Analisis Beban Pendinginan Cold Storage Kapal Ikan 20 GT di PT. PAL Indonesia (Divisi Desain), Surabaya Jawa Timur

Sari, Elsa Yulia (2018) Analisis Beban Pendinginan Cold Storage Kapal Ikan 20 GT di PT. PAL Indonesia (Divisi Desain), Surabaya Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Konsep dari penelitian dibuat dari beberapa masalah pokok yang mendasari dalam melakukan penelitian ini antara lain: apakah sistem pendinginan menggunakan cold storage dapat digunakan di kapal ikan 20 GT, berapakah daya dan besar kapasitas cold storage yang dibutuhkan dikapal ikan 20 GT karena pada umumnya nelayan di indonesia masih menggunakan es balok untuk mengawetkan ikan. Maka tujuan dari penelitian tentang Analisis Beban Pendinginan Cold Storage Kapal Ikan 20 GT, adalah untuk mengetahui jenis refrigeran yang efekif digunakan untuk pendinginan cold storage, mengetahui besar beban cold storage kapal ikan 20 GT, mengetahui perbandingan penggunaan freon R-32 dan es balok. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan suatu keadaan, peristiwa yang berkaitan dengan variabel – variabel yang bisa dijelaskan dengan angka maupun kata – kata. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada 14 Agustus sampai 31 Agustus 2017 di PT. Pal Indonesia (Divisi Desain) Surabaya - Jawa Timur. Pada penelitian analisis beban pendinginan cold storage kapal ikan 20 GT, jenis refrigeran yang digunakan adalah freon R-32 karena secara karakteristik lebih dingin daripada freon R-410A dan R-22. Dan mempunyai ODP (potensi perusakan lapisan ozon), serta GWP (potensi pemanasan global) yang lebih rendah dari refrigeran lain, Cold storage dengan kapasitas menampung ikan sebesar 5 ton dengan pendinginan total mencapai 1060,27 watt yang meliputi beban pendinginan produk yang merupakan beban kalor dilepaskan oleh komoditi pada proses pendinginan, pembekuan, dan pembekuan lanjutan sebesar 121,33 watt, beban infiltrasi yang merupakan beban panas terjadi akibat adanya proses pertukaran udara dari luar kedalam cold storage sebesar 0,18 watt, beban transmisi yang merupakan beban kalor yang berasal dari panas ditransmisikan kedalam ruang pendingin karena adanya pebedaan tempeatur sebesar 938,76 watt, Perbandingan penggunaan freon R-32 dan es balok yaitu, penggunaan freon dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memodernisasikan perikanan tangkap yang ada di indonesia selain itu dengan menggunakan freon R-32 sebagai refrigeran maka hasil tangkapan lebih banyak didapat karena penggunaan sistem refrigerasi tidak memerlukan banyak tempat didalam palka ikan, sedangkan untuk nelayan tradisional yang menggunakan es balok untuk biaya produksi memang relatif terjangkau tetapi untuk pendapatan ikan hasil tangkapan lebih sedikit dari pada penggunaan sistem refrigerasi karena pengunaan es balok cukup memakan sebagian ruang pada palka untuk menyimpan es balok. Dan jumlah freon R-32 yang dibutuhkan adalah 46,08 kg/ tahun, estimasi harga freon R-32 Rp. 5.500.000 juta/tahun sedangkan jumlah es balok yang dibutuhkan adalah 46.980 kg/ tahun, estimasi harga es balok Rp. 58.725.000,00 juta/tahun. Dan keuntungan menggunakan freon R-32 sebesar Rp. 1.369.531.188 juta/ tahun dan keuntungan menggunakan es balok sebesar Rp. 282.314.988 juta/ tahun.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/686/051806864
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 623 Military and nautical engineering > 623.8 Nautical engineering and seamanship > 623.85 Engineering systems of nautical craft > 623.853 Temperature controls and air conditioning > 623.853 5 Cooling
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 16 Oct 2019 02:00
Last Modified: 16 Oct 2019 02:00
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/164236
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item