Analisis Proses Pengambilan Keputusan Inggris Terkait Krisis Suriah 2013

Septian, Bayu (2018) Analisis Proses Pengambilan Keputusan Inggris Terkait Krisis Suriah 2013. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pada tahun 2013 krisis di Suriah telah memasuki tahun ke-2, rezim pemerintah dan kelompok oposisi belum menemukan kata sepakat untuk menyelesaikan konflik politik. Serangkaian embargo, sanksi ekonomi tekanan otoritas organisasi internasional seperti Liga Arab, PBB belum mampu menghentikan pertumpahan darah di Suriah. 21 Agustus 2013 terjadi insiden serangan sebuah roket yang menewaskan ratusan orang terjadi di kota Ghouta, negara-negara barat sepakat bahwa rezim Bashar Al-Assad adalah otak dibalik insiden tersebut. Inggris bersikap reaktif mengutuk kejadian tersebut dan berupaya memberikan respon keras terhadap rezim Assad. Pemerintah Inggris mengajukan mosi ke parlemen untuk melakukan debat dan pemungutan suara menyangkut opsi intervensi militer Inggris di Suriah. Dalam forum debat tersebut pemerintah menyampaikan argumentasinya mengapa Inggris perlu melakukan intervensi militer di Suriah, alasan yang disampaikan oleh pemerintah yaitu rezim Assad telah melanggar HAM dan hukum internasional. Wacana tersebut mendapat pertentangan dari kubu parlemen Inggris menanggapi opsi intervensi militer Inggris di Suriah dengan menitik beratkan pada landasan hukum dan unsur legalitas intervensi militer. Setelah dilakukan pemungutan suara, hasilnya menyatakan bahwa mayoritas anggota parlemen Inggris menolak mosi intervensi militer di Suriah yang diajukan pemerintah. Pada akhirnya pemerintah Inggris membatalkan opsi intervensi militer Inggris ke Suriah dan menghormati keputusan para anggota dewan parlemen. Penelitian ini bertujuan untuk dapat melihat bagaimana proses pengambilan keputusan Inggris terkait krisis yang terjadi di Suriah padda tahun 2013. Teori yang digunakan penulis yaitu Birokrasi Politik dari Graham T. Allison dengan menggunakan pendekatan model III mengidentifikasi aktor-aktor siapa saja yang terlibat dan bagaimana proses tarik menarik kepentingan dari para aktor tersebut.

English Abstract

On 2013 Syria's crisis has reached second years, both sides government and opposition has not compromised for political solution to make a peace. A series of embargoes, economic sanctions under the authority of international organizations such as the Arab League, UN has not been able to stop the bloodshed in Syria. On August 21, 2013 hundred civilian died by an rocket exploded in Ghouta, western countries conclude Bashar Al-Assad regime‟s as the main actor behind the attack. United Kingdom condemned the attack and calls for international measure against Syria, British government giving motion to parliament to debate and vote about possible military action in Syria. On that debate government explain why British should involve military action in Syria, the use of chemical weapons is a war crime under customary law and a crime against humanity, and that the principle of humanitarian intervention provides a sound legal basis for taking action. The discourse received opposition from the British parliament's stronghold in responding possible British military intervention in Syria with an emphasis on the legal basis and the legality of military intervention. After member of the parliament votes, the result declared majority of the parliament member against government‟s motion about any military action in Syria. In the end the British government canceled the option of British military intervention in Syria and respected the decisions of the parliamentary council members. Using the concept of Graham T.Allison's foreign policy decision – making process, this research try to analyze one of three Allsion's models : Bureaucratic Politic Model in the UK‟s decision making process in Syria crisis 2013.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIS/2018/820/051810964
Uncontrolled Keywords: Krisis Suriah, Inggris, Intevensi Militer, Graham T. Allison, Birokrasi Politik. Syria Crisis, United Kingdom, Military Intervention, Graham T. Allison, Beraucratic Politics.
Subjects: 300 Social sciences > 341 Law of nations > 341.5 Disputes and conflicts between states
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 04 Jul 2019 03:06
Last Modified: 22 Oct 2021 05:54
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/163219
[thumbnail of Bab 1-6 Full Edit 1 fix .pdf]
Preview
Text
Bab 1-6 Full Edit 1 fix .pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Bayu Septian.pdf]
Preview
Text
Bayu Septian.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item