Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Siprofloksasin, Seftriakson, dan Sefuroksim untuk Terapi Empiris Infeksi Saluran Kemih (ISK) (Studi pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Bangil)

Budi, Rizky Meitafani Setia (2018) Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Siprofloksasin, Seftriakson, dan Sefuroksim untuk Terapi Empiris Infeksi Saluran Kemih (ISK) (Studi pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Bangil). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) terjadi karena adanya mikroorganisme patogen pada saluran kemih. Manajemen terapi antibiotik empiris ISK di RSUD Bangil adalah siprofloksasin, seftriakson, dan sefuroksim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biaya pengobatan antibiotik siprofloksasin, seftriakson, dan sefuroksim pada pasien ISK rawat inap di RSUD Bangil periode Januari-Desember 2017. Efektivitas dilihat dari lama rawat inap, lama hilangnya demam, dan lama hilangnya nyeri suprapubis. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik kuantitatif dengan analisis data menggunakan ACER dan ICER serta menggunakan perspektif penyedia layanan kesehatan. Sampel dipilih dengan teknik total sampling dan sampel yang didapatkan sebanyak 23 pasien. Dari hasil efektifitas lama rawat inap dan lama hilangnya demam paling cepat adalah sefuroksim. Sedangkan efektivitas lama hilangnya nyeri suprapubis paling cepat adalah seftriakson. Berdasarkan nilai ACER, dilihat outcome lama rawat inap dan lama hilangnya demam yang lebih hemat biaya adalah seftriakson yang bernilai sama, yaitu Rp 770.573 dan yang paling tinggi biayanya adalah sefuroksim. Sedangkan outcome lama hilangnya nyeri suprapubis yang lebih hemat biaya adalah siprofloksasin Rp 865.920 dan yang paling tinggi biayanya adalah sefuroksim Rp 1.221.503. Dari hasil ICER, penggunaan antibiotik seftriakson dapat menurunkan biaya Rp 1.707.220 dalam menghilangkan 1 hari gejala nyeri suprapubis dan membutuhkan biaya tambahan Rp 633.066 untuk mengurangi 1 hari lama rawat inap serta biaya tambahan Rp 706.420 untuk mengurangi 1 hari hilangnya demam. Dari hasil uji komparasi menggunakan uji statistik one way anova dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada biaya dan efektivitas antibiotik siprofloksasin, seftriakson, dan sefuroksim (nilai P > 0,05).

English Abstract

Urinary Tract Infection (UTI) occurs because of pathogenic microorganisms in the urinary tract. Management therapy of UTI in RSUD Bangil is using ciprofloxacin, ceftriaxone, and cefuroxime. This study aims to determined cost effectiveness of ciprofloxacin, ceftriaxone and cefuroxime in hospitalized UTI patient at RSUD Bangil period January-December 2017. Indicator of effectiveness seen by length of hospitalization, duration of fever loss, and duration loss of suprapubic pain. This research is a quantitative analytic observational study with analysisof ACER and ICER using the perspective of health care providers. The sample was selected by total sampling technique and the result was 23 patients. The result is cefuroxime more effective in length of stay and loss of fever, and ceftriaxone was more effective in loss of suprapubic pain. ACER value showed that low cost of long hospitalization and loss of fever is ceftriaxone, which is Rp 770,573 and the highest cost is cefuroxime. While low cost loss of suprapubic pain was ciprofloxacin, which is Rp 865.920 and the highest cost was cefuroxime, which is Rp 1.221.503. ICER result showed that ceftriaxone antibiotics can reduced cost which is Rp 1,707,220 in eliminating 1 day of suprapubic pain and required additional cost Rp 633,066 to reduced 1 day length of hospitalization and additional cost Rp 706,420 to reduced 1 day loss of fever. The result of comparative test using one way anova statistical test, can be concluded that there is no significant difference in cost and effectiveness of ciprofloxacin, ceftriaxone and cefuroxime antibiotics (P> 0.05).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2018/321/051808219
Uncontrolled Keywords: Infeksi Saluran Kemih (ISK), siprofloksasin, seftriakson, sefuroksim, Farmakoekonomi.-Urinary Tract Infection (UTI), Ciprofloxacin, Ceftriaxone, Cefuroxime, Pharmacoeconomic.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 615 Pharmacology and therapeutics > 615.7 Pharmacokinetics
Divisions: Fakultas Kedokteran > Farmasi
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 03 May 2020 06:13
Last Modified: 21 Oct 2021 07:51
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/167483
[thumbnail of Rizky Meitafani Setia Budi (2).pdf]
Preview
Text
Rizky Meitafani Setia Budi (2).pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item