Evaluasi Dampak Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang

Fia, Ifta (2018) Evaluasi Dampak Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh dampak-dampak sosial yang terjadi setelah adanya pembangunan jembatan dan jalan rabat beton yang dilaksanakan melalui dana bantuan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan sebesar Rp. 250 Juta Rupiah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan melalui penyediaan akses pelayanan infrastruktur dasar di perdesaan. Program ini didasarkan pada masih minimnya infrastruktur dasar yang dapat di akses oleh masyarakat perdesaan sehingga menyebabkan keterbatasan dalam melakukan kegiatan termasuk kegiatan perekonomian sehingga menjadi salah satu penyebab kemiskinan di daerah perdesaan. PPIP diselenggarakan oleh pemerintah dimulai pada tahun 2007 dan berada dibawah payung hukum PNPM Mandiri dengan dibawahi oleh Kementrian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya. PPIP dalam penelitian ini dilaksanakan di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang pada Tahun 2014-2015. Pelaksanaan PPIP bersifat Botton Up dimana masyarakat ditunjuk langsung sebagai pelaksana program mulai dari perencanaan hingga kegiatan selesai dilakukan. Pemilihan Jenis infrastruktur yang akan dibangun juga ditentukan sendiri oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan konsep evaluasi dampak Samodra Wibawa yang menjelaskan tentang 4 indikator evaluasi yakni, dampak individual yang terdiri dari dampak psikis, dampak lingkungan, dampak ekonomi, dampak sosial dan personal, kedua berkenaan dengan dampak organisasional, ketiga dampak pada masyarakat, dan keempat dampak pada lembaga dan sistem sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PPIP di desa Wonorejo sudah berjalan dengan sangat baik terbukti dari berbagai dampak sosial yang terjadi pada masyarakat cukup besar sehingga membuat berbagai perubahan pada masyarakat kearah yang positif. Walaupun masih ada kekurangan pada segi pmeliharaan akibat pembuangan sampah yang sembarangan di area jembatan. Rekomendasi pada penelitian ini adalah meninjau ulang pemeliharaan infrastruktur dasar yang telah dibangun sehingga dapat terus dimanfaatkan keberadaannya dengan sebaik-baiknya.

English Abstract

This study aims to determine the extent of the Social impacts that occurred after the construction of bridges and concrete rebate roads carried out through the Rural Infrastructure Development Program (PPIP) funds of Rp. 250 million Rupiah.This study uses qualitative research methods with data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation studies. The Rural Infrastructure Development Program is one of the poverty alleviation programs through the provision of access to basic infrastructure services in rural areas. This program is based on the lack of basic infrastructure that can be accessed by rural communities, causing limitations in carrying out activities including economic activities, which is one of the causes of poverty in rural areas. PPIP organized by the government began in 2007 and is under the legal umbrella of PNPM Mandiri under the auspices of the Ministry of Public Works, Directorate General of Human Settlements. PPIP in this study was conducted in Wonorejo Village, Poncokusumo District, Malang Regency in 2014-2015. The PPIP implementation is Botton Up where the community is directly appointed as the program implementer from the planning until the activity is completed. Selection The type of infrastructure to be built is also determined by the community. This study uses the concept of impact evaluation Samodra Wibawa which describes 4 evaluation indicators, namely, individual impacts consisting of psychological impact, environmental impact, economic impact, social and personal impacts, second with regard to organizational impact, third impact on society, and fourth impact on institutions and social systems. The results of this study indicate that PPIP in the village of Wonorejo has been running very well as evidenced by the various social impacts that occur in the community that are large enough to make various changes to the community towards a positive direction. Although there are still shortcomings in terms of maintenance due to careless garbage disposal in the bridge area. The recommendation in this study is to review the maintenance of basic infrastructure that has been built so that its existence can continue to be utilized as well as possible.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIS/2018/1118/051901564
Uncontrolled Keywords: Kemiskinan, Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan, Evaluasi Dampak sosial. Poverty, Rural Infrastructure Development Program, Social Impact Evaluation.
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.7 Land, recreational and wilderness areas, energy > 333.714 Environmental impact studies
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 21 Oct 2019 03:38
Last Modified: 25 Oct 2021 04:05
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/164925
[thumbnail of Ifta Fia.pdf]
Preview
Text
Ifta Fia.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item