Tinjauan Kritis Strategi Kontra-Terorisme Dalam Perspektif Feminisme: Studi Kasus Strategi Kontra-Terorisme Indonesia

Lavinia, Nia (2018) Tinjauan Kritis Strategi Kontra-Terorisme Dalam Perspektif Feminisme: Studi Kasus Strategi Kontra-Terorisme Indonesia. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Aktivitas terorisme selama ini menjadi aktivitas yang sangat maskulin. Ketika membicarakan terorisme, bayangan yang muncul dalam pikiran kita adalah gambar para lelaki dengan senjata dan bom. Pandangan maskulin ini membawa negara membuat kebijakan yang juga maskulin yang dalam perspektif feminism berdampak pada negara menghilangkan agensi perempuan dengan tidak melihat perempuan sebagai pelaku potensial kekerasan terorisme, dan aktor dalam upaya kontra terorisme. Strategi kontra-terorisme yang maskulin juga menempatkan perempuan sebagai kelompok yang terperangkap ditengah-tengah—menjadi target kelompok terorisme—dan menjadi korban dari upaya kontra-terorisme negara yang gagal untuk mencegah, menginvestigasi, atau menghukum para pelaku terorisme, dan terampas haknya atas nama pemberantasan terorisme. Indonesia sebagai salah satu negara dengan strategi kontra terorisme terbaik di dunia terbukti memiliki strategi yang maskulin dengan tidak berhasil mengidentifikasi keterlibatan perempuan dalam aktivitas kekerasan terorisme, menganggap perempuan tidak relevan dalam upaya kontra-terorisme, dan melakukan pelanggaran berbasis gender dalam upaya kontra-terorisme yang negara lakukan.

English Abstract

Terrorism has been a very masculine activity. When we talk about terrorisme, the image that comes to our mind is the image of men with guns and bombs. This masculine view brings the state to make a masculine policy which in the feminism perspective affecting the state to eliminate women's agency by not seeing women as potential perpetrators of terrorist violence, and as actors in counter-terrorism efforts. This masculine counter-terrorism strategy also places women as a group who has been trapped as a target of terrorist groups and a victim of state’s counter-terrorism effort (who is failed to prevent, investigate, or punish terrorists, and violates woman’s rights in the name of counter-terrorism effort) at the same time. Indonesia known as one of the countries with the best counterterrorisme strategy in the world is proven to have a masculine strategy by failing to identify women's involvement in terrorist violence activities, regard women as irrelevant in counter-terrorism efforts, and commit gender-based violence in their counter-terrorism efforts.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIS/2018/632/051808042
Uncontrolled Keywords: Terorisme, Strategi Kontra-terorisme, Feminisme Terrorism, Counter-terrorism, Feminism
Subjects: 300 Social sciences > 327 International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 15 Oct 2019 04:52
Last Modified: 22 Oct 2021 02:46
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/164556
[thumbnail of Nia Lavinia.pdf]
Preview
Text
Nia Lavinia.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item