Kinerja Bank Sampah dan Faktor-Faktor Keikutsertaan Bank Sampah Kecamatan Junrejo Kota Batu

Hanafitri, Lusi (2018) Kinerja Bank Sampah dan Faktor-Faktor Keikutsertaan Bank Sampah Kecamatan Junrejo Kota Batu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Bank sampah merupakan tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang memiliki nilai ekonomi, selain itu bank sampah dapat mengurangi produksi timbulan sampah di TPA seperti Bank Sampah Malang yang telah mereduksi sampah hingga 76,21 ton/bulan. Saat ini terdapat 39 unit bank sampah di Kota Batu. Bank sampah pertama kali didirikan pada tahun 2013 atas inisiatif masyarakat Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu dan diberi nama Bank Sampah Kartini Mandiri. Dari 39 unit bank sampah di Kota Batu, 20 unit bank sampah terdapat di Kecamatan Junrejo dan hanya 3 unit yang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja bank sampah di Kecamatan Junrejo, Kota Batu berdasarkan tingkat kepuasan dan kepentingan nasabah dengan menggunakan analisis tingkat kepuasan dan kepentingan dengan menggunakan Importance and Performance Analysis (IPA) dan menentukan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keikutsertaan masyarakat di Bank Sampah Kecamatan Junrejo, Kota Batu dengan menggunakan analisis regresi logistik. Berdasarkan hasil analisis, kinerja bank sampah yang menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan adalah proses penarikan tabungan, penimbangan, pencatatan yang merupakan atribut dari variabel penarikan tabungan dan atribut harga penjualan sampah yang merupakan atribut dari variabel penetapan harga. Faktor yang berpengaruh terhadap keikutsertaan bank sampah adalah ketersediaan tempat sampah, pekerjaan, motivasi mengenai persampahan, norma mengenai persampahan, opini masyarakat mengenai masalah persampahan, keinginan bertindak, rasa memiliki dan jarak.

English Abstract

Waste bank is a place for sorting and collecting recyclable waste to have economic value. Besides that, waste bank can also reduce the production of waste generation in landfill like Malang Waste Bank which has reduced garbage up to 76,21 ton/month. Currently there are 39 units of waste bank in Batu City. The waste bank was first established in 2013 on the initiative by community of Pesanggrahan Village in Batu Sub-district and was named Kartini Mandiri Waste Bank. Of the 39 waste bank units in Batu City, 20 waste banks are located in Junrejo Sub-district and only 3 units are active. The purpose of this research is to measure the performance of waste bank in Junrejo Sub-district, Batu City based on customer satisfaction level and interest by using analysis of satisfaction and importance level, also to determine what factors influencing community participation in Bank Sampah Junrejo Sub-district, Batu City by using regression logistic analysis. Based on the result of the analysis,, the performance of waste banks that become priority for improvement is the process of waste savings, weighing waste, registration of waste bank custome, waste sales price and factors that affect the waste bank participation is the curbside bin, jobs, motivation, norms, waste issues, desire to act, citizenship and distance.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/1073/051812066
Uncontrolled Keywords: Bank-Sampah, IPA, Faktor Keikutsertaan, Regresi-Logistik. Waste-Bank, Importance-Performance-Analysis, Participation Factors, Logistic-Regression
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.4 Waste technology, public toilets, street cleaning
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 22 Apr 2019 02:09
Last Modified: 29 Mar 2022 03:01
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/163149
[thumbnail of Lusi Hanafitri.pdf]
Preview
Text
Lusi Hanafitri.pdf

Download (7MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item