Konsep Keselamatan Kebakaran Pada Pasar Tradisional Petisah Kota Medanijen

Tampubolon, Sarah Freshima (2018) Konsep Keselamatan Kebakaran Pada Pasar Tradisional Petisah Kota Medanijen. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pasar tradisional merupakan hunian dengan kategori tingkat bahaya kebakaran yang relatif tinggi. Hal ini dikarenakan pada pasar terdapat material yang berpotensi sebagai pemicu kebakaran. Selain itu, beberapa bangunan pasar di Indonesia belum dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaran. Berdasarkan Permen PU No. 26/PRT/M/2008 bahwa pasar tradisional seharusnya dilengkapi sistem proteksi kebakaran yang terdiri dari elemen dan sarana , baik yang terpasang maupun terbangun agar dapat melindungi bangunan dari bahaya kebakaran. Seperti salah satu pasar tradisional, pasar Petisah, yang merupakan salah satu pasar tradisional yang terbakar sebanyak empat kali pada tahun 2002, 2004, 2017 dan 2018 dapat dijadikan sebagai objek penelitian. Peristiwa kebakaran yang telah terjadi dikarenakan sistem proteksi kebakaran dan kesadaran akan risiko kebakaran rendah sehingga dapat berpotensi terjadinya kebakaran di Pasar Petisah, oleh karena itu perlu adanya upaya untuk mengurangi insiden kebakaran di Pasar Petisah. Acuan yang akan digunakan adalah acuan keselamatan kebakaran Pd-T-11-2005-C untuk menganilisis kondisi eksisting bangunan Pasar Petisah sebagai objek studi. Berdasarkan acuan tersebut maka terdapat empat variabel dan beberapa sub variabel seperti pada variabel kelengkapan tapak terdapat empat sub variabel, pada variabel sarana penyelamatan terdapat tiga sub variabel, pada variabel sistem proteksi aktif terdapat 13 sub variabel, dan pada variabel yang terakhir sistem proteksi pasif terdapat tiga sub variabel Berdasarkan evaluasi keselamatan kebakaran pada bangunan Pasar Petisah maka penilaian terhadap keempat variabel mendapat Nilai Keandalan Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB) sebesar 42,978 dengan kategori kurang (K). Setelah dilakukannya evaluasi NKSKB pada Pasar Petisah maka tahap selanjutnya adalah rekomendasi. Rekomendasi yang diberikan berupa pengadaan elemen yang tidak tersedia dan memperbaiki elemen yang sudah rusak. Kemudian hasil rekomendasi dari keempat variabel penetilian akan dinilai kembali dengan tetap berpedoman pada acuan standar pemeriksaan Pd-T-11-2005-C. Hasil NKSKB Pasar petisah setelah direkomendasi meningkat menjadi 85,38 dan masuk dalam kategori baik (B).

English Abstract

Traditional markets are residential areas with a relatively high level of fire incidents. This happens in markets where there are many ingredients that can trigger fire incidents. but some market buildings in Indonesia are not equipped with fire protection systems. Based on Regulation of the Minister of Public Works No. 26 / PRT / M / 2008 that traditional markets must be equipped with a fire protection system consisting of elements and facilities, both installed and built to protect buildings from fire incidents. Like one of the traditional markets, Petisah market, which is one of the traditional markets that has been for fire four times in 2002, 2004, 2017 and 2018 can be an object research. The fire insident have been happened because of the fire protection systems and the awareness of fire risk is low that can be potential for insident fire in Petisah Market, therefore the building need effort to reduce insident of fire in Petisah Market. The reference to be used is the fire safety reference of Pd-T-11-2005-C to analyze the condition of the market building, petisah as the object of study. Based on this reference, there are four variables and some sub-variables such as completeness of the site as a variable that has four sub-variables, in the variable of rescue facility, there are three sub-variables, in the variable of active protection system, there are 13 sub-variables and the last variable of passive protection system, there are three sub- variables. Based on the evaluation of fire safety in market building of Petisah, the assessment of the four variables got the Building Safety System Reliability Value (NKSKB) of 42,978 with the less category (K). After evaluating the NKSKB on Pasar Petisah, the next step is a recommendation. The recommendations given in the form of procurement of elements that are not available and repairing elements that have been damaged. Then the recommendations from the four determinant variables will be reassessed by still referring to the reference standard Pd-T-11-2005-C. after the recommendation ,The results of nkskb from Petisah Market increased to 85.38 and included in the good category (B).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/1013/051811278
Uncontrolled Keywords: sistem proteksi kebakaran dan nilai keandalan sistem keselamtan bangunan fire protection system, and the value of building safety system reliability
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.9 Other branches of sanitary and municipal engineering > 628.92 Fire safety and fire fighting technology > 628.922 Fire safety technology
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 18 Apr 2019 02:21
Last Modified: 08 Mar 2022 08:27
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/162242
[thumbnail of Sarah Freshima Tampubolon.pdf]
Preview
Text
Sarah Freshima Tampubolon.pdf

Download (18MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item