Komposisi Hasil Tangkapan Cantrang Yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan, Jawa Timur

hisan, Ahmad zuhril (2018) Komposisi Hasil Tangkapan Cantrang Yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Cantrang merupakan alat penangkap ikan terbuat dari jaring berkantong yang dilengkapi dengan atau tanpa alat pembuka mulut jaring dan pengoperasiannya dengan cara dihela di sisi atau di belakang kapal yang sedang melaju. Kontruksi alat tangkap ini terdiri dari kantong, badan, sayap, pemberat, pelampung, tali pemberat, tali pelampung dan tali selambar. Wilayah Borondong merupakan salah satu wilayah yang menggunakan alat tangkap catrang. Meskipun sudah dikeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No. 2/Permen-KP/2015 mengenai pelarangan alat tangkap pukat hela (trawls) dan pukat tarik (seine nets), nelayan desa Brondong dan beberapa wilayah pesisir utara Jawa Timur masih menggunakan alat tangkap cantrang. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif survei, yang dilakukan dengan cara pengamatan secara langsung dan studi literatur dengan buku Carpenter dan Niem. Survei sampling dilakukan secara acak terhadap 37 armada kapal di PPN Brondong. Ikan hasil tangkapan diidentifikasi berdasarkan 20 penciri morfologi ikan dan mencocokkan dengan buku Carpenter dan Niem. Selanjutnya dilakukan perhitungan komposisi, indeks keanekaragaman dan indeks keseragaman menggunakan Ms.Excel. Untuk mengetahui variasi jumlah individu antar spesies dan variasi jumlah spesies antar kapal, data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji One Way Anova (Analysis of variance ) dan uji lanjutan dengan prosedur Post Hoc Test untuk mengetahui variabel mana yang memilki perbedaan signifikan atau nyata. Hasil penelitian ini ialah ikan hasil tangkapan cantrang di PPN Brondong terdiri dari 20 spesies dan didominasi oleh ikan demersal sebanyak 15 spesies sebesar 46,98 %. Komposisi hasil tangkapan didominasi oleh ikan peperek (Leiognathus equulus) sebesar 53,97 %, ikan kuniran (Upeneus sulphureus) sebesar 17,27%, ikan swanggi 8,95% (Priacanthus tayenus). Tingkat keanekaragaman dan keseragaman jenis di perairan Brondong Lamongan, untuk keanekaragaman nya yaitu sebesar 2,57 dan untuk tingkat keseragamannya yaitu sebesar 0,86. Hal ini menunjukkan bahwa keanekaragaman di brondong yaitu sedang dan keseragamannya ya itu tinggi.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/928/051811927
Uncontrolled Keywords: Cantrang alat penangkap ikan
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 24 Jul 2019 04:20
Last Modified: 24 Jul 2019 04:20
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/164873
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item