Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol 80% dan Fraksi Buah Jambu Wer (Prunus persica Zieb & Zucc..) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853.

Sari, Ayu Kartika (2018) Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Etanol 80% dan Fraksi Buah Jambu Wer (Prunus persica Zieb & Zucc..) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Peningkatan kejadian resistensi antibiotik memicu pengembangan dan penemuan antibiotik baru semakin meningkat baik dari tingkat sintetis, semi sintetis maupun dari bahan alam. Proses penemuan antibiotik yang berasal dari bahan alam dilakukan dengan pendekatan etnofarmasi. Berdasarkan studi etnofarmasi yang telah dilakukan sebelumnya pada Suku Tengger diketahui buah Jambu Wer (P. persica Zieb&Zucc.) digunakan sebagai antidiare. Diare dapat disebabkan oleh diare infeksi dan diare non infeksi. Diare infeksi dapat disebabkan salah satunya oleh Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853. Berdasarkan latar belakang ini, diketahui belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai aktivitas buah Jambu Wer (P. persica Zieb & Zucc.) sebagai antibakteri dan kandungan senyawa metabolit sekunder buah Jambu Wer (P. persica Zieb & Zucc.). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol 80% dan fraksi buah Jambu Wer (Prunus persica Zieb.&Zucc.) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode mikrodilusi untuk menentukan kadar hambat minimal (KHM) dan kadar bunuh minimal (KBM) serta metode Kromatografi Lapis Tipis untuk penetuan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol 80% buah Jambu Wer (Prunus persica Zieb. & Zucc.). Hasil diperoleh menunjukan.ekstrak etanol 80% memiliki nilai KHM dan KBM >50.000 ppm, fraksi kloroform memiliki nilai KHM 12.500 ppm dan nilai KBM >50.000 ppm, fraksi etil asetat memiliki nilai KHM 25.000 ppm dan nilai KBM 50.000 ppm, fraksi n-butanol memiliki nilai KHM 50.000 ppm dan nilai KBM 50.000 ppm, serta fraksi air memiliki nilai KHM 50.000 ppm dan nilai KBM >50.000 ppm. Berdasarkan hasil uji KLT, senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol 80% buah Jambu Wer (Prunus persica Zieb & Zucc.) adalah flavonoid, terpenoid, tann dan amilum. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa fraksi yang memiliki potensi aktivitas antibakteri terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853 adalah fraksi etil asetat.

English Abstract

Increase in antibiotic resistance triggers the increase in development and discovery of new antibiotics, either synthetic, semi-synthetic, or natural. The process of discovering natural antibiotics is done by using ethnopharmaceutical approach. Based on a previous ethnopharmaceutical study on Tengger Tribe, Jambu Wer fruit (P. persica Zieb & Zucc.) has been used as antidiarrheal medicine. Diarrhea can be caused by infectious diarrhea and non-infectious diarrhea. One of the bacteria that can cause infectious diarrhea is Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853. Based on this background, there is no further information regarding its antibacterial activities and content of secondary metabolite compounds.This research aims to prove the presence of antibacterial activity of 80% ethanol extract and fraction of Prunus persica Zieb & Zucc. against Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853 . The method used in this study is microdilution method to determine minimum inhibitory concentration (MIC) and minimum bactericidal concentration, and Thin-layer Chromatography to determine the secondary metabolite compounds found in 80% ethanol extract and Prunus persica Zieb & Zucc. The results show that 80% ethanol extract has MIC and MBC of >50,000 ppm, chloroform fraction has MIC of 12,500 ppm and MBC of >50,000 ppm, ethyl acetate fraction has MIC of 25,000 ppm and MBC of 50,000 ppm, n-butanol fraction has MIC of 50,000 ppm and MBC of 50,000 ppm, and water fraction has MIC of 50,000 ppm and MBC of >50,000 ppm. Based on KLT test results, secondary metabolite compounds found in 80% ethanol extract and Prunus persica Zieb & Zucc. are flavonoid, terpenoid, tannin, and amylum. Therefore, it can be concluded that the fraction that has potential of antibacterial activity against Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853 is ethyl acetate fraction.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2018/337/051808235
Uncontrolled Keywords: Antibakteri, Jambu Wer, Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853-Antibacterial, Jambu Wer, Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 615 Pharmacology and therapeutics > 615.3 Organics drugs > 615.32 Drugs derived from plants and mikroorganisms > 615.323 73 Drugs derived from spesific plants (Rosales)
Divisions: Fakultas Kedokteran > Farmasi
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 12 Jul 2019 02:00
Last Modified: 12 Jul 2019 02:00
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/167731
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item