Geostrategi Indonesia melalui Kebijakan Kelautan Indonesia dalam Mewujudkan ‘Poros Maritim Dunia’ pada Masa Kepemimpinan Presiden Joko Widodo Tahun 2014-2017

Sanjaya, Lorenzia Rezael (2018) Geostrategi Indonesia melalui Kebijakan Kelautan Indonesia dalam Mewujudkan ‘Poros Maritim Dunia’ pada Masa Kepemimpinan Presiden Joko Widodo Tahun 2014-2017. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Terpilihnya Presiden Joko Widodo pada tahun 2014 memberikan arah baru bagi arah kebijakan luar negeri Indonesia yang sebelumnya banyak condong pada kekuatan darat atau land-based menuju maritim. Hal ini didasari atas pandangan Indonesia mengenai pergeseran geopolitik dari Trans-Atlantik menuju Asia-Pasifik. Dalam upaya merespon fenomena ini kemudian Pemerintah Indonesia membentuk pilar ‘Poros Maritim Dunia’ yang diterjemahkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015-2019 dan Kebijakan Kelautan Indonesia 2016- 2019. Pergeseran geopolitik menuju Asia-Pasifik tentunya memberikan dampak baik dan juga memberikan dampak yang merugikan bagi Indonesia. Dengan meningkatnya lalu lintas transportasi dan perpindahan barang serta jasa yang melewati Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) memberikan dampak ekonomi bagi Indonesia, namun sebaliknya hal ini dapat meningkatkan masuknya kapal-kapal asing yang berpotensi mengancam kedaulatan negara Indonesia berupa perompakan, pencurian sumber daya laut, penyelundupan, hingga klaim wilayah. Hal ini diperburuk dengan lemahnya Indonesia dalam menegakkan hukum di laut akibat belum terselesaikannya batas maritim Indonesia dengan 10 negara tetangga. Selain itu belum maksimalnya Indonesia dalam mengelola sumber daya laut serta nilai strategis yang ada di dalamnya baik ekonomi dan pertahanan juga menjadi persoalan yang harus diselesaikan dalam membangun ‘Poros Maritim Dunia’. Beralihnya orientasi kebijakan luar negeri Indonesia menuju maritim ini mendorong penulis untuk meneliti Kebijakan Kelautan Indonesia 2016-2019. Penelitian ini akan membahas Kebijakan Kelautan Indonesia menggunakan konsep geostrategi yang dikemukakan oleh Jakub J. Grygiel. Penulis juga menggunakan konsep geopolitik sebagai pelengkap informasi dari konsep geostrategi ini.

English Abstract

In 2014, the elected President of Indonesia Joko Widodo developed a new direction in Indonesia's foreign policy which previously was focused on land-based to maritime-based. It is based on Indonesia's views on the geopolitical shift from Trans-Atlantic to Asia-Pacific. In effort to respond to this phenomenon, the Government of Indonesia then formed pillars of the "Global Maritime Fulcrum" in the National Medium Term Development Plan (RPJMN) 2015-2019 and Indonesian Marine Policy 2016- 2019. The geopolitical shift to Asia-Pacific certainly has positive and negative impact to Indonesia. With the increasing of transportation and transport of goods and services through the Archipelagic Sea-Lanes of Indonesia (ALKI) which provides positive impact on Indonesia's economic sector but in the other hand, it also can increase entry of foreign vessel/ship who has the potential to threaten Indonesia's sovereignty in the form of piracy, theft and smuggling of marine resources also territorial claims. Those problems exacerbated by Indonesia's weak law enforcement in enforcing law of the sea due to unresolved problems of maritime borders of Indonesia with 10 neighboring countries. Besides weak law enforcement, Indonesia has not maximized properly its strategic value of marine resources also in terms of managing these resources that related to economic and defense which become a problem that must be solved in becoming Indonesia as a "Global Maritime Fulcrum". The shift of Indonesia's foreign policy direction towards maritime-based encourage author to further research Indonesian Marine Policy 2016-2019. This research will discuss Indonesian Marine Policy using concept of geostrategy that proposed by Jakub J. Grygiel. The author also uses the concept of geopolitics as a complement of information from the concept of this geostrategy.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIS/2018/338/051805053
Uncontrolled Keywords: Geopolitik, Geostrategi, Indonesia, Poros Maritim Dunia, Laut, Maritim-Geopolitic, Geostrategy, Indonesia, Global Maritim Fulcrum, Sea, Maritime
Subjects: 300 Social sciences > 327 International relations > 327.1 Foreign policy and specific topics in international relations > 327.101 Philosophy and theory of international relations, of foreign policy
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 23 Sep 2019 07:13
Last Modified: 13 Mar 2024 02:55
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/163956
[thumbnail of Lorenzia Rezael Sanjaya.pdf] Text
Lorenzia Rezael Sanjaya.pdf

Download (14MB)

Actions (login required)

View Item View Item