pada indikator jam kerja peternak yang ditandai dengan berkurangnya waktu bersama keluarga sebab peternak harus bekerja selama 12 jam di ladang maupun kandang. Dampak ekonomi berpengaruh positif pada indikator tenaga kerja, aset, dan infrastruktur. Namun berpengaruh negatif pada indikator pendapatan bulanan Rumah Tangga Peternak. Perubahan ke arah positif ditandai dengan berkurangnya tingkat pengangguran terhadap pemuda desa. Kemudian pada aset yang ditandai dengan meningkatnya luas lahan hijauan, populasi ternak yang meningkat 58% dari 623 ekor menjadi 960 ekor, dan terbentuknya sebuah koperasi. Aspek ketiga yang mengalami peningkatan adalah infrastruktur yang ditandai dengan terbangunnya sekreatriat bersama, dan kandang komunal berkapasitasi 300 ekor. Namun terjadi dampak negatif dalam aspek finansial peternak. Hal tersebut ditandai dengan berkurangnya pendapatan rumah tangga peternak disebabkan oleh pengeluaran kas untuk keperluan swadaya pembangunan. Dalam aspek politik berpengaruh positif pada pola berfikir strategis dan kepemimpinan peternak. Disisi lain keputusan nasional menghentikan program Sentra Peternakan Rakyat menjadikan beberapa faktor tidak stabil pada program Sekolah Peternakan Rakyat Mega Jaya.Namun adanya dinamika politik nasional atas pergantian Dirjen Peternakan pada tahun 2016 menyebabkan penghentian turunnya APBN untuk program ini sehingga terjadi pengalihan pendanaan kepada APBD Kabupaten Bojonegoro.

English Abstract

The purpose of this research was to analyse the process of farmer empowerment in SPR Mega Jaya, and to find the impact of the program that might improve farmer resources in all related aspect. Especially in sosial-culture, economic, and politics aspect. Research was held in SPR Mega Jaya for three month on 1st March until 1st June 2018. The material of this research was human instrument which was the researcher itself. The method of this experiment was qualitative and data collected using purposive sampling method (literacy study, interview, and observation). Data analysis using inductive qualitative method through data collection, data asessment, verification, and conclusion. The result showed that the design of farmers empowerment were early did evaluation, prototyping, implementation, viii affirmation, and the last was independency of the program. Early evaluation was the step to measure the strength of modal in human, social, and physics which effected the decision of empowerment strategy. Prototyping was the step to establish basic concept of this program. Implementation was the step to develop all the strategy into activity to increase farmer’s capacity and capability. Affirmation was the step to implemented technical things. Independency was the step that shows the last point to make the farmers could stand to face and to finish their own problems. The program affected both positive and negative side. This program effected mostly in social-culture. It affected some aspect such as increasing mutual assistance, motivation, security, and kinship. But it decrease indicator working hours of the breeder. The program also affected economic side such as increasingly on the manpower, asset, and infrastructure. There was a negative side appear on the financial aspect caused the expenditures increase for cash, self-help development. At the rising farmer’s power in social-culture and economics as well as an impact on the increasing strength in leadership from political aspect. Starting from leadership in farmers community to support being independence.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPT/2018/607/051901818
Uncontrolled Keywords: Farmer Empowerment, SPR, Rural Famers
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.007 Livestock--Study and teaching
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 02 Jun 2020 05:07
Last Modified: 18 Jan 2021 05:27
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/168365
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item